----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------
Anda pasti heran, kenapa saya terus menerus
menulis dikolom ini tanpa lelah? Sebetulnya
menulis disini bagi saya cuma satu satunya
hiburan yang sanggup mempertalikan saya
dengan Indonesia dan manusia manusianya.
Selebihnya saya biasanya cuma pergi nonton
film di Palace Theater atau duduk di Hastings Bookstore
untuk membaca sejumlah buku new release yang
tidak sanggup saya beli.
Ada email dari kawan di internet yang menanyakan
apakah semua tulisan saya berguna dan merubah
opini orang?karena biasanya yang anti dan pro
pemikiran saya orangnya itu itu juga?
Sebenarnya saya tidak perduli apakah tulisan saya
sanggup atau tidak merubah sebuah opini.
Bagi beberapa pembaca, tulisan saya adalah
sumber informasi tambahan tentang bagaimana
cara tinggal di luar negeri, sebagian lainnya meng
anggap diri saya pelawak kawakan, ada juga yang
mengganggap saya cuma seonggok daging yang
tidak berguna.Sebagian lainnya mengira saya munafik.
Walaupun sebagian lainnya memuji dan menghargai
pemikiran saya yang edan ini.
Tapi bagi saya sendiri menulis cuma untuk melepaskan
kerinduan. Sekaligus untuk melepaskan expresi.
Goblok atau tidaknya tulisan ini tidak pernah saya pikiri.
Keuntungannya memang saya menjadi punya banyak
teman. Bila saya mau jalan jalan selalu ada tempat
untuk saya menginap gratis dan mungkin bisa diguide
oleh para sahabat baru yang belum pernah bertemu
sebelumnya yang telah memberikan nomor telepon
dan alamat lengkap dan selalu siap untuk membuka
pintu rumahnya buat saya. Knoxville di Tennessee, saya
mengenal Tanti,( satu kamar untuk mas Hasan )
di Paris saudara Sucipto, di Jepang ada Joko
, di Bumirejo saya bisa makan pete dan jengkol
dirumahnya mas Kodir .Di Bogor ada Bung Kwee
yang bisa ngajarin saya komputer.
Dan Mas Iwan di Jakarta katanya siap untuk menjemput saya
dari Airport bila saya pulang nanti ( sebagai orang padang,
ini namanya penghematan 25,000 rupiah..)
Saya tidak anti pada para netter yang tidak
menyukai saya. Anda boleh memaki, anda boleh mem
bela Habibie dan anda boleh terus menerus memper
setankan segala pemikiran gendeng saya ini.
Tapi seperti si Wiseman ( sebenarnya malas saya
mengetik nama ini,sebab menghabiskan waktu 3 detik dari
hidup saya, sialan..) saya juga punya hak untuk bicara
apa saja. Seperti sekeras itu dia memberhalakan agama,
dan mempertahankan dogma dogma yg stagnan.
seperti itu pula saya kampanyekan kebebasan berpikir.
Dan berusaha terus untuk berani kritis terhadap hal apapun
dan apapun.Termasuk mempertanyakan hakekat kebenaran
dalam ajaran agama sendiri.
Beberapa netter mengira saya selalu kagum atas
diri sendiri, Ingat,saya bukan Habibie atau para buduk
lainnya yang selalu terpesona dengan keta katanya sendiri.
Presiden kontet berkepala senead o,conor ini setiap kali berkaca
memang selalu melihat bayang bayang Kennedy ( minus tampan
dikurangi tinggi badan ) Sedang saya setiap kali berkaca cuma
menemukan seorang pribumi kecoklatan, sedikit jerawat
dikanan kiri pipi,duit cekak, credit card banyak yang nunggak.
Saya tidak punya alasan untuk kagum pada diri sendiri.
Sekolah saya berantakan, masa depan bergelimpangan.
Bila saya Islam, saya juga Islam yang masih membeli 2 tiket
lotre tiap minggu. So What? ( tell me, siapa yang nggak mau
menang Jackpot 20 juta dollar?)
Satu satunya kekayaan saya cuma kebebasan berpikir.
( itu kalau ada yang menilai dan menghargai, jika anda
mau,saya lelang nanti, persis dengan peci gus dur,mukena
nyonya habibie,kutang mega ( kalau ada ) dsb)
Manusia itu adalah mahluk evolusioner.
walaupun perlahan , lebih baik bagi kita untuk memper
tanyakan dokrin, tentang kebenaran, tentang demokrasi,
tentang cinta,hidup dan hal hal yang selama ini menjadi
tabu dan pantangan untuk dipikiri.
Sebab bila kita mandeg, mudah nrimo, berhamba
hamba pada paham paham lama yang statis.
Ada dua kemungkinan yang terjadi.
Kalau anda bukan orang jawa inlander yang jarang
berpikir, anda adalah cyborg yang berotak kabel
dan selalu butuh baterei dan diperalat anak kecil.
Karena itu, kawan..
Hidup ini jangan selalu ikut arus.
Karena " Only the dead fish swim with the stream "
Hasan Basri
Ikan hidup di Springfield
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 8 Jan 1999 jam 22:01:28 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++