----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

From: aztec indian

Tampaknya anda cukup jeli melihat isi otak sang Gusdur.
Yang mungkin gelap buat orang awam seperti saya, teryata terang
benderang untuk anda. Selamat !

Tapi, sekali lagi, dari dalam otak saya yang cukup terbelakang, ada hal
yang mengganggu.Apa itu ?
Sederhana, Gusdur adalah tetap manusia biasa apapun prestasi yang telah
dibuat selama ini.
Jadi, sangat mungkin dia ini mempunyai ambisi sendiri (entah untuk
menjadi apa !) dan manuver2nya selama ini, walaupun kelihatannya masuk
akal dan strategis, bukan tidak mungkin mengandung unsur2 pemenuhan
kepentingan diri sendiri/golongan.

Yah, kita jujur sajalah, setelah melihat "kesuksesan" Soeharto dalam
memimpin Indonesia, pasti banyak yang bercita2 untuk jadi Presiden ke 4
Indonesia.
Pertanyaan saya yang tolol ini simple: apa sih yang sudah dilakukan
Gusdur selama Orde Baru, wong dia dapat kursinya sekarang karena dia
kebetulan cucu pendiri NU itu sendiri.Apa jaman Soeharto, dia berani
membantah, mengkritik tingkah polah anak2 Soe ?
Kayaknya sih tidak.

Sekali lagi, mungkin saya goblok, tapi saya sangsi Gusdur benar2 ingin
memimpin Indonesia ke arah yang benar.

Lalu mengenai Soe sendiri, anda menyebut jasa.Terus terang otak saya
yang goblok ini kok mencerna ke arah yang lain.
Hasil pembangunan selama ini bukanlah jasa sang "smiling general"
itu.Itu semua adalah efek dari kongkalikongnya dengan para kroni2nya.

Contohnya, seperti ini : seorang advisor asing datang ke Indonesia tahun
80-an dan dia bertemu dengan keluarga Cendana termasuk Soe tentu.Lalu
sang bule ini bilang, "kenapa tidak dibangun jalan tol di dalam kota
Jakarta supaya kemacetan berkurang?"
Soe dan Tut berpikir, benar juga bule satu ini, kenapa nggak dibisnisin
aja sekalian.Lalu dibentuklah PT Citra Nusa... sebagai kontraktor utama
dan... operator jalan tol selama 30 tahun.
Lalu,  banyak orang bilang "Soe ternyata sangat memperhatikan rakyat dan
negara, itu buktinya jalan tol !"

Itu yang anda sebut jasa ?Buat saya yang tolol ini, itu semua adalah
efek, efek dari niat inti; berbisnis secara curang.Lihatlah apapun hasil
pembangunan yang anda bangga2kan tsb, adakah yang benar2 murni ?
Kalau anda menyalahkan Soros (apalagi negara lain), saya yang tolol ini
menganggap anda (sorry) sangat naif.Cobalah anda lebih banyak membaca
dan mencari referensi.Cuma saran.

Singkatnya, tidak perlu kita mengkultuskan individu, siapapun dia karena
semua cuma  manusia yang punya nafsu, ambisi, etc.
Yang kita perlukan sekarang adalah seorang pemimpin yang bisa
memperkenalkan suatu sistem negara, dimana dalam sistem tsb bahkan sang
pencipta sistem itu sendiri bisa dicopot dan ditendang bila keluar dari
rel sistem itu sendiri.

Untuk Soe, tidak perlu ada dendam, buat apa nggak akan berguna kok.Cuma,
satu hal pasti, kesalahannya tak mungkin hapus hanya dengan minta
maaf.Sudah terlalu banyak korban.

Salam, Aztec

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 11 Jan 1999 jam 09:55:12 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke