----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

PT. Telkom berencana menaikkan tarif telepon mulai 1 Februari yang akan
datang. Rencananya Telkom ingin menaikkan harga pulsa telpon 42 persen lebih
mahal dari harga pulsa sekarang ini.

Akan tetapi DPR hanya menyetujui kenaikan 24 persen saja, menurut Mr.Burhan
Napitupulu tarif telepon kita adalah yang paling murah dibandingkan negara
lain.
'Hemmm btw Mr. Burhan ini membandingan dengan negara mana yah?? Dengan
tetangga kita yang paling dekat saja [ singapura ], hanya memerlukan 10c/25c
untuk menelpon lokal selamanya. Malaysia, 25c juga, Australia 25c.

'Nah loh Mr. Burhan membandingkan dengan negara mana yah, karena kalau
dihitung - hitung tarif telpon kita yang paling mahal. Menurut informasi
yang dapat dipercaya, tarif telpon kita akan naik menjadi Rp. 215,00 tanpa
PPN. Wah benar kata Mr. Burhan tarif telpon kita masih murah ???

Hei...nanti dulu, apakah Mr. Burhan memperhitungkan daya beli masyarakat
kita. Apakah dia tahu bahwa negara kita sedang mengalami krisis moneter saat
ini. Atau karena dia tidak mengalami krisis moneter sehingga tidak merasakan
penderitaan rakyat.
Sebagai konsumen dari pt. TELKOM kita berada di posisi yang sangat
lemah,karena semua keputusan mengenai tarif telpon ditentukan secara sepihak
dan semena - mena oleh pt. TELKOM

Oleh karena itu kami memutuskan untuk melakukan suatu tindakan untuk
memprotes tindakan pt. TELKOM. Tindakan yang akan kami lakukan adalah dengan
mengadakan Aksi Mogok Telepon [ AMT ]. Kami menyadari jika hal ini tidak
dilakukan secara bersama - sama dan tidak dalam jumlah banyak, maka hal ini
tidak bisa berhasil dengan sukses.

Oleh karena itu kami memerlukan dukungan dari anda semua, dengan untuk tidak
menelpon pada tanggal 1 Februari 1999 mulai pukul 00:00 - 23.59.Hanya 1 hari
saja.
Dengan tidak memakai telpon 1 hari saja, ini bisa membuat kerugian yang
cukup berarti bagi TELKOM.

Mohon bantuan dari rekan - rekan sekalian untuk membantu menyebarkan
informasi ini kepada yang lainnya. Sehingga aksi ini bisa menggigit TELKOM.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 26 Jan 1999 jam 10:42:25 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke