Dialaog ini adalah dialog antara antonius widuri seorang kristen yang 
mencari kebenaran dengan kh. bahaudin mudhari. semoga bermanfaat
Dialog ini sangat penting bagi yang sedang mencari kebenaran yang 
menghilangkan fanatik sempit, egois dan merasa benar sendiri. bacalah 
dengan fikiran yang jernih tanpa emosi, insya allah anda menemukan 
kebenaran
salam sejahtera.

A   Sebagaimana kita telah rembuk kemarin malam, apakah akan   
    dilanjutkan juga musyawarah kita ini.
B   Memang demikian, karena kedatangan kami kemari khususnya 
    untuk melanjutkan pertemuan kita kemarin malam.
A   Kalau tidak khilaf, pembicaraan kita masih berkisar dalam soal 
    ketuhanan Yesus dalam Bibel.
B   Betul begitu.  Kemarin malam saya mengharapkan agar bapak 
    menunjukkan ayat-ayat dalam Kitab Injil, apakah Yesus itu Tuhan 
    atau bukan.-
A   Kemarin, malam, telah saya tunjukkan.  Agar berurutan sebaiknya 
    kita ulangi lagi ayat-ayat Injil tersebut, Ialu akan saya 
    tunjukan lagi ayat ayatnya yang lain, setujukah saudara pendapat 
    saya ini.
B   Memang sebaiknya begitu, agar berurutan dan bertambah jelas 
    baiklah diulangi lagi..
A   Silahkan buka "Matius", pasal 1 ayat 16.
B   Baik dalam pasal dan ayat tersebut menyebutkan: "Dan Yakub 
    memperanakkan Yusuf, yaitu suami Maria ialah-yang melahirkan 
    Yesus, yang disebut Kristus".
A   Di sini jelas, ayat ini menyebutkan sendiri, bahwa Yesus 
    diperanakkan oleh Maria jadi Yesus adalah anak manusia, bukan 
    anak Tuhan, sebagaimana telah saya terangkan dalam pertemuan 
    pertama.,,
B   Ya pada pertemuan pertama bapak telah terangkan dan..Saya telah   
    mengerti. Menurut pendapat bapak, apakah sebenarnya yang 
    dimaksudkan dengan kata: "Yesus dan Kristus".
A   Apakah saudara belum mengetahui arti dari pada: "dua buah kata"  
    tersebut.
B   Saya mengerti.  Tetapi hanya untuk mencocokkan  saja dengan 
    penafsiran bapak.
A   Baik, Yesus adalah.bahasa Yunani, yang berarti: "melepaskan�,  
    melepaskan manusia dari pada dosa.
B   Dari manakah adanya keterangan bahwa- Yesus. itu berarti 
    melepaskan dosa.
A   Sebetulnya susunan pertanyaan itu timbul dari saya.  Tetapi saya 
    mengerti mungkin saudara akan menguji saya tentang Injil, 
    walaupun begitu saya penuhi juga pengharapan saudara.  "Silahkan 
    periksa di Matius", pasal 1 ayat 21.
B   Di pasal dan ayat ini menyebutkan:
    "Maka ia akan beranakkan seorang anak laki-laki, dan hendaklah   
     engkau namakan Dia, Yesus, karena Ialah yang akan melepaskan  
     kaumnya dari pada segala.dosanya'.

A   Itulah ayatnya.  Arti Kristus ialah �Almasih". Sang Sabda "Adil", 
    �Ratu Salem", dan Ada berapa lagi artinya yang lain : kata 
    Almasih dalam lnjil bahasa Inggris disebut: "Christ the Lord", di 
    dalam Injil bahasa Arab disebut: AI Masih Ar-Robb ". Kata: Lord 
    dan Robb', artinya tuanku. paduka tuan. dan ada juga dengan arti 
    Tuhan, dan lain lain lagi.  Akan tetapi karena Yesus sendiri 
    mengaku bahwa ia bukan Tuhan melainkm utusannya sebagaimana 
    tersebut dalam Kitab lnjil Yohanes pasal 17 ayat 23, dan ia 
    diperanakkan oleh manusia, sebagaimana  tersebut dalam Injil 
    Matius,  pasal 1 ayat 16 dan 21, malah ia sendiri yang berkata 
    dan mengakui bahwa Tuhan itu Esa (Tunggal), sebagaimana 
    disebutkan Dalam Injil Markus, pasal 12 ayat 29 dan di ayat-ayat 
    Injil Yang lain-lain, maka berdasarkan pengakuan Yesus itu, jelas 
    Yesus itu bukan Tuhan dan bukan anak Tuhan.
B   Benar yang bapak maksudkan itu.
A   Selanjutnya harap periksa lagi "Markus", pasal 12 ayat 29.
B   Di sini menyebutkan: "Maka jawab Yesus kepadanya: "Hukum yang   
    terutama inilah: dengarlah olehmu hai Israil, adapun Allah 
    Tuhan kita, ialah Tuhan Yang Esa".
A   jelas bahwa Tuhan itu Esa, artinya satu, "Tunggal" jadi Yesus 
    bukan Tuhan sebagaimana telah saya terangkan.
B   Ya, sudah.bapak terangkan kemarin malam.
A   Periksa lagi "Ulangan" pasal 4, ayat 35
B   Disini menyebutkan.
    Maka kepadamulah Ia itu ditunjuk, supaya diketahui olehmu bahwa  
    Tuhan itu Allah, dan kecuali Tuhan yang Esa tiadalah yang lain 
    lagi."
A   Kitab Injil saudara sendiri yang menyebutkan dan Yesus sendiri 
    yang menyampaikan bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah yang Esa. 
    Jadi tegas sekali Yesus sendiri tidak mengaku menjadi Tuhan. Ini  
    pun telah saya terangkan pada pertemuan kita kemarin malam.
B   Ya, saya sudah mengerti dan menerimanya.
A   Periksa lagi di 'Ulangan" pasal 6 ayat 4.
B   Di Ulangan, pasal dan ayat tersebut menyebutkan demikian.
    "Dengarlah. olehmu hai Israil!  Sesungguhnya Hua Allah kita, Hua 
    itu Esa adanya".
A   jelas didalam Bibel sendiri menyebutkan Allah itu Esa Tunggal. 
    Yesus telah mengakui sendiri bahwa dia bukan Tuhan. Bagaimana 
    pendapat saudara. Kaum Kristen mengatakan Yesus itu Tuhan, 
    sedangkan Yesus sendiri menolak dirinya disebut Tuhan.
B   Ya, saya tidak mengerti dan tambah bingung.
A   Biarlah tidak apa-apa.  Marilah kita teruskan lagi.  Periksa di 
    "Matius", pasal 27 ayat 1.
B   Baik, disini menyebutkan:
    "Setelah hari siang, maka segala kepala imam dan orang tua-tua 
    kaum pun berundinglah atas hal Yesus, supaya dibunuh Dia".
A:  Kalau betul Yesus itu Tuhan mustahi ada manusia merencanakan 
    untuk Membunuh Dia. Silahkan buka lagi di "Matius� pasal 26 ayat 
    38.
B : Di ayat ini ada menyebutkan.  Kemudian kata 'Yesus kepada mereka 
    itu: "Hatiku  amat sangat berduka cita, hampir mati rasa ku; 
    tinggallah kamu disini  dan  berjagalah sertaku".
A   Di ayat itu menyebutkan bahwa Yesus amat sangat berduka cita, 
    Pantaskah ada Tuhan berduka cita.  Ini menunjukkan bahwa Yesus 
    bukan Tuhan.
A   Periksa lagi di "Lukas", pasal 2 ayat 11.
B   Baik, di  ayat ini menyebutkan:  "Sebab pada hari ini sudah 
    lahir  bagimu Juru selamat, yaitu Kristus Tuhan Itu di dalam 
    negeri Daud".
A   Wajarkah Tuhan dilahirkan oleh manusia (Maria).  Terus periksa di 
    "Yohanes", pasal 5 ayat 30.
B   Baik, disini menyebutkan:  "Maka aku tidak boleh berbuat satu apa 
    dari mauku sendiri, Seperti aku dengar begitu aku hukumkan, dan 
    hukumku itu adil adanva, karena tidak aku coba turut mauku 
    sendiri, melainkan maunya Bapa yang sudah mengutus aku".
A   Ayat itu Yesus sendiri yang berkata bahwa ia tidak berkuasa 
    berbuat sekehendaknya. Wajarkah Tuhan tidak berkuasa berbuat 
    sekehendaknya. Diayat itu pun Yesus mengaku sendiri bahwa 
    kehendaknya itu menurut kehendak Tuhan yang mengutus dia.  Kalau 
    Yesus betul Tuhan, tentu tidak dapat diperintah oleh siapa pun.  
    Di ayat ini juga Yesus mengaku, bahwa dia bukan Tuhan melainkan 
    diutus oleh Tuhan.  Yang diutus itu tentu bukan Tuhan.
B   Kalau berdasarkan ayat tersebut,  memang benar keterangan bapak.
A   Kalau begitu jelas bahwa:
    1.  Yesus datang ke dunia ini bukan kemauannya sendiri, tetapi 
        dia utusan Tuhan atas kehendak Tuhan, sebagaimana juga Tuhan 
        telah mengutus Nabi-Nabi dan Rasul-rasul yang lain
    2.  Yesus menghidupkan orang mati bukan mauNya sendiri melainkan 
        atas kehendak Tuhan, sebagaimana juga Ilyas dapat 
        menghidupkan orang mati.
    3.  Yesus dapat menyembuhkan penyakit kusta (lepra), bukan  
        kehendaknya sendiri, melainkan atas kehendak Tuhan, 
        sebagaimana juga llyas dapat menyembuhkan penyakit lepra.
 
   Keterangan saya ini berdasarkan pengakuan Yesus sendiri di ayat 
   tadi bahwa; "tidak Aku coba mauku sendiri, melainkan maunya Bapa 
   yang sudah mengutus Aku".
   Apakah saudara memerlukan lagi ayat-ayat Bibel yang menerangkan 
   pengakuan Yesus sendiri bahwa Ia bukan Tuhan.

B  Buat saya masih memerlukan lagi, bukankah telah saya sampaikan   
   kepada bapak bahwa saya ingin mencari kepuasan dalam meneliti 
   ajaran-ajaran agama, terutama dalam hal Ketuhahanan yang hakiki. 
   Tetapi saya ingin bertanya, dan maaf sebelumnya, bagaimanakah 
   bapak bisa hafal di luar kepala tentang ayat ayat Bibel, dan 
   keistimewaan bapak ini saya merasa kagum.
A  Itu adalah petunjuk Tuhan. Alhamdulillah saya memang mempelajari 
   bermacam agama, akhimya saya bertambah yakin akan kebenaran agama 
   Islam.  Kalau saudara merasa kagum kepada saya, maka saya pun 
   lebih merasa kagum lagi kepada saudara selaku pemeluk agama 
   Kristen berhasrat meneliti ajaran-ajaran agamanya. juga dengan 
   bantuan bapak  Markan ini.  Baiklah kita lanjutkan, silahkan 
   periksa lagi di Ulangan pasal 4 ayat 39.
B  Baik, dipasal dan ayat ini disebutkan sebagai berikut:
   'Maka sekarang ketahuilah olehmu dan perhatikanlah. ini baik 
   baik,  bahwa Tuhan itulah Allah,  baik di langit  yang di atas, 
   baik dibumi yang di bawah dan kecuali Ia tidaklah lain lagi".
A  Tegas sekali di Bibel sendiri yang menyebutkan bahwa tidak ada 
   Tuhan melainkan Allah. jadi Yesus pun bukan Tuhan.  Ayat ini tentu 
   tidak dapat diputar-putar lagi Kalau ada penganut agama  
   Kristen mengakui Yesus itu Tuhan, maka pengakuannya bertentangan 
   dengan kitab sucinya sendiri, dan bertentangan pula dengan ajaran 
   Yesus.
B  Tetapi dalam Injil "Yohanes" pasal 10 ayat 38 ada menyebutkan :
   "Supaya kamu dapat tahu dan percaya, yang Bapa ada di dalam Aku, 
   dan Aku di dalam  Bapa". Ayat ini menunjukkan bahwa Yesus di dalam 
   Tuhan., dan Tuhan didalam Yesus, maksudnya Tuhan dan Yesus itu 
   Satu adanya, atau  singkatnya bahwa 'Yesus pun Tuhan.  Juga di 
   dalam "Yohanes" pasal 14 ayat 11 ada menyebutkan: "Percayalah yang 
   aku ini dalam  Bapa, dan Bapa dalam aku".
   Ayat ini pun menunjukkan bahwa Yesus dan Tuhan adalah satu Jadi 
   Yesus pun Tuhan.

A  Kalau saudara berpegang dengan ayat tersebut, bahwa Yesus itu 
   maka saudara harus mengakui juga bahwa Tuhan itu Yesus, dan Yesus
   itu Tuhan
B  Tidak demikian, tetapi Yesus dan Tuhan itu satu.
A  Kalau begitu, saya ingin bertanya: "Di ayat itu ada dua rangkaian 
   kata ialah. "Yesus dan Tuhan".  Siapakah yang lebih berkuasa 
   diantara keduanya. Tuhan Bapa kah atauYesus.
B  Tentu Tuhan Bapa.
A  Kalau masih ada yang lebih kuasa dari Yesus, maka Yesus tentu 
   bukan Tuhan, Iebih jelas periksa di lnjil " Yohanes" pasal II ayat 
   28.
B  Baik, di ayat ini, ada menyebutkan:
  "Kamu sudah dengar aku bilang, yang aku pergi serta datang  
   kembali sama kamu.  Coba kamu cinta sama aku , sebab aku sudah  
   bilang: "yang aku pergi sama Bapa, karena Bapaku itu lebih
   dari aku".
A  Di ayat ini Yesus  sendiri mengatakan: "Bapaku itu lebih dari 
   aku", ini menunjukkan bahwa, kalau Yesus itu Tuhan, maka Dia 
   adalah Tuhan yang tidak sempurna, oleh karena masih ada yang 
   melebihi tingkatnya. Yang tidak sempuma itu tentu bukan Tuhan.  
   Harap saudara periksa lagi di Injil "Yohanes" pasal 12, ayat 45.
B  Baik, di pasal dan ayat tersebut inenyebutkan sebagai berikut "Dan 
   barang siapa yang melihat aku, dia melihat sama Dia yang mengutus 
   aku'.
A  PantaskahTuhan diutus. KalauYesus itu Tuhan, mengapa ada Tuhan
   yang di utus.  Maksud ayat tersebut siapa yang melihat Yesus, 
   seolah olah ia melihat Tuhan yang mengutus Yesus.  Jadi perkataan 
   Yesus di atas menunjukkan bahwa ia bukan Tuhan, melainkan utusan 
   Tuhan.
B  Saya belum meneliti maksud ayat di Yohanes pasal 10 ayat 30 dan 
   pasal 14.ayat 11 yang menyebutkan bahwa "Bapa dalam aku dan aku 
   dalam Bapa", seperti yang telah saya bacakan tadi.  Akan tetapi 
   dalam ayat ini saya berpendapat ada dua macam penafsiran:
   1.   Yesus adalah Tuhan.
   2.   Berdasarkan 1njil "Yohanes     pasal 12 ayat 45 yang kita baca
        itu menvebutkan, Yesus itu adalah utusan Tuhan.  Utusan disini
        maksudnya selaku Tuhan ia menyampaikan sendiri ajarannya     
        kepada manusia.
A  Ayat itu bukan berarti mempunyai dua macam penafsiran, tetapi di 
   antara dua ayat tersebut yakni di Yohanes pasal 10 ayat 30, dan 
   pasal 14 ayat 11, dan Yohanes pasal 12 ayat 45 itu adalah 
   bertentangan.  Di satu ayat ditafsirkan Yesus itu Tuhan, dan di 
   ayat lain disebutkan bahwaYesus, itu utusan Tuhan. jadi di dalam 
   Injil sendiri ayat-ayatnva antara yang, Satu dengan ayat yang lain 
   saling bertentangan.  Kita perlu ingat kembali pada pembicaraan 
   kita semula, kalau ada kitab suci yang isinya. berselisih antara 
   satu ayat dengan ayat yang, lain, 'maka apakah kitab suci itu 
   masih dipertahankan kesuciannya?
B  Betul, kita telah bicarakan hal itu pada pertemuan yang lalu.
A  Andaikan saudara masih juga mau mempertahankan ketuhanan Yesus 
   dengan berdasarkan ayat Bibel yang menyebutkan: "Yesus dalam Bapa 
   dan Bapa dalam yesus", sebagaimana tersebut dalam "Yohanes" pasal 
   10 ayat 38, dan pasal 14 ayat 11 itu, maka saudarapun akan dijawab 
   oleh kitab Injil saudara sendiri, bahwa penafsiran saudara itu 
   tidak benar.
B  Dimanakah menvebutkan demikian?
A  Silahkan saudara periksa di "Injil Yohanes", pasal 17 ayat 21.
B  Di pasal dan ayat ini menyebutkan:
   "Supaya semua jadi satu, ia Bapa! seperti Bapa dalam saya, dan 
   saya dalam Bapa dan supaya dia orang jadi satu dalam kita, biar 
   dunia percaya Bapa sudah mengutus saya.
A  Jelas diayat ini kalau Yesus sendiri berkata, bahwa Yesus dalam 
   Bapa dan Bapa dalam Yesus dan muridnya pun ada dalam Bapa.  Kalau 
   begitu harus saudara akui bahwa murid-murid Yesus pun tuhan juga.
B  Kalau begitu bagaimana arti yang sebenarnva ayat itu menurut bapak.
A  Kalimat,"Bapa dalam saya', dan muridnya jadi satu dengannya (Allah
   dan Yesus) di ayat tersebut maksudnya, supaya Yesus senantiasa 
   tidak melupakan Allah (Bapa) demikian juga muridnya tidak 
   melupakan Yesus dan Allah (Bapa).  Dan di akhir ayat tersebut 
   Yesus berkata "biar dunia percaya yang Bapa mengutus saya".  
   Rangkaian kata-kata itu tegas sekali Yesus mengakui bahwa ia bukan 
   anak melainkan utusannya.  Dan teruskan saudara baca di " Yohanes" 
   pasal 17 ayat 23.
B  Baik, ayat tersebut menyebutkan:
   "Saya dalam dia orang, dan Bapa dalam saya, supaya dia orang jadi 
   satu dengan sempurna, dan supaya dunia boleh tahu yang Bapa sudah 
   mengutus saya".
A  Apakah susunan ayat tersebut belum jelas bahwa Yesus-sendiri yang 
   berkata dan mengaku bahwa ia bukan Tuhan, melainkan utusan Tuhan.  
   Apakah saudara masih belum puas tentang ayat-ayat Injil yang 
   menunjukkan bahwa Yesus bukan Tuhan, karena saya anggap telah 
   cukup banyak tunjukkan kepada saudara.
B  Sebagaimana telah saya sampaikan kepada bapak, saya.ingin 
   kepuasan.  Sebetulnya keterangan-keterangan bapak' telah memuaskan 
   saya, namun. demikian kalau masih ada ayat-ayatnya saya harap 
   bapak tunjukkan.
A  Balk saya penuhi pengharapan saudara, silahkan saudara periksa di 
   Kitab "Samuel" yang kedua pasal 7 ayat 22.
B  Pasal dan ayat tersebut menyebutkan sebagai berikut:
   Maka sebab itu besarlah Engkau, ya Tuhan Allah karena tiada yang  
   dapat disamakan dengan Dikau dan tiada Allah melainkan Engkau  
   sekedar yang telah kami dengar telinga kami".
A  Di ayat ini jelas bahwa Yesus sendiri menghadapkan kata-katanya 
   kepada Allah, bahwa tiada yang dapat disamakan dengan Allah.  Jadi 
   Yesus sendiri mengakui bahwa dirinya tidak sama dengan Tuhan, 
   dengan lain kata ia bukan Tuhan.  Dan ditengah-tengah ayat itu 
   Yesus sendiri berkata: "tiada Allah melainkan Engkau".  Jadi Yesus 
   termasuk yang lain, yakni ia bukan Tuhan Allah.  Rangkaian ayat 
   tersebut, Yesus sendiri yang berkata bahwa, "tiada Tuhan melainkan 
   Allah" mengapa kaum Kristen mengangkat Yesus selaku Tuhan.  
   Silahkan periksa lagi Injil "Yohanes" pasal 17 ayat 8.
B  Baik, ayat tersebut adalah sebagai berikut:
   Karena segala firman yang telah Engkau firmankan kepadaku, itulah 
   Aku sampaikan kepada mereka itu, dan mereka itu sudah menerima 
   dia, dan mengetahui dengan sesungguhnya bahwa Aku datang dari 
   adamu, dan lagi mereka itu percaya bahwa Engkau yang menyuruh Aku".
A  Diayat ini Yesus sendiri berkata bahwa ia menerima firman dari 
   Allah. Kalau Yesus Tuhan, tentunya tidak membutuhkan firman dan    
   siapa pun juga.  Di akhir ayat itu juga Yesus sendiri berkata 
   bahwa "Engkaulah yang menyuruh aku".  Jadi Yesus itu bukan Tuhan, 
   melainkan pesuruh Tuhan, sebagaimana Nabi-Nabi dan utusan-utusan 
   Allah yang lain lain juga.  Teruskan saudara periksa Injil 
   "Matius" pasal 26 ayat 2.
B  Baik, disini menyebutkan:
   "Kamu memang mengetahui bahwa dua hari lagi akan ada hari raya 
   Paskah, dan Anak manusia akan diserahkan supaya Ia disalibkan".
A  Yang dimaksud dengan anak manusia . di ayat itu ialah Yesus 
   sendiri. Jadi jelas Yesus mengakui bahwa ia bukan anak Tuhan, 
   melainkan anak manusia.  Lanjutkan periksa Injil "Matius" pasal 5 
   ayat 45.
B  Baik, ayat ini menyebutkan:
   "Supaya kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di surga�
A  Cukup sampai disitu.  Di ayat ini saudara saksikan sendiri bahwa 
   Yesus sendiri yang berkata kepada murid-muridnya, supaya kamu 
   menjadi anak-anak Bapamu yang di surga; yakni apabila murid-
   muridnya taat atas perintah-perintah Tuhan, menurut Yesus mereka 
   akan jadi anak Tuhan juga.  Berdasarkan ayat Bibel tersebut 
   tentunya anak tuhan akan menjadi banyak jumlahnya, bukan Yesus 
   saja.
B  Tetapi di Injil "Yohanes" pasal 1 ayat 34 menyebutkan:
   Maka aku sudah melihat itu, serta bersaksi yang dia inilah anak 
   Allah'. Juga di  Injil "Matius" pasal 3 ayat 17 menyebutkan.
   "Maka suatu suara dari langit mengatakan,: 'Inilah Anakku yang 
   Kukasihi, kepadanya pun Aku berkenan".
   Di Injil "Lukas" pasal 1 ayat 32 juga menyebutkan:
   "Maka ia akan menjadi besar, dan la akan dikatakan Anak Allah yang 
   maha tinggi, maka Allah, Tuhan Kita, akan mengaruniakan kepadanya 
   takhta Daud, nenek moyangnya itu'.
   Di "Ibrani", pasal 4 ayat 14 menyebutkan:
  'Sedangkan ada kepada kita,seorang Imam Maha besar yang sudah
   melintas segala langit, yaitu Yesus Anak Allah. maka bendaklah  
   kita memegang pengakuan itu Dan masih banyak lagi ayat-ayat Bibel  
   yang menerangkan bahwa 'Yesus Anak Allah.  Kalau bapak memerlukan 
   akan saya tunjukkan ayat-ayatnya.
A  Saya mengerti bahwa ayat-ayat Bibel yang menyebutkan Yesus Anak 
   Allah sebagamiana tersebut di:
  "Matius':Pasal 3 ayat l7, pasal 4ayat 3, pasal 14 ayat 33, pasal 26 
   ayat63 dan pasal 16 ayat 17.
   "Yohanes":   Pasal 3 ayat 16, pasal 1 ayat 34 dan ayat 40, pasal   
   17 ayat 1, pasal 19 ayat 7, pasal 16 ayat 27 dan ayat 30, pasal 15 
   ayat 23, dan beberapa ayat lainnya di Yohanes.
   "Roma": Pasal 1 ayat 9, pasal 5 ayat 10, pasal 8 ayat 3, pasal 29 
   ayat 32."Galatia": Pasal 1 ayat 16, pasal 4 ayat 4 dan 6.
   ".Lukas': Pasal 1 ayat 32 dan 35, pasal 3 ayat 22, pasal 4 ayat 3 
   dan 9, pasal 4 ayat 34 dan 41.
   "Ibrarni': Pasal 1 ayat 2,5 dan 8, pasal 3 ayat 6, pasal 4 ayat 
   14, pasal 5 ayat 5 dan 8.
   "Matius": Pasal 2 ayat,15, pasal 3 ayat 17, pasal 4 ayat 3 dan 
   ayat 6, pasal 14 ayat 33, pasal 26 ayat 63, pasal 16 ayat 17.
   "Korintus": Pasal 1 ayat 9.

   Dan masih ada berapa ayat lain di Kitab Inji lyang menyebutkan 
   yesus Itu anak Allah , tetapi maksudnya bukan Anak Allah yang 
   sebenarnya, karena Yesus sendiri mengaku dikitab lnjil bahwa ia 
   adalah utusan bukan anak. Dan ia sendiri berkata: "anak manusia 
   "bukan anak Tuhan. Jadi jumlah ayat-ayat dikitab lnjil bahwa ia 
   adalah utusan Allah bukan Allah. Dan ia sendiri berkata: "anak 
   manusia' bukan anak Tuhan.  Jadi jumlah ayat-ayat di kitab Injil 
   yang menyebutkan Yesus itu anak Allah tidak menjamin kebenarannya 
   bahwa ia anak Allah betul betul sebagaimana kita sering mendengar 
   ucapan-ucapan, "anak kapal', "anak sekolah", tidak berarti bahwa 
   kapal dan sekolah itu beranak, melainkan mempunyai arti bahwa 
   orang itu selalu terikat oleh peraturan-peraturan kapal dan 
   pelajaran-pelajaran disekolah. Periksa lagi "Yohanes" pasal 5 ayat 
   30.

B  Ayat tersebut demikian bunyinva:

   "Suatu pun tidak aku dapat berbuat menurut kehendakku sendiri, 
   melainkan Aku menjalankan hukun sebagaimana yang Aku dengar, dan 
   hukumku itu adil adanya : karena bukannya Aku mencari kehendak 
   Diriku, melainkan kehendak Dia yang menyuruh Aku".
A  Di sini jelas sekiranya Yesus itu Tuhan, tentu dapat berbuat 
   sekehendaknya sendiri.  Tetapi di Bibel sendiri menyebutkan bahwa 
   perbuatan Yesus itu adalah kehendak Tuhan.  Dan sekiranya Yesus 
   itu Tuhan, tentunya tidak ada yang mengutus.  Mustahil Tuhan 
   menjadi utusan Tuhan, atau dengan lain kata "Utusan Tuhan itu 
   adalah Tuhan", bisakah terjadi demikian.
B  Sudah jelas dan terima kasih.
A  Silahkan periksa lagi di "Yohanes" pasal 3 ayat 13.
B  Baik di sini menyebutkan:

   "Seorang pun tiada naik ke surga, kecuali la yang sudah turun 
   dari surga, yaitu anak manusia".
A  Jelas di Bibel sendiri menyebutkan bahwa Yesus sendiri adalah anak 
   manusia bukan anak Tuhan
B  Betul berdasarkan ayat tersebut Yesus adalah anak manusia.
A  Periksa lagi di "Matius" pasal 27 ayat 30.
B  Baik, di sini menyebutkan:

   "Maka mereka itu pun meludahi Dia, serta mengambil bulu itu memalu 
   kepalanya".

A  Kalau Yesus itu betul Tuhan, bagaimana Tuhan bisa diludahi dan 
   diperolok-olokkan.  Mengapa ada Tuhan yang begitu lemah.  Sesuai 
   dengan pengharapan saudara supaya puas dengan soal Ketuhanan Yesus 
   menurut Bibel dan perkataan Yesus sendiri ada menyebutkan Ia bukan 
   Tuhan, sekali lagi periksa di "Matius" pasal 21 ayat 18 dan 19.
B  Baik, di sini disebutkan:

   "Pada pagi-pagi harinya, apabila Ia kembali ke negeri itu, Ia 
   merasa lapar.  Serta dipandangnya sepohon ara di sisi jalan, 
   pergilah la kesitu dan didapatinya suatu apa pun tiada di pohon 
   itu, melainkan daun sahaja.  Lalu berkatalah la kepadanya : 
   Janganlah jadi buah dari padamu lagi selama-lamanya.  Maka dengan 
   seketika itu juga layulah pohon ara itu".
A  Kalau Yesus itu Tuhan tentu ia tidak akan mengutuk pohon itu 
   supaya tidak berbuah melainkan ia akan menciptakan buah pada pohon 
   itu dengan kekuasaannya selaku Tuhan.  Akan tetapi pohon yang 
   tidak berbuat kesalahan apa-apa kepada Yesus dan pohon yang tidak 
   tahu apa-apa itu malah dikutuk oleh yesus.                 
   Wajarkah Tuhan mengutuk makhluk yang tidak bersalah.  Padahal 
   kalau betul yesus itu Tuhan tentu Ia berkuasa menciptakan pohon 
   itu supaya mengeluarkan buahnya seketika itu juga, tidak lalu 
   mengutuknya.

B  Bapak hafal betul tentang ayat-ayat di kitablnjil,  jadi sudah 
   jelas berdasarkan ayat-ayat Injil yang bapak sebutkan dan 
   dikuatkan lagi dengan beberapa ayat lainnya, nyatalah bahwa Yesus 
   itu bukan anak Tuhan.

A  Persoalan Yesus anak Tuhan itu telah kita bicarakan bahwa pada 
   pertemuan pertama, dan sudah dibereskan oleh Injil sendiri yang 
   menyebutkan bahwa selain Yesus masih banyak lagi beberapa manusia 
   yang harus di akui anak Tuhan, dan seharusnya mereka itu diakui 
   juga oleh golongan Kristen, menjabat anak Tuhan, bukan Yesus saja, 
   karena berdasarkan Kitab Injil sendiri anak Tuhan itu banyak.
B  Ya, betul kita telah bicarakan tentang itu.
A  Supaya lebih jelas, baiklah saya ulangi, diInjil menyebutkan 
   bahwa:.
   1.   Daud anak Allah yang sulung (Mazmur pasal 89 ayat 28).
   2.   Yakub (Israil) adalah anak Allah yang sulung (Keluaran, pasal 
        4 ayat 99 dan 23).
   3.   Afraim adalah anak Allah yang sulung (Yeremia pasal 31 ayat  
        9 )jadi Daud anak allah yang sulung, Yakub anak allah yang 
        sulung dan Afraim juga anak Allah yang sulung. 
  
   Ketiga-tiganya atau kesemuanya adalah sulung.  Yang manakah yang 
   betul-betul sulung.  Apakah ayat ayat ini benar semuanya, 
   ataukah salah semuanya.  Karena itu saya jelaskan bahwa 
   "Anak' yang tersebut dalam bibel itu, tidakberarti anak Allah 
   yang sebenarnya melainkan maksudnya ialah kekasih Allah, atau  
   mereka yang taat kepada perintah-perintah Tuhan.

B  Saya sudah mengerti, terima kasih.
A  Tetapi saudara mungkin belum mengerti betul tentang arti "'anak 
   dan Bapa" dalam bahasa Ibrani, atau susunan bahasa yang terpakai 
   dalam Bibel.

B  Kalau begitu bagaimanakah arti yang sebenarnya.
A  Dalam bahasa Ibrani kata "Bapa" itu dipakai buat Tuhan, sedangkan 
   kata "anak" dipakai buat mereka yang dihormati, seperti para Nabi, 
   para Rasul.
B  Dasar apakah yang dipergunakan oleh bapak tentang keterangan itu.
A  Saya sudah sebutkan  pada pertemuan yang pertama, ialah tersebut 
   dalam "Injil Matius".
B  Saya tidak ingat, di pasal dan ayat berapa.
A  Silahkan buka di "Matius", pasal 5 ayat.9.
B  Baik, di sini disebutkan:

   "Berbahagialah segala orang yang mendamaikan orang karena mereka 
   itu akan disebut anak Allah.

A  jelas, siapa saja mendamaikan manusia akan disebut atau akan 
   menjabat "Anak Allah', kalau begitu anak Allah itu ratusan, 
   ribuan, malah mungkin jutaan orang jadi bukan Yesus saja..
B  Apakah tidak sebaiknya kita lanjutkan besok malam saja, karena 
   sudah larut malam.
A  Terserah saudara, tetapi baiklah besok malam saja kita 
   lanjutkan.


______________________________________________________

------------------------------------------------------------------------
eGroups Spotlight:
"drumkeeranfolk" - Irish folk stories and the Drumkeeran Family.
http://offers.egroups.com/click/243/1

eGroup home: http://www.eGroups.com/list/mimbarbebas
Free Web-based e-mail groups by eGroups.com

Kirim email ke