---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews. ---------------------------------------------------------- From: Paulus Haryono Pada hari Sabtu tanggal 30 Januari 1999 kami melewati Jl. Daan Mogot akan menuju ke arah bandara, setelah sampai didekat perempatan Grogol, kendaraan sangat padat karena harus antri di traffic light dan ditambah adanya banyak bus yang mangkal sehingga hampir menutup jalur yang untk belok kearah Jl. Latumeten. Karena adanya bus yang menghambat jalur ke Jl. Latumeten terpaksa mobil yang kami kendarai harus mengambil jalur yang agak kanan untuk berbelok kearah Jl. Latumeten dan kami tahu pasti tidak melanggar garis sepadan. Tiba2 ada polantas yang memberhentikan mobil kami dan mengatakan disini daerah GDN dan kami dinyatakan melanggar garis sepadan.Mereka meminta STNK/SIM namun karena kami sudah terlambat dan ingin cepat menyelesaikan urusan dengan polantas maka kami mohon maaf, memang didalam STNK selalu kami sediakan uang Rp. 20,000. Ternyata STNK tidak dilihat malah uangnya yang diambil dan kami disuruh pergi. Hal ini sudah menjadi tontonan gratis masyarakat Grogol sehari-hari tanpa rasa malu dari oknum polantas tersebut. Bagaimana polisi bisa menertibkan masyarakat kalau kelakuannya sendiri masih perlu ditertibkan. Ini adalah salah satu contoh kelakuan dan mental pemerasan ala polantas yang perlu mendapat perhatian dari petinggi kepolisian republik ini. Mengapa bus yang berhenti seenaknya diperempatan tidak diusik dan oknum polantas tersebut mencari kesalahan kami ? Tidaklah mengherankan apabila banyak polisi yang menjadi korban amuk massa karena banyak oknum2 polisi yang berkelakuan dan bermental pemeras. Semoga kapolri yang baru nanti dapat merubah citra polisi dari mental pemeras menjadi pengayom masyarakat. ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 1 Feb 1999 jam 04:19:15 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
