---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- Belum Ada Parpol Yang Mundur dari KPU Reporter: Nurul Hidayati detikcom, Jakarta-Meskipun fatwa Mahkamah Agung (MA) telah keluar Senin (29/3/1999), akan tetapi 20 parpol yang mengancam akan mundur dari KPU, tidak juga merealisasikan ancamannya itu, Selasa (30/3/1999). Menurut Agus Miftach, Ketua Umum PARI, yang juga salah satu parpol yang mengancam mundur, ancaman mundur itu akan dilaksanakan setelah pemerintah mengeluarkan PP (Paraturan Pemerintah) tentang pejabat negara yang melakukan kampanye. Seperti diketahui, ancaman mundur dari KPU itu disampaikan pada pers ketika pemerintah menyampaikan permintaan fatwa MA. Permintaan itu sehubungan dengan ketidaksetujuan pemerintah pada kesepakatan KPU yang melarang pejabat negara, utamanya menteri, melakukan kampanye. Ke-20 parpol bermaksud mundur dari KPU bila fatwa MA menolak kesepakatan KPU dan mendukung pemerintah. Sedang fatwa MA adalah melarang anggota KPU berkampanye dan mengembalikan soal boleh tidaknya menteri berkampanye kepada presiden. Agus Miftach sendiri mengaku jumlah parpol yang mengancam mundur dari KPU ada 40 partai. Akan tetapi ketika hal itu dikonfirmasikan pada anggota KPU yang lain, beberapa diantaranya mengaku tidak tahu menahu. "Saya tidak mau menanggapi itu. Saya tidak mendengar ada 40 partai yang akan mengancam mundur. Kalau toh memang itu benar, PDI Perjuangan tidak akan ikut-ikutan," kata Jacob Tobing, anggota KPU dari PDI Perjuangan. Hal yang sama juga disampaikan anggota KPU dari Partai Cinta Damai, Sjafuddinsyah Nasution. Menurut dia, ancaman itu memang ada. Akan tetapi dia memandang 40 parpol yang mengancam itu hanya isu. "Faktanya belum ada," kata dia. Hak Cipta ) detikcom Digital Life ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 31 Mar 1999 jam 07:53:54 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
