----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

Seharusnya saya mengganti judul diatas menjadi
" Mengukur Kegoblokan " agar terdengar bombastis.
Tapi karena saya sedang belajar menulis secara santun,
terpaksa unsur dramatis itu tidak disisipkan.

Dalam hidup kita selalu berinteraksi dengan berbagai jenis
manusia.Ada yang kaya dan ada yang miskin,
ada yg sopan , ada juga yang kasar. Ada yang
toleran, ada yang fanatis membabi buta.
Tapi sifat sifat diatas tidaklah mencerminkan
pintar atau bodohnya manusia sesungguhnya.

Lalu bagaimana cara kita mengetahui seseorang itu
intelek atau tidak?pintar atau bego?.Banyak cara orang
berusaha menilai itu  dari Latar belakang keluarga,ada yg dari
pendidikan dan  gaya bicara, ada juga yg meneliti bahasa tubuh,
panjang titel didepan atau belakang nama, serta dengan siapa
manusia itu mempunyai pergaulan.sedangkan cara yang banyak dipakai
rata rata manusia awam jelas  adalah mengukur ketebalan dompet
orang , serta sebanyak apa dia mengkoleksi credit card.

Tapi simpel saja, bagi saya mengukur tingkat intelejensi orang
dapat dilihat dari objek yang dominan dalam pembicaraan,

Menurut saya  interest seseorang terhadap sesuatu
melambangkan siapa dia sebenarnya.Dan karena manusia
itu mahluk yang mempunyai kehausan untuk mengekpresikan
identitas diri dalam pembicaraan, maka objek bicaralah
satu satunya cara termudah  bagi kita mengenal siapa dia,
intelek atau kampungankah dia?pandai atau bodohkah dia?

Untuk itu saya membagi orang dalam beberapa katagori
mutu manusia dari objek bicara.

Urutan yang pertama adalah ditempati oleh manusia
paling cerdas, yang ditengah bertintelejensi pas pasan.
sedang  urutan terakhir jelas yang paling parah.
manusa ber IQ rebah, ada yang menyebut golongan
terakhir ini sebagai idiot, ada yang bilang otak mandeg
ada juga yg bilang tolol atau bego, untuk lebih sopannya.
Saya sebut saja mereka super bodoh.

Oke,urutan itu adalah:
1.Orang yg selalu membicarakan ide namanya cerdas.
2.Orang yg membicarakan peristiwa sehari hari,rata rata.
3.Orang yg membicarakan sport dibawah rata rata
4.Orang yg membicarakan gosip, bodoh
5.Orang yg mendengar gosip dan langsung percaya, super bodoh.


Jelas objek bicara bisa saling bervariasi dalam obrolan.
Tapi anda bisa menebak dari objek obrolan mana
yang di dominasi lawan bicara, jika dia kebanyakan membicarakan
keburukan orang dan bergosip ria, jelas anda bakalan
tahu tempatnya dimana ( lihat tabel diatas )

Urutan 1- 4 masih dapat diperbaiki,
urutan terakhir inilah yang susah di benarkan.
Sayangnya, ya sayangnya kebanyakan manusia
yang masuk urutan no: 5 adalah, maaf.. kebanyakan
dari kita,Ya  masyakarat kita di Indonesia adalah manusia
yang lekas percaya, gampang dipengaruhi entah oleh
pidato pejabat negara atau penceramah agama yang
otaknya minor yg sering meledak ledak mengajak umatnya
mengganyang umat lainnya karena berlainan agama.

Agar lebih mudahnya, saya akan berikan case,
Anda bakalan tahu , bahwa lawan bicara anda
itu manusia super bodoh jika:

1. Dia percaya  Wiranto yang mengatakan ABRI
sudah mengalah demi reformasi dengan mengurangi
kursi dari 72 ke 38.
 ( Hanya orang bego saja ygtidak bisa menghitung
bahwa waktu ABRI mempunyai 72 kursi, jumlah manusia
di MPR/DPR itu 1000, artinya  mereka memegang 7,2 percent,
sedang dengan jumlah 38 kursi dari 500 anggota MPR/DPR
sekarang, porsi ABRI malah melesat menjadi 7.6 percent )

2.Dia percaya Habibie mulai bersifat Demokrat
dengan manuvernya dalam soal PNS dan kelihatan
meninggali Golkar.

( Habibie itu oportunis, dia pura pura meninggali
Golkar agar bisa masuk berkoalisi dengan partai
unggulan seperti PAN ,PKB atau NU , jadi begitu
Golkar kelihatan akan kalah, bisa saja dia langsung
berduet dengan Amien Rais, atau dia dgn
Gus Dur, atau dengan Mega ( tergantung mana yang
lebih kelihatan akan menang )  sebagai calon
Presiden dan wakil bagi pemerintahan berikutnya.
Dengan sekali move ini dia sekaligus mencapai dua hal,
menghindari aib golkar serta image pro status quo nya
diharapkan dilupakan orang.

3.Percaya bahwa Alatas dan Abri berniat memerdekakan
Timor Timur secara bulat bulat.

( ini adalah trik terakhir dari rejim penjajah  untuk
merusak Timor Timur, mereka bukan sedang mem
berikan kemerdekaan dgn niat baik, melainkan
menyiapkan sebuah opera gila untuk membuktikan
bahwa tanpa Indonesia ,Timor Timur bakalan kacau
balau,perang saudara, miskin dan hina buat merubah opini
dunia Internasional. Cuma manusia bodoh yang terperang
kap dengan manuver beginian. Sejak menjajah tahun
75, Indonesia telah melihat peluang bagus untuk
menggarap dan meperbudak Timor Timur, apalagi
sejak ditemukan minyak di Timor Gap)

4.Belajar agama ,penggagum, kolektor kaset ceramah
Zainuddin MZ.

(Umat Islam seperti ini adalah mirip sekumpulan kerbau
atau rombongan keledai yang termangu mangu dengan
tokoh tokohan, Penceramah Srimulat itu adalah
penceramah mewah yg gila uang. Dari ngebacot
soal ayat dan memplintir plintirkan kalimat agar
kedengaran kocak, si dungu satu ini bisa membeli
baby Benz dan hidup senang senang)

5. Para santri yang menggagumi K H. Moh Noer Iskandar
di pesantrennya di kebun jeruk atau para fanatik dengan
pengajian manusia satu ini.

( manusia cabul yang menzinai janda
Amir Biki ini bukan saja orang sesat. Dia juga
kolektor mobil mewah yang tidak segan memamerkan
koleksinya dari BMW, Pajero dan Mercedes di koran koran
sementara  para santrinya susah, dan umatnya miskin
terlantar, bajingan satu ini malah sempat berhamba hamba
bawa upeti emas dan duit ke Cendana )

6.Yang menyokong Beni Murdani.

( kecuali kriten IQ rendah, atau si buta macam Gus Dur,
hanya orang yang benar benar dungu menokohkan
pensiunan jagal itu )

7.Kagum terhadap Hamengkubuwono. Menganggapnya
sebagai calon presiden yang layak di kabinet mendatang.

(no comment, cuma Jawa bermental budak yang
menyokong manusia Golkar satu itu.Jawa yang intelek
jelas telah lama meninggali feodalisme)

8.Orang  muslim yang belajar bahasa Arab agar  bisa berdoa
dalam bahasa arab, atau berprasangka bahwa nanti
setelah mati, dia tidak bakalan  menemui kesulitan jika
ditanya malaikat tentang amal ibadah selama hidup
karena Tuhan dan malaikat berbahasa Arab.

( pernahkah anda berpikir bahwa Adam itu bukanlah orang Arab?
dan karena Adam bukan diciptakan dibumi, seandainya dia
mempunyai KTP apa yang dia akan isi di kolom : tempat /tanggal lahir?
dan bangsa apa dia?juga  memakai bahasa apa dia dalam berbicara
dengan Tuhan? jelas bukan bahasa Arab sebab bangsa arab itu ada
setelah Ibrahim.Sedang Ibrahim sendiri adalah orang Sumeria, jadi ketika
Tuhan  berbicara dgn Ibrahim, Tuhan memakai bahasa yang dimengerti
Ibrahim, yaitu bahasa Sumeria, seperti juga Tuhan berbicara dgn Musa dalam
bahasa Hebrew. Jadi tidak ada yang istimewa dalam bahasa Arab.
Lagi pula apakah Tuhan sebodoh itu menanyakan orang Maluku
atau aborigin atau jawa pegunungan tengger  misalnya dalam bahasa
Arab di akhirat nanti ?)

9.Yang bicaranya selalu menyelipkan kata kata Panca Sila. UUD45.
Persatuan Indonesia. Garis Besar haluan Negara.Nusantara.
atau yang sok sok ber sangsekerta seperti Gemah rimpah roh
rijawi,bhaneka tunggal ika, tut wuri hamdani?atau apalah...

( Cuma orang yang sudah dijejali penataran pola 1 juta jam atau
di intrograsi Kopasus 24 jam kemudian  jadi edan yang bicara hal
hal ini. Atau para simpatisan Golkar yang tertipu Harmoko dan  Suharto
and the gang, atau terlalu banyak bergaul di arisan ibu ibu bhayangkara.)

10.Selalu berbicara optimis bahwa Indonesia suatu saat
akan menjadi negara super power yg lebih hebat dari negara
negara barat.

( Jika bukan sedang mimpi, jelas orang ini super bodoh yang gelar Doktornya
diambil melalui dukun santet, atau berguru pada si gendeng pamungkas)


11. Detik detik menjelang sakaratul maut, Meneriakan semua sila
di Panca Sila.

( tabel saya cuma sanggup menilai mutu otak manusia  sampai no:5.
Seharusnya manusia satu ini ditaruh diurutan 100 )




Hasan Basri.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 30 Jan 1999 jam 10:44:08 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke