----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

From: Bingung Mat

Kami adalah satu diantara kurang lebih 900 karyawan swasta. Perusahaan
tempat kami bekerja nyaris gulung tikar, akibat omzet hasil usaha kami
merosot sampai tingkat defisit. Jika dalam dua atau tiga bulan menda-
tang omzet kami merosot terus maka tidak ada pilihan lain, bahwa terpak
sa perusahaan akan mem PHK 75% dari karyawnya. Dalam artian lebih dari
2000 jiwa akan terancam kelaparan, dan lebih dari dari 500 orang akan
terpaksa putus sekolah.

Kami tidak anti reformasi yang digulirkan oleh para mahasiswa. Gerakan
moral yang murni sangat kami junjung tinggi. Demo mahasiswa telh membu-
at perubahan yang sangat positip. Sehingga kami bisa menikmati kebebas-
an dalam berpolitik, berbicara dan berserikat. Tetapi kebebasan tersebut
belum bisa sampai mengganjal perut kami yang selalu dihantui harga-har-
ga yang serba mahal.

Setelah $oeharto lengser keprabon, harga sembako melangit. Meskipun di-
akui bahwa nilai Tukar Rupiah pada saat ini kelihatan membaik. Tetapi
tetap saja barang barang kebutuhan sehari-hari tetap mahal. Roda ekono
mi belum jalan seperti yang diharapkan banyak orang.

Demonstrasi mahasiswa menjadi menu sehari-hari. Bahkan terkesan membuat
jenuh masyarakat. Karena yang dituntut bukan masalah ekonomi, lebih cen-
derung kearah politik yang tidak mengenyangkan perut rakyat.

Para sopir bajaj, mikrolet, bus mengeluh jalan macet dan penghasilanya
menurun, alias uang setoran harus nombok. Para karyawan datang terlambat
di kantor dan pulang telat sampai dirumah.
Toko-toko tutup akibat khawatir akan terjadi kerusuhan, sehingga roda
ekonomi nyaris macet total.. Para orang tua khawatir melepas anak-anak
nya ke sekolah.

Kami mengetuk hati para mahasiswa untuk lebih sensitip akan penderitaan
rakyat akan demo-demo yang dilakukan setiap hari. Kami yakin bahwa demo
yang dilakukan adalah murni untuk rakyat. tetapi kami mengharap agar
demo yang dilakukan tidak menimbulkan kerawanan.
Pilihlah lokasi demo yang jauh dari sentra-sentra ekonomi. Demo yang
damai tanpa kekerasan. Demo yang tidak memacetkan jalan-jalan. Demo
yang tidak membuat takut para pedagang. Demo yang tidak menurunkan peng-
hasilan rakyat kecil.
Semua itu yakin bisa dilakukan oleh para mahasiswa, kalau memang mau.

Selamat berjoang..... Allah SWT bersama anda.

Mat bingung - kakinya sudah lecet.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 4 Jan 1999 jam 04:00:26 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke