----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

From: Jono Hardjowirogo

Demokrasi dan Kehormatan

Waktu Soekarno masih presiden, rakyat2 memanggilnya Bung Karno. Waktu
Soeharto presiden, penyapaan yang dipergunakan adalah Pak Harto.

Kedua sapaan yang dipergunakan diatas bukan saja melukiskan perbedaan jaman,
tetapi mungkin juga melukiskan perbedaan aspirasi mantan2 presiden tersebut.

Pengunaan panggilan-panggilan seperti bung, saudara, saudari, ysb.,
menempatkan segala pembicara dalam satu tingkat. Semua boleh dikatakan
sejajar. Sebaliknya, penggunaan pangilan seperti bapak menempatkan
sepembicara ditingkat yang lain. Hubungan antara bapak dan anak mengharuskan
adanya penghormatan dari pihak yang bungsu.

Didalam suatu negara hukum dimana segala warga negara mempunyai hak yang
sama. Penggunaan penyapaan seperti bapak tidak dapat dipertahankan.
Bagaimana kita akan dapat menggugat pemimpin kita kalau kita harus memanggil
mereka bapak?

Jono Hardjowirogo
New York, January 25, 1999

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 26 Jan 1999 jam 10:42:11 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke