----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------

From: Tanty Pertiwi

Pendukung Habibie seperti Ahmad Sumargono dan Abdul Qadir Djaelani
kelihatannya sangat ambisius untuk mempertahankan Habibie di kursi
kepresidenan. Pendukung Habibie sadar betul bahwa Habibie adalah bagian
dari Orde Baru dan merupakan jago Soeharto yang sejaka lama di orbitkan.
Tahun 1993 Habibie gagal jadi Wapres karena diganjal Fraksi ABRI yang
menjagokan Tri Sutrisno, yang membuat Soeharto jengkel pada Tri
Soetrisno dan terutama Harsudiono Hartas wakil F-ABRI.

Sejak dulu Habibie sangat royat alias boros luar biasa. Proyeknya tidak
ada yang berhasil bahkan IPTN nyaris bangkrut dimana kini putranya Ilham
Habibie memimpin dan didudukkan secara otomatis alias KKN. Keborosan
Habibie memang luar biasa. Selama jadi menteri selalu kemana mana naik
pesawat Pribadi. Keborosan ini juga membuat senang para pendukungnya
yang selalu kecipratan rejeki karena keroyalan sang boss. Royal dalam
uang, anggaran, jabatan dan kemudahan lain merupakan ciri khas Habibie.
Jadi Indonesia akan semakin bangkrut dibawah Habibie.

Kalau kita jujur Habibie memang pintar dan jenius dalam bidangnya yaitu
teknologi rekayasa pesawat terbang. Tetapi sejauh ini sudah puluhan
tahun Habibie diberi kebebasan oleh Soeharto untuk membuat berbagai
proyek dan Habibie dengan rakus mengepalainya semua dan sangat bangga
dengan berbagai jabatan tsb tetapi nyaris tak satupun berhasil sukses,
kecuali proyek mercusuar yang cuma dibanggakan oleh karyawan yang
dibayar mahal tetapi semua membangkrutkan negara dan menghabiskan uang
rakyat. Uang dari Cengkeh, Kredit Liquiditas BI, Uang dana reboisasi
hutan, semua ludes dimakan proyek Habibie yang gagal. Kita harapkan Pers
berani dan mengungkapnya secara terbuka, demi kepentingan kejujuran
informasi kepada rakyat.

Jika Pemilu jujur niscaya Habibie tak akan terpilih karena memakai isue
agama untuk mencari simpati massa, padahal cuma dipakai sebagai
kenderaan politik.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 5 Jan 1999 jam 09:04:17 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke