----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------


                GOLKAR TANPA PNS TANPA ABRI: MACAN OMPONG TANPA KUKU

Golkar tanpa PNS, tanpa dukungan ABRI sama dengan macan ompong yang
tak berkuku pula. Tinggallah dana pemilunya yang bekelimpahan sebagai satu
satunya kompensasi yang paling ampuh mengungguli parpol parpol lainnya.

Kita harus mewaspadai dan mencegah timbulnya KKN pemilu gaya baru.Subj: Re:
dwi fungsi  ABRI
Date:   1/6/99
To:     [EMAIL PROTECTED]

Stick to your gun!
Kalau anda anggota parpol, maka tetap perjuangkan prosedur yang fair & square:
tuntut partisipasi dalam pemungutan suara tanpa harus mengorganisasi cabang di
5 propinsi, cari gabungan dengan parpol lain untuk mencapai quorum untuk satu
kursi di DPR.
Good luck!
Wasalam
[EMAIL PROTECTED]

Lk 140 juta rakyat melarat, lk 38 juta pengangguran dan lk 10 juta busunglapar
bisa dimanipulasi dengan money politics tanpa payah payah putar otak, dll.
Membeli suara pemilu tidak dilarang UU di Indonesia, demikian pula sumbangan
PAC ( KAP = Komisi Aksi Politik) belum dibatasi UU.

Golkar masih bisa sewenang wenang merajai pemilu dengan uangnya yang ber-
kelimpahan sumbangan dari KKN.

Golkar belum pernah memalingkan muka dari ABRI di DPR dan masih memper-
tahankan 50 wakilnya sehingga ABRI juga tentunya akan membalas budi.

Parpol parpol lain Senen-Kemis tak akan mendapat bantuan pemerintah yang
sudah tak punya dana untuk memerintah sehari hari tanpa pinjaman IMF.

Bantuan SBA (Small Businesss Administration=Bantuan Keuangan
Pengusaha Kecil) bisa pula dikaitkan dengan ICMI yang resmi atau tak resmi
masuk Golkar, maka beruntunglah Golkar.

Macan ompong tak berkuku Golkar bisa menggaung lagi sebagai Raja Hutan
yang sudah dikepung parpol parpol baru namun masih mendapat perlindungan
ABRI sehingga tidak akan menjadi species "big cat" yang akan punah!

Kecuali kalau parpol parpol dan para reformis sejati waspada dan mencegahnya
dengan menciptakan UU pemilu jurdil yang mencakup gaya KKN tersebut di
atas.

H.S. Supangkat
New York.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 7 Jan 1999 jam 12:32:36 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke