----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Dengan mengClick banner sponsor anda menyumbang
Rp. 1000,- untuk HomePage IndoNews.
----------------------------------------------------------

From: cinaps

REKOMENDASI CINAPS TENTANG REKAPITALISASI BANK-BANK

Perbankan dalam sistem politik apapun merupakan jantung dan urat nadi
perekonomian dalam suatu negara. Agar perbankan nasional kita dapat
melakukan fungsinya kembali maka Center For Information and National
Policy Study (CINAPS) merekomendasikan hal-hal sbb:

1. Bank adalah lembaga kepercayaan. Karena modal Bank telah merosot maka
mutlak diperlukan rekapitalisasi Bank-Bank atau Bank akan dilikuidir.
Mengingat biaya likuidasi jauh lebih besar dari rekapitalisasi maka
tidak ada jalan lain kecuali melakukan rekapitalisasi.
2. Banyak sebab mengapa kondisi Bank-Bank kita demikian merosot. Tapi
bagi perbankan penyebab yang paling relevan adalah kebijakan Pemerintah
pada bulan Agustus 1997 untuk menaikkan suku bunga secara amat drastis.
Untuk menahan depresiasi rupiah terhadap USD maka begitu intervention
band BI dicabut Pemerintah menaikkan tingkat suku bunga SBI, yang
biasanya sekitar 12% menjadi 33%. Akibatnya bunga dipasar uang melonjak
drastis, deposito menjadi 40-50%, bunga kredit 50-60%. Nasabah kredit
tidak mampu membayar bunga sehingga kredit macet melonjak jumlahnya dari
10% menjadi lebih dari 60% dari total kredit.
Akibat lebih jauh pendapatan Bank merosot sedangkan biaya malah
meningkat drastis karena Bank harus membayar bunga deposito dan pinjaman
lainnya.  Negative spread  ini terus menggerogoti modal Bank.
3. Karena terbatasnya anggaran, rekapitalisasi Rp 257 trilyun akan
dilakukan Pemerintah dengan cara mengeluarkan obligasi kepada Bank yang
direkapitalisasi. Mengingat bunga obligasi terlalu rendah maka Bank
sulit menjual obligasi tersebut. Tanpa cash, maka Bank tidak dapat
memberikan kredit baru kepada sektor riil yang memerlukannya untuk
menggerakkan roda ekonomi. Selain itu kalau kondisi bunga tidak
diturunkan, maka negative spread masih terus berjalan sehingga modal
Bank yang telah direkapitalisasi itu nantinya akan merosot kembali.

4. Syarat berhasilnya rekapitalisasi minimal adalah:
a. Pemerintah harus menurunkan tingkat suku bunga hingga mencapai
tingkat yang kondusif bagi sektor riil untuk beroperasi lagi dan bagi
Bank akan menghentikan proses negative spread.
b. Pemerintah harus bisa menginjeksi Bank dengan fresh money sehingga
Bank mampu memberikan kredit baru secara selektif kepada sektor riil
untuk menggerakkan roda perekonomian. Untuk ini pola Miyazawa Plan
kiranya dapat dipakai untuk negara/lembaga donor yang lain.
Usaha di atas  tentu tergantung pada tingkat kepercayaan rakyat dan
negara/lembaga donor. Untuk itu yang penting dilakukan adalah melakukan
upaya bersama melahirkan platform politik baru dalam penyelenggaraan
negara dengan memasuki Pemilu Juni 1999 yang jurdil yang akan melahirkan
pemerintah baru yang benar-benar mendapat dukungan dari rakyat dan dunia
internasional.
Demikian hasil kesimpulan diskusi terbatas Kelompok Kajian Ekonomi
CINAPS yang diketuai oleh M. Rosjaad dengan anggota a.l.: Prayogo
Mirhad, Dr. Ir. HAS Tampubolon, Prof. Dr. Kartomo MA, dan Harry B.
Harijono  Ph. D.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 1 Feb 1999 jam 04:21:37 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke