----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Stockholm, 27 Januari 1999

Bismillaahirrahmaanirrahiim.
Assalamu'alaikum wr wbr.

Untuk Akhi Iswan Noor (Indonesia).

Saya mengucapkan banyak terimakasih atas pandangan, tanggapan
dan kritikan dari Akhie, semoga Allah mengampuni kesalahan saya,
dan memberikan serta membimbing ke jalan yang diridhai-Nya.

"Hanya Engkau-lah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkau-lah kami
memohon pertolongan". (Al Faatihah: 5).

Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada

[EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada
waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang
menyinggung tentang khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan
lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita
memohon petunjuk, amin *.*

Wassalam.

Ahmad Sudirman

http://www.dataphone.se/~ahmad
[EMAIL PROTECTED]

--
Iswan Noor wrote:
-----------------

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

SAYA MENERIMA SURAT SDR.AHMAD SOEDIRMAN, YANG MENGOMENTARI 'STATMENT PARTAI
KEADILAN' BERKAITAN KEJADIAN AMBON. BERIKUT INI PETIKAN SURATNYA, DAN AYAT
QUR'AN (HURUF KAPITAL) YANG SAYA KUTIPKAN SEBAGAI RENUNGAN KITA SEMUA
TERHADAP JAWABAN IKHWAN KITA ITU.

Setelah saya (Ahmad Sudirman) membaca surat pernyataan tersebut diatas,
maka saya ingin memberikan tanggapan kepada Partai Keadilan melalui
Sekjen-nya, yaitu,sebenarnya penyebab dari timbulnya kerusuhan dan
kekacauan di wilayah kepulauan Indonesia adalah disebabkan telah
lumpuhnya Penguasa negara Pancasila dengan UUD'45-nya, sehingga tidak
mampu lagi untuk menjalankan fungsi kontrol keamanannya dengan baik.
Siapa saja akan mampu untuk membuat dan menimbulkan kerusuhan dan
kekacauan karena telah lemahnya mekanisme hukum, keamanan, pelaksanaan
dan pengontrolnya. Dengan telah hilangnya sebagian besar kepercayaan
dari seluruh rakyat Indonesia kepada Penguasa sekarang, mengakibatkan
hilangnya rasa respek atau hormat terhadap penguasa, sehingga keadaan
yang sudah cukup rawan ini mudah dijadikan alat dan sarana untuk
membangkitkan rasa ketidak puasan dan frustasi yang ada dalam masyarakat
Indonesia. Terhadap statment sdr. Ahmad Sudirman ini, bukankah Allah
berfirman :
DAN RABBMU SEKALI-KALI TIDAK AKAN MEMBINASAKAN NEGERI-NEGERI SECARA ZALIM,
SEDANG PENDUDUKNYA ORANG-ORANG YANG BERBUAT KEBAIKAN (qs.11:117).
DAN KAMI TIDAK MEMBINASAKAN SUATU NEGERIPUN, MELAINKAN SESUDAH ADA BAGINYA
ORANG-ORANG YANG MEMBERIKAN PERINGATAN (qs. 26:208)

Jadi selama tidak menggali sumber dari pada penyebab kekacauan dan
kerusuhan dalam masyarakat Indonesia sekarang ini, maka selama itu
kekacauan dan kerusuhan akan tetap timbul dan membawa korban, bukan
hanya korban materi saja, tetapi juga korban jiwa yang cukup banyak,
yang kalau di negara-negara yang sudah memiliki kesadaran bernegara-nya
yang tinggi tidak pernah atau jarang terjadi, apalagi sampai melayangnya
jiwa-jiwa manusia. Terhadap statment sdr. Ahmad Sudirman ini, bukankah
Allah berfirman :
DIMANA SAJA KAMU BERADA, KEMATIAN AKAN MENDAPATKAN KAMU, KENDATIPUN KAMU DI
DALAM BENTENG YANG TINGGI LAGI KOKOH, DAN JIKA MEMPEROLEH KEBAIKAN, MEREKA
MENGATAKAN :"INI DARI SISI ALLAH", DAN KALAU MERKA DITIMPA SUATU MUSIBAH,
MEREKA MENGATAKAN :"INI DATANGNYA DARI SISI KAMU (MUHAMMAD ATAU UMMATNYA).
KATAKANLAH:" SEMUANYA (KEBAIKAN ATAU MUSIBAH) DARI SISI ALLAH. MAKA MENGAPA
ORANG-ORANG ITU HAMPIR-HAMPIR TIDAK MEMAHAMI AKAN
SIMBOL-SIMBOL/LAMBANG-LAMBANG ITU SEDIKITPUN (qs.4:78)

Jadi, karena menurut saya sumber dari penyebab kekacauan dan kerusuhan
ini adalah Penguasa Negara Pancasila dengan UUD'45-nya yang telah
lumpuh, yang tidak lagi mendapat kepercayaan sepenuhnya dari seluruh
rakyat Indonesia, maka segala alasan yang didasarkan kepada Pertentangan
antar suku, agama, ras dan golongan adalah alasan yang tidak benar dan
mengada-ada. Terhadap statment sdr. Ahmad Sudirman ini, bukankah Allah
berfirman :
JIKALAU SEKIRANYA PENDUDUK SUATU NEGERI BERIMAN DAN BERTAQWA, PASTILAH
KAMI AKAN MELIMPAHKAN KEPADA MEREKA BERKAH DARI LANGIT DAN BUMI, TETAPI
MEREKA MENDUSTAKAN (LAMBANG-LAMBANG YANG TELAH KAMI BERITAKAN), MAKA
KAMI SIKSA MEREKA DISEBABKAN PERBUATANNYA (qs.7:96)

Yang membesar-besarkan pertentangan berdasarkan SARA ini adalah mereka
yang sebenarnya mau dan berusaha memecahkan persatuan dan kesatuan
rakyat Indonesia, agar supaya mendapat keuntungan dari adanya
pertentangan dan kekacauan serta kerusuhan tersebut. Terhadap statment
sdr. Ahmad Sudirman ini, bukankah Allah berfirman :
DAN JIKA KAMI HENDAK MEMBINASAKAN SUATU NEGERI, MAKA KAMI PERINTAHKAN
KEPADA ORANG-ORANG YANG HIDUP MEWAH DINEGERI ITU (SUPAYA TAAT ALLAH DAN
RASUL) TETAPI MEREKA MELAKUKAN KEDURHAKAAN DALAM NEGERI ITU, MAKA SUDAH
SEPANTASNYA BERLAKU TERHADAPNYA PERKATAAN (KETENTUAN KAMI), KEMUDIAN
KAMI HANCURKAN NEGERI ITU SEHANCUR-HANCURNYA (qs.17:16)

Bagi kaum muslimin yang telah menyadari dan mengetahui bahwa Rasulullah
dalam beraneka ragam agama, adat istiadat, kebiasaan dan beraneka dengan
Undang Undang Madinah-nya telah menjamin kehidupan yang harmonis
kesukuan atau kabilah, tidaklah akan menjadikan ajaran Islam yang dibawa
Nabi Muhammad SAW dijadikan sebagai alat untuk saling bertikai.Tetapi,
karena Undang Undang Madinah dan hukum Islam tidak berlaku di negara
Pancasila ini, maka sumber kekacauan dan kerusuhan ini adalah sebenarnya
Pancasila yang merupakan sumber dari segala hukum dan UUD'45 sebagai
sumber dari segala peraturan dasar negara-nya yang lemah, semu dan kabur
sehingga membuat para pelaksana dan pembuat hukum-hukum dariPancasila
tersebut menjadi lumpuh. Jadi, dalam kerusuhan dan kekacauan yang
terjadi sekarang ini jangan disalahkan faktor SARA, tetapi salahkan
Pancasila yang lemah, semu dan
kabur. Karena Pancasila yang lemah, semu dan kaburlah yang tidak mampu
menuntun rakyat Indonesia kepada kehidupan yang harmonis, penuh
toleransi dan saling harga menghargai. Kalaulah Pancasila yang menjadi
dasar dan ideologi negara ini memang benar-benar dapat menyatukan dan
mengharmoniskan kemajemukan, saya pikir, tidaklah timbul pertentangan,
kekacauan dan kerusuhan yang memakan beratus-ratus jiwa dan
bermilyar-milyar nilai harga materi seperti sekarang ini.Nah sekarang,
setelah terbuka bahwa memang Pancasila dengan UUD'45-nya adalah lemah,
semu dan kabur, maka tidaklah benar kalau ada yang mengatakan bahwa
sumber kekacauan dan kerusuhan adalah karena faktor SARA. Terhadap
statment sdr. Ahmad Sudirman ini, bukankah Allah berfirman :
DAN APA SAJA MUSIBAH YANG MENIMPA KAMU MAKA ADALAH DISEBABKAN OLEH
PERBUATAN TANGANMU SENDIRI, DAN ALLAH MENGAMPUNI SEBAGIAN BESAR
(DOSA-DOSAMU YANG BELUM KAU TOBATI) (qs. 42:30)...DAN ORANG-ORANG YANG
KAFIR (TERHADAP NI'MAT ALLAH DINEGERI INI) SENANTIASA DITIMPA BENCANA
DISEBABKAN PERBUATAN MEREKA SENDIRI ARAU BENCANA ITU TERJADI DEKAT
TEMPAT KEDIAMAN MEREKA, SEHINGGA DATANGLAH JANJI ALLAH. SESUNGGUHNYA
ALLAH TIDAK MENYALAHI JANJI (qs.13:31)

Pesan akhir untuk ikhwan AHMAD SOEDIRMAN :

JANGANLAH KAMU MENGIKUTI SESUATU SEDANGKAN KAMU TIDAK MEMILIKI
PENGETAHUAN YANG PASTI AKAN HAL ITU. SESUNGGUHNYA TANGANMU, HATIMU AKAN
DIMINTAI PERTANGGUNGAN-JAWAB KELAK DI HADAPAN ALLAH (qs.10:36)

WAHAI ORANG-ORANG BERIMAN, MENGAPA KAMU MENGATAKAN/ MENULISKAN/
MENGKONSEPKAN SESUATU YANG KAMU SENDIRI TIDAK MENGERJAKANNYA? SUNGGUH
AMAT BESAR KEMURKAAN DI SISI ALLAH BILA KAMU HANYA PINTAR BERKATA/
MENULIS TETAPI TIDAK MENGHERJAKAN (qs.61:2-3)

WASSALAM.
--------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 28 Jan 1999 jam 07:50:48 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke