----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------
Precedence: bulk
PAM SWAKARSA DI TIMTIM TEMBAKI RAKYAT, 2 WARGA MENINGGAL
DILI (MateBEAN, 5/1/99), Di mana saja Pam Swakarsa selalu menimbulkan
masalah. Bila di Jakarta 6 anggota Pam Swakarsa mati dijagal masyarakat, di
Timor Timur anggota Pam Swakarsa menembaki warga sipil hingga mengakibatkan
2 orang mati dan 5 orang luka berat.
Peristiwa penembakan warga sipil oleh anggota Pam Swakarsa tersebut terjadi
pada Minggu (3/1) lalu di Desa Manutasi, Kecamatan Ainaro, Kabupaten Ainaro
sekitar 200 km sebelah selatan ibukota Dili. Peristiwa dimulai oleh sebuah
perang mulut yang berkembang menjadi bentrokan kecil antara masyarakat yang
proreferendum dengan segerombolan pasukan Pam Swakarsa yang mendukung
rencana pemberian otonomi khusus oleh pemerintah Jakarta.
Masyarakat yang marah akibat ulah provokasi para "mauhu" yang berkedok
sebagai anggota Pam Swakarsa itu lantas mengejarnya. Para anggota Pam
Swakarsa yang bersenjatakan pistol itu kemudian menyelamatkan diri dengan
masuk ke pos penjagaan militer. Masyarakat yang melihat para "mauhu" itu
mengundurkan diri ke pos militer terus melakukan pengejaran dengan membawa
sejumlah senjata berupa batu, pentungan, parang dan tombak. Massa berteriak
dan menyuruh para "mauhu" yang telah memukuli warga agar ke luar dari pos
penjagaan.
Para mauhu yang merasa terdesak membalas ancaman massa dengan melepaskan
sejumlah tembakan ke udara. Namun hal ini justru kian menimbulkan kemarahan
warga. Sejumlah pemuda memasuki pos penjagaan dan mencoba merebut senjata
dari para anggota Pam Swakarsa tersebut. Aksi ini dibalas para "mauhu"
dengan tembakan ke arah massa. Tembakan tersebut langsung menewaskan Julio
dan Rainaldo. Sementara 5 warga lainnya, Marcus, Celestino, Makikit,
Maurucio dan seorang lagi yang namanya belum diketahui mengalami luka-luka
berat dan harus segera dibawa ke Puskesmas Ainaro.
Amuk massa baru berhenti setelah datang bantuan pasukan militer bersenjata
lengkap yang langsung membubarkan massa.
Perlu diketahui bahwa wacana keamanan di Timor Timur saat ini hampir sama
dengan yang terjadi di Jakarta. Dulu, di jaman Prabowo, kelompok masyarakat
yang dipersenjatai dihimpun dalam kelompok Babinsa dan Gadapaksi. Kini para
"mauhu" dihimpun dalam kelompok yang lebih berkonotasi sipil seperti Pam
Swakarsa, "hanra" dan "wanra". Istilah yang lebih menunjukkan pengelompokan
warga sipil juga diciptakan. Antara lain kelompok "anti-integrasi" juga
telah diganti dengan kelompok "pro-referendum" sedang "pro-integrasi" dengan
"pro-otonomi".***
----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 5 Jan 1999 jam 12:15:09 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++