Bung Alex,
Saya sangat beryukur, kalau semua penginjil atau ummat kristiani berpikiran seperti 
anda. Inilah yang namanya lakum dinukum waliadiin..bagimu agamamu dan bagiku agamaku. 
Mari kita hidup berdampingan dengan damai tanpa perlu mempersoalkan apa yang anda atau 
saya percayai, mari kita serahkan semua itu sebagai urusan kita dengan Yang Maha Esa 
dengan segala konsekwensinya yang akan kita terima di akhirat nanti. 

Tetapi sayangnya, banyak sekali yang justru berpikir sebaliknya, berusaha menarik 
ummat suatu agama dengan berbagai cara agar masuk ke dalam barisan ummat agama 
tertentu. Maaf bung Alex, saya sama sekali tidak mengada-ada. Saya pernah mengalaminya 
sendiri dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri bagaimana usaha-usaha para 
missionaris/penginjil  merekrut pengikut. Bukan omong kosomg kalau bung Alex pernah 
dengar mereka merekrut pengikut dengan mie instant atau beras dan menggunakan 
kelemahan suatu kelompok sebagai senjata untuk propaganda. Saya sendiri pernah diberi 
uang beberapa ratus ribu ketika masih kuliah dulu (KKN) yang konon dari jamaah gereja 
dengan harapan saya memahami betapa murahnya orang-orang kristen. Pembantu rumah 
tangga kamipun diberi barang-barang kecil (Mie, beras, baju bekas) dan bahkan 
diperbaiki rumahnya tanpa minta persetujuan terlebih dahulu. Anak-anaknyapun diajak 
MENONTON musik. Namanya orang kampung, pergi kondangan sekali-sekali siapa yang tidak 
senang?? Ternyata diajak ke gereja untuk menikmati lagu-lagu rohani. Si pembantu yang 
lugu (takut dan segan pada majikan tentunya) TERPAKSA ikut setiap minggu. Rasa takut 
dan segan itu justru dipergunakan dengan sangat baik. Di daerah asal saya (Bali) 
banyak berdiri sekolah-sekolah dari TK sampai SMA yang diberi nama yayasan SWASTIASTU. 
Perkiraan saya yang terdekat, tentulah itu untuk menyamarkan siapa-siapa sebenarnya 
yang berdiri di belakang yayasan tersebut, dengan demikian banyak orang tua yang akan 
terkecoh. Seandainyalah perkiraan saya itu salah, kira-kira mengapa yayasan kristen 
memilih nama yang notabene adalah salam bagi ummat Hindu?? Sementara kami ummat Islam, 
belum pernah (insyaallah tidak akan pernah) memberi nama yayasan kami dengan nama 
HALELUYA atau SWASTIASTU misalnya, karena memang tak ada maksud kami selain merekrut 
generasi muda islam supaya bersekolah di sekolah islam, tak ada niat lain dan kamipun 
tidak mengharapkan orang kristen menyekolahkan anaknya di sekolah islam, karena memang 
itu bukan tempatnya dan tentu kalian ta
nnya supaya kita semua mengerti. Dengan demikian, maka tidak akan ada syak wasangka 
atas salam damai yang bung alex tawarkan kepada ummat islam ini, dan kitapun bisa 
hidup berdampingan dengan tulus. Di daerah tinggal saya sekarang banyak gereja besar 
yang didirikan, tapi notabene jamaahnya hanya 15 orang saja. Lalu untuk apa mendirikan 
gereja di daerah yang 95% penduduknya muslim (daerah Lombok)?? Di universitas di mana 
saya kuliah dulu, sampai didatangkan 3 orang bule dengan alasan butuh native speaker 
untuk mahasiswa jurusan B. Inggris. Ternyata ketiganya adalah missionaris dan saya 
pernah tinggal dengan satu orang diantaranya (hingga sayapun mengetahui siapa dia 
sebenarnya). Pernahkan anda melihat orang-orang islam sengaja mengirim kiai kami ke 
sekolah-sekolah atau universitas dengan menyamar sebagai dosen??
Sebelumnya saya bukanlah pembenci kristen. Sekarangpun sebenarnya saya tidak benci. 
Hanya berbagai kejadian yang terjadi di depan mata saya, di lingkungan saya, akhirnya 
membuat saya selalu SYAK WASANGKA dan BERHATI-HATI pada sepak terjang ummat kristen. 
Karena memang bukan hanya penginjil yang begitu gigih merekrut anggota dari ummat lain 
yang sudah jelas apa agamanya, tapi juga orang-orang biasa. Suami saya dulu pernah 
tinggal serumah dengan rekannya yang beragama kristen. Ternyata, setiap jam magrib 
tiba, atau waktu sholat lainnya, rekannya ini dengan begitu halusnya berusaha 
mengajaknya ngobrol atau nonton TV atau sekedar merokok bersama, dengan tujuan agar 
suami saya lalai atau malas sholat. Masyaallah!
Orang itu adalah salah satu teman baik kami! Tak pernah terbayangkan diapun punya misi 
khusus untuk kami. Jadi bung alex, tak ada niatan untuk membenci ummat kristen sama 
sekali. Tapi karena orang-orang inilah (mudah-mudahan tidak termasuk anda) membuat 
kami jadi sadar dan waspada, serta mulai melindungi diri. Masih banyak contoh 
lainnya...ada seorang adik tingkat saya di universitas dulu, seorang anak berjilbab 
berpacaran sudah cukup lama dengan seseorang. Hampir ia menikah dengan lelaki yang 
mengaku Islam tersebut. Allah memang maha kuasa, entah bagaimana kejadiannya, adik 
tingkat saya ini suatu kali memungut SIM pacarnya yang tercecer di rumahnya. Kagetlah 
dia begitu mengetahui bahwa pacarnya itu beragama kristen. Dia hancur, sampai beberapa 
bulan. 
Bisakah bung Alex menjelaskan semua kejadian tersebut?? Kira-kira mengapa sampai 
seseorang perlu menyamarkan agamanya seperti itu??
Contoh lainnya, adakah pembantaian ummat kristen yang menjadi minoritas di daerah yang 
mayoritas muslim seperti di Aceh, Jawa, sulawesi dll, bahkan Iran, Irak, arab saudi 
dan sebagainya?? Bukankah sekarang ummat islam yang lari terbirit-birit di berbagai 
penjuru dunia yang mayoritasnya kristen?? Bahkan di Indonesia sendiri??? Saya yakin, 
kalau ummat kristen berada pada posisi ummat islam seperti sekarang ini, pasti juga 
akan geram.

Jadi point saya bung Alex, kita semua memang ingin hidup berdampingan dengan damai, 
seperti yang bung alex tawarkan. Saya hanya berharap banyak orang kristen lainnya yang 
juga mempunyai pola pikir seperti bung Alex. Dengan begitu diskusi terbuka mengenai 
masalah agama (kalau memang perlu) dapat dilakukan dengan damai, mungkin lewat milis 
ini, antara anda dan ikhwan dan akhwat yang ilmu agamanya luas, tanpa perlu ada caci 
maki dan ketersinggungan. Namanya debat, tentu ada yang kalah dan menang dalam 
berargumentasi. Anggaplah e-mail saya ini sebagai KELUHAN atas semua kejadian yang 
pernah saya lihat mengenai usaha-usaha kristenisasi yang ternyata menyakiti ummat 
lain. Saya yakin, tak seorangpun di milis ini yang dulunya ingin mengislamkan orang 
kristen, sekarangpun saya yakin tidak ada niat seperti itu, tapi di lain pihak, fakta 
berbicara lain sehingga kami merasa perlu meproteksi diri atas segala usaha 
kristenisasi yang dilakukann dengan berbagai cara oleh ummat kristen, yang ternyata 
mulai mengusik ketentraman ummat islam.

Akhirnya, maaf kepada semua rekan netters atas e-mail yang panjang ini. Mohon 
dimaafkan bila ada kesalahan, mohon diluruskan bila ada kekeliruan.

Nadhira

>>> <[EMAIL PROTECTED]> 04/23 2:12 AM >>>
Adrian, pulanglah dengan damai.
Janganlah kau pertentangkan tentang agama. Biarkanlah mereka berpindah agama, 
apakah itu dari Islam ke Kristen atau dari Kristen ke Islam.
Kalau anda menganggap Islam yang terbaik, silahkan saja. Saya akan bersyukur 
dan berdoa buat anda. Bawalah berkat itu sehingga menjadi terang dunia.

Salam damai Kristus Yesus
Alexsalam

------------------------------------------------------------------------
Too much effort to find the stock info you want each day? StockMaster
lets you enter a company name and quickly shows you a daily quote,
chart, and news all on one page. Free! http://clickhere.egroups.com/click/71 

eGroup home: http://www.eGroups.com/group/sabili 
http://www.eGroups.com - Simplifying group communications



------------------------------------------------------------------------
eGroups Spotlight:
"Kosovo-Reports" - Direct reports from Kosovo/Serbia/Yugoslavia.
http://offers.egroups.com/click/252/0

eGroup home: http://www.eGroups.com/list/mimbarbebas
Free Web-based e-mail groups by eGroups.com

Kirim email ke