----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
and click banner our sponsor
----------------------------------------------------------

From: Kabayan Dewana

Bubarkan Golkar Selesai Satu Persoalan

Saya benar benar bingung kalau mikirin masalah Suharto ini, emang sih
kagak ada yang nyuruh saya untuk memikirkan beliau akan tetapi kondisi
kehidupan yang saya jalani saat ini. Dulu sebelum beliau jadi rakyat
kayaknya tidak pernah saya terima email yang isinya potret kepala orang
yang di tebas terus diarak kemana-mana.

Sebelumnya saya ingin mengingatkan, demokrasi memberikan kebebasan
menyatakan pendapat bukan kebebasan menghina dan merendahkan orang.
Hampir setiap hari saya terima email yang isinya analisa, pendapat,
uneg-uneg, cacimaki, sumpah serapah, dan banyak lagi yang lainnya akan
tetapi tidak ada satu pun yang saya anggap mewakili saya sebagai orang
awam ataupun sebagai rakyat kecil ataupun sebagai orang yang hanya mampu
sekolah sampai tingkat SMU doang karena kagak mampu bayar PTS. Tapi
belakangan saya bersyukur, karena banyak profesor, dokter, doktor,
profesor doktor, dan banyak lagi yang lainnya ternyata mereka tidak
mampu (mudah-mudahan belum) menganalisa permasalahan yang sangat
sederhana seperti masalah Suharto ini.

Saya juga bersyukur karena meskipun cuma lulusan SMA saya sampai saat
ini masih bekerja bahkan boleh dikatakan menduduki posisi kunci sehingga
tidak di PHK, sementara banyak sarjana yang sibuk mencari kerja dan
sibuk karena baru di PHK. Saya juga bersyukur karena saya hanya belajar
sampai SMA karena banyak yang saya pelajari di SMA dulu pada
kenyataannya bertentangan dengan kenyataan sehari-hari. Kalau tidak
percaya saya bisa kasih contoh, menurut teori ekonomi semakin banyak
barang dipasar semakin murah harganya akan tetapi semakin banyak listrik
di Indonesia semakin mahal harganya. Nah siapa yang salah? yang bikin
teori ekonomi atau saya yang bego atau para executive yang mempelajari
teori ekonomi yang menerapkannya di Indonesia atau siapa ?

Dengan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada para akhli pikir yang
sudah lama berpikir dan juga kepada bapak-bapak yang merasa tersinggung
dengan tulisan saya ini (mohon jangan diartikan hormat sama artinya
dengan takut). Menurut saya, Suharto diangkat jadi  presiden oleh MPR,
MPR adalah mayoritas Golkar hubungannya antara Suharto dan Golkar adalah
hubungan kerja sama saling menguntungkan dan saling melengkapi seperti
pulpen dengan tinta atau pistol dengan pelurunya. Selama pistolnya masih
ada pelurunya bisa diganti sampai ribuan kali.

Dengan kata lain selama Golkarnya masih utuh Suhartonya kan bisa diganti
siapa aja. Seperti sekarang ini Suhartonya kan sudah di ganti Habibie,
Golkarnya kan masih tetap sama. Kalau terjadi suatu pembunuhan pelurunya
diperiksa pistolnya juga diamankan dong, iya ngak pak Wir?

Analisa saya sebaiknya Golkar membubarkan diri atau dibubarkan karena
dosa Orde Baru adalah dosa Suharto adalah juga dosa Golkar. Membubarkan
diri kan tidak berarti berhenti berpolitik kader dan orang-orang Golkar
yang seide kan bisa bersatu membentuk partai baru yang bersih dan suci
bagai bayi yang baru lahir. Atau barang kali kader Golkar sudah capai
berpolitik dan ingin pensiun berpolitik saya kira juga sudah saatnya
untuk hand over (mengalihkan) kepada generasi yang lebih sesuai dengan
jamannya (update).

Membubarkan Golkar bukan berarti menyelesaikan semua persoalan akan
tetapi baru menyelesaikan satu soal yang paling berat yang dihadapi
bangsa Indonesia. Masih banyak persoalan lain yang harus diselesaikan
oleh bangsa yang saya cintai ini, akan tetapi keamanan dan kestabilan
politik sangat diperlukan untuk menyelesaikan persoalan yang lainnya.

Sekali lagi dengan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada bapak-bapak
yang adi di Golkar dan para cendekiawan di Indonesia di seluruh dunia
itulah hasil pemikiran  saya yang tidak pernah merasa diwakili dan
terwakili.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 5 Apr 1999 jam 04:24:27 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke