----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk


DAPAT BANTUAN LDP, GOLKAR TERANCAM PINALTI

        JAKARTA (SiaR, 24/3/99) Partai Golkar dikabarkan dapat bantuan dana
dari Liberal Demokratic Party (LDP) Jepang sebesar US $ 28 milyar. Namun isu
itu dibantah dan mereka hanya mengakui mendapatkan bantuan dana cuma US$ 31
juta. Kabar soal bantuan Golkar tersebut muncul setelah sejumlah  pengurus
partai Golkar yang dipelopori Abdul Gafur melawat ke markas LDP, Jepang
beberapa waktu lalu. Kunjungan tersebut konon membuahkan hasil dengan
pemberian bantuan dana untuk disalurkan ke masyarakat yang sedang terkena
krisis di Indonesia.

        Beberapa aktifis partai menilai, bantuan yang diterima Golkar
tersebut dinilai terlalu besar dan dalam UU parpol tidak diperbolehkan. Oleh
sebab itu mereka mendesak KPU atau lembaga berwenang lain untuk bertindak
tegas terhadap Golkar.

        "Golkar telah melakukan pelanggaran berat, oleh sebab itu KPU atau
lembaga berwenang harus bertindak tegas. Kalau perlu larang Golkar untuk
ikut pemilu," kata mereka.

        Perlu diketahui, dalam pasal 12 UU No 2 tahun 1999 tentang Partai Politik,
ditegaskan bahwa partai tidak diperkenankan menerima bantuan asing. Juga,
dalam pasal 14 Undang-Undang yang sama disebutkan pula bahwa sumbangan
terhadap partai dibatasi besarnya. Jika sumbangan itu berasal dari
masyarakat umum, selama satu tahun tidak diperbolehkan lebih dari Rp 15
juta. Sedangkan dari perusahaan atau organisasi, sumbangan maksimal satu
tahun hanya Rp 150 juta.

        "Kalau benar Golkar hanya mendapatkan US$ 31 juta pun, ia telah melakukan
pelanggaran. Karena jumlah itu lebih besar dari batas maksimal sumbangan
kepada partai," kata sumber SiaR.

        Sementara itu,  Kepala Deputi Bidang Regional Bappenas Herman
Haeruman mengungkap, dana Pemberdayaan Daerah untuk Mengatasi Dampak Krisis
Ekonomi (PDM-DKE) telah disalah-gunakan penggunaannya di beberapa daerah dan
diklaim bantuan Partai Golkar.

        "Bappenas telah menemukan bahwa sejumlah aparat pemerintah di daerah
Kediri, Semarang, Sumut, Jakarta Utara dan Cianjur telah mengklaim bantuan
tersebut sebagai bantuan dari Golkar," kata Herman kepada wartawan di
Jakarta, (22/3).

        Tapi Herman belum mau memberikan jumlah keseluruhan dana PDM-DKE di daerah
yang diklaim sebagai bantuan Golkar. Ia menduga kemungkinan hal tersebut
terjadi karena dana program  terlalu cepat turun sehingga masyarakat belum
mengetahui perihal program itu.

        "Sehingga saat aparat mengatakan bahwa itu bantuan dari Golkar rakyat
percaya saja," katanya.***


----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 24 Mar 1999 jam 19:26:09 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke