---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and click banner our sponsor ---------------------------------------------------------- Ny. Rahmi Hatta Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional Reporter N Priharwanto Jakarta. Kepergian Ny Rahmi Hatta mendapat simpati dari berbagai pihak. Sebagian besar menilai almarhumah adalah sosok ibu yang sederhana, bersahaja, seperti halnya suaminya Bung Hatta. Bahkan beberapa pihak juga menilai Ny Rahmi Hatta pantas sebagai pahlawan nasional. Sementara itu, pesan terakhir Ny Rahmi seperti diungkapkan para kerabat dan keluarganya, minta agar tidak dimakamkan bersebelahan dengan almarhum Bung Hatta. Katanya, karena khawatir sempit sehingga menghalangi jalan. "Beliau minta di bawahnya saja," kata Des Alwi yang dikena dekat dengan almarhumah, Selasa (13/4/1999). Sampai dengan pukul 15.00 WIB, ratusan pentakziah mendatangi rumah duka di Jl Diponegoro 57. Tampak selain Des Alwi (tokoh Maluku), juga Ny Nelly Adam Malik, Ali Sadikin, Laksamana Purn Soebiyakto, Wiyogo Atmodarminto, dan lain-lain. Sementara hujan rintik-rintik mengiringi kepergian almarhumah. Rencananya pemakaman akan dilakukan Rabu siang pukul 11.00 WIB berangkat dari rumah duka ke TPU Tanah Kusir. Dari rumah duka, masih ada satu anak almarhumah yang ditunggu, yakni Halida Nuiyah Hatta karena masih berada di Kolombia. Diperkirakan Halida akan tiba di Jakarta pada dini hari esok. Menurut Des Alwi, yang dikenal dekat dengan keluarga Bung Hatta, sosok Ny Rahmi adalah seorang ibu yang baik, memiliki banyak kawan, dan banyak hubungan. Bila mendekati orang, yang didekati adalah dari sisi kemanusiaan karenanya memiliki rasa sosial yang tinggi. Lantaran selalu melihat dari sisi kemanusiaan itulah, Ny Rahmi sangat terkejut dan sedih memperhatikan rakyat Maluku saling membunuh. "Beliau kaget ada pembakaran di Maluku, dan ada pembunuhan di sana. Beliau sering ke Maluku dengan saya, sedih mengetahui pembunuhan di sana," kata Des Alwi. Mengenai sakit jantungnya, Des Alwi mengatakan seperti halnya Bung Hatta, Ny Rahmi memang suka makan dan terkesan kurang hati-hati mengatur gula darah. Mantan Gubernur Ali Sadikin menambahkan, Ny Rahmi adalah sosok yang baik, sabar, dan seperti suaminya yang sederhana dan tak banyak tingkah. "Seharusnya beliau dapat bintang Republik yang sangat tinggi sebagai pejuang yang turut mendampingi wakil presiden. Beliau juga layak dapat pahlawan nasional. Betapa sebagai keluarga bekas proklmator keluarga Hatta tak pernah mendapat keistimewaan atau fasilitas negara," jelasnya. "Coba bandingkan dengan keluarga Presiden," tambahnya. Kesan lainnya, ketika Ali Sadikin menjadi Gubernur DKI tahun 1970-an, Ny Rahmi pernah kesulitan membayar PLN. "Saya minta ke Pemda membebaskannya, dan saya juga angkat beliau waktu iu sebagai warga utama Jakarta," katanya. Ditambahkan Ali, sama seperti suaminya yang tak dapat mencocokkan dengan Soekarno sehingga memilih berhenti jadi wapres pada tahun 1957, "Ny Rahmi juga kecewa dengan pemerintahan sekarang." ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 13 Apr 1999 jam 11:24:44 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
