---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- Gus Dur: PEMERINTAH HARUS PUNYA ETIKA Reporter: Rido Sarwono detikcom, Jakarta-Pemerintah harus mempunyai etika. Pemerintahan tanpa etika tidak ada artinya. Sebab etika-lah yang menentukan kualitas bangsa. Demikian pendapat Ketua PB NU, Gus Dur, pada acara Tablig Akbar Kebangsaan Nasional di Basket Hall, Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (01/04/1999). Gus Dur mencontohkan proses pertanggungjawaban pemerintah selama ini yang tidak beres. "Pemerintah hanya ngomong tentang pemerintahan yang berwibawa. Harusnya adalah pemerintahan yang benar dan berwibawa," tandas Gus Dur . Dalam kesempatan itu, 'sesepuh' Partai Kebangkitan Bangsa ini juga menggugat sistem pertanggungjawaban Presiden selama ini. "Pembacaan pertanggungjawaban presiden biasanya sangat lama. Itu pun tidak berisi pertanggungjawaban pada rakyat. Pertanggungjawaban itu harus jujur, terbuka dan dengan baik," komentar Gus Dur. Selain itu, Gus Dur juga tidak menampik adanya kelompok tertentu yang mencoba menggerogoti bangsa untuk kepentingan pribadi. "Kelompok itu ada di tengah bangsa ini," kata dia. Tabligh akbar itu sendiri disponsori oleh 11 ormas pemuda. Yaitu PMII, GMKI, GMNI, PMKRI, IPPNU, Hikmah Budi, Keluarga Mahasiswa hindu, GAMKI, Pemuda Demokrat, dan Gema Budhis. Mereka menamakan diri sebagai Forum Kebangsaan Pemuda Indonesia. Dijadwalkan, selain Gus Dur, sejumlah tokoh nasional dan agama akan berorasi dalam tabligh yang dihadiri sekitar 500 pemuda itu. Tokoh itu misalnya Megawati dan Sultan HB X. Akan tetapi hingga acara berakhir, kedua tokoh itu tidak kunjung muncul. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 5 Apr 1999 jam 04:27:41 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
