---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk RAMOS HORTA: ADA KEMUNGKINAN DIPALSUKAN LISABON/DILI (MateBEAN, 13/1/99), Wakil Xanana di Luar Negeri, Ramos Horta membantah adanya friksi politik antara Xanana Gusmao dan Front Bersenjata Falintil di Timor Timur. Bantahan yang dikutip harian portugis Publico 4 Januari itu, menanggapi beredarnya sebuah dokumen oleh PST (Partido Socialista de Timor) yang ditandatangani salah seorang komandan Falintil di wilayah timur (Ponta Leste) Lere Anan Timor yang menuduh Pemimpin Perlawanan Timor Timur, Xanana Gusmao mengkhianati perjuangan rakyat Timor Timur untuk merdeka dengan menerima tawaran otonomi dari Indonesia. "Dokumen itu kemungkinan dipalsukan, dan itu adalah permainan murahan orang-orang yang tak bertanggungjawab untuk menghancurkan kredibilitas, apalagi dari kelompok yang tidak punya implantasi di Timor-Leste atau Indonesia," demikian Horta kepada Publico. Bantahan keras juga datang dari Timor Timur oleh Leandro Isaac, Koordinator Dewan Perlawanan Rakyat Timor (CNRT) yang menganggap setiap tuduhan terhadap Xanana sebagai pengkhianat adalah tindakan indisipliner. Isaac yang juga mengakumulasi fungsi presiden UDT, lebih lanjut mengritik PST yang mepublikasikan dokumen itu melalui jurubucaranya di luar negeri Azancot de Menezes. "Kami tidak membenarkan Dr Azancot untuk memanfaatkan situasi yang sedang dihadapi oleh rakyat Timor-Leste untuk terus menjual berita," tegas Isaac sambil menambahkan bahwa PST "tidak memiliki representativitas apa-apa di Timor-Leste. Setiap dokumen atas nama Falintil harus diketahui oleh Komando gerilya, dalam hal ini dipegang oleh Xanana". Pemalsuan tandatangan itu dibenarkan sebuah dokumen yang dikeluarkan oleh sebuah kelompok perjuangan di Dili, MOBUDAN (Movimento Buka Dalan Foun) dan ditandatangani presidennya, David Barbosa serta Sekjennya Arlindo Carvalho Lopes. Dalam dokumen tersebut MOBUDAN menyatakan telah mengkonfirmasikan berita itu dengan Komandan Gerilya Wilayah Timur Lere Anan Timor, dan Lere meyatakan keterkejutannaya atas dokumen tersebut. Dan menurut MOBUDAN, pemalsuan dokumen tersebut adalah usaha orang-orang radikal yang ingin menciptakan kesalahpahaman di antara para komandan gerilyawan di hutan dengan Panglima Falintil yang dipenjara di Cipinang. Sementara itu, dari Dili organisasi Pemuda Apodeti PPA (Persatuan Pemuda Apodeti) telah mengeluarkan pernyataan sikap sehubungan dengan berbagai aksi dan rencana anggota PST, yang menurut mereka merongrong persatuan rakyat Timor Timur. Dalam pernyataan yang ditandatangani pengurus nasional masing-masing, Nemesio Lopes Carvalho sebagai Ketua, Angelino Mendes Soares sebagai Wakil Ketua dan Madalena da Costa sebagai Sekretaris, PPA menantang akan berhadapan langsung dengan kelompok PST yang masih mau melakukan aksi-aksinya di Timor Timur. PST adalah partai yang baru dideklarasikan pada pertengahan 1998 oleh sekelompok pemuda dan mahasiswa Timor Timur yang belajar di Surabaya, Jember dan Jakarta. PST adalah jelmaan dari AST( Associatao Socialista de Timor), induk organisasinya Brigada Negra yang dituduh sebagai dalang perakitan bom molotof yang meledak di perumahan Demak, Semarang pertengahan 1997. Konon presidennya adalah salah seorang pencari suaka yang kini masih bertahan di Kedubes Austria.*** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 15 Jan 1999 jam 02:13:56 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
