---------------------------------------------------------- Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED] with body mail: "signoff indonews" need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED] with body mail: "info refcard" ---------------------------------------------------------- ----------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. ----------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Friday 23 April 1999 15:10 UTC ** BELUM ADA PENANDATANGANAN KESEPAKATAN TIMOR TIMUR ** DPR MENYETUJUI UNDANG-UNDANG PENGIMBANGAN KEUANGAN ** MILOSEVIC MENOLAK KEHADIRAN TENTARA INTERNASIONAL DI KOSOVO ** TOPIK FOKUS AKHIR PEKAN: BENARKAN SEORANG MANTAN MENTERI TERLIBAT DALAM PEMBOMAN MESJID RAYA ISTIQLAL? ** TOPIK FOKUS AKHIR PEKAN: PRAMOEDYA ANANTA TOER MENJADI SELEBRITI DI NEW YORK * BELUM ADA PENANDATANGANAN KESEPAKATAN TIMOR TIMUR Para menteri luar negeri Indonesia dan Portugal menyatakan, memang telah dicapai kemajuan dalam pembicaraan Timor Timur, tetapi Jumat ini belum akan menandatangani kesepakatan. Menlu Ali Alatas bersama Menlu Portugal Jaime Gama didampingi Sekretaris Jenderal PBB Kofi Annan, telah dua hari membicarakan masa depan Timor Timur. Masih dibutuhkan satu putaran pembicaraan lagi untuk membicarakan rincian usulan rencana otonomi luas yang diajukan Indonesia. Sementara Sekjen PBB menyatakan, pembicaraan berlangsung cukup baik dan diharapkan dapat memberikan keterangan lebih lanjut Jumat ini juga. Sementara itu diberitakan, Jumat ini sedikitnya dua orang tewas akibat bentrokan baru di Timor Timur. Sumber lain menyatakan delapan orang tewas. Menurut berita lebih dari seribu anggota ABRI menyerang empat kubu milisia anti-integrasi. Bentrokan ini pecah dua hari setelah penandatanganan persetujuan, yang harus mengakhiri pertikaian di Timor Timur. * DPR MENYETUJUI UNDANG-UNDANG PENGIMBANGAN KEUANGAN Jumat ini DPR menyetujui undang-undang pengimbangan keuangan yang mengatur pembagian keuntungan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah. Undang-undang yang disetujui keempat faksi, bertujuan untuk menciptakan dasar hukum resmi dalam sistem keuangan pemerintah daerah. Undang-undang ini menetapkan bahwa pemerintah daerah menerima 30% keuntungan penambangan gas alam, sementara pemerintah pusat menerima 70%. Selanjutnya Pemda juga menerima 15% persen dari pengilangan minyak di darat, 40% dari dana reboisasi, 80% dari produksi perikanan dan pertambangan umum serta 90% dari pajak tanah dan bangunan. * MILOSEVIC MENOLAK KEHADIRAN TENTARA INTERNASIONAL DI KOSOVO Departemen Luar Negeri Yugoslavia mengakhiri kesimpangsiuran berita hasil pembicaraan utusan khusus Rusia untuk Yugoslavia, mantan Perdana Menteri Viktor Chernomyrdin dengan Presiden Yugoslavia, Slobodan Milosevic. Sebelumnya Moskow memberitakan Milosevic bersedia menerima penempatan tentara perdamaian internasional, dengan syarat pasukan tersebut berada di bawah pengawasan PBB dan bukan NATO. Milosevic sendiri menginginkan kehadiran misi internasional. Beograd menekankan Yugoslavia tetap menolak kehadiran tentara asing di Kosovo. Masih belum jelas apakah Chernomyrdin akan terbang ke Washington untuk membicarakan masalah ini. Para pemimpin negara anggota NATO berkumpul di Washington untuk memperingati ulang tahun NATO ke-50. Sebelumnya Presiden Amerika Serikat Bill Clinton dan Perdana Menteri Inggris, Tony Blair menolak usulan Beograd, karena tidak memenuhi semua tuntutan NATO. Jumat pagi ini NATO menggempur stasiun pusat televisi nasional Serbia di ibukota Beograd. 15 orang diberitakan tewas dan puluhan lainnya cedera. Sementara ini puluhan pesawat tempur NATO sedang dalam perjalanan ke Yugoslavia untuk memulai serangan udara baru. * PEMIMPIN KHMER MERAH MUNGKIN DIHADAPKAN KE PENGADILAN Para mantan pemimpin Khmer Merah mungkin akan diajukan ke pengadilan, untuk mempertanggungjawabkan tindakan mereka. Demikian dinyatakan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen, dalam wawancara dengan televisi nasional. Tiga orang pemimpin Khmer Merah sekarang ditahan pihak kehakiman Kamboja. Panglima militer Ta Mok ditahan, sedangkan mantan Presiden Khieu Samphan dan idelog Khmer Merah Nun Chea, menyerahkan diri secara sukarela. Selanjutnya Perdana Menteri Hun Sen menyatakan, tidak mempunyai hubungan lagi dengan masa lalunya sebagai komandan Khmer Merah. Pemerintah Kamboja menyatakan hal ini, karena besarnya jumlah warga yang tewas dibunuh. Rejim Khmer Merah bertanggung jawab atas tewasnya dua juta warga Kamboja di tahun 70-an. Pemimpin tertinggi Khmer Merah, Pol Pot, meninggal dunia setahun lalu di tempat persembunyian di tengah hutan. * PARTAI KONGRES INDIA MASIH MENCARI MITRA KOALISI Kelihatannya semakin kecil kemungkinan bahwa Partai Kongres India dapat membentuk pemerintah koalisi baru, karena sebuah partai regional, menolak memberikan dukungan. Dua puluh orang anggota Partai Samaywadi menyatakan, baik Partai Kongres maupun pemerintah pimpinan Perdana Menteri Atal Behari Vajpayee, bertanggung jawab atas krisis politik di India. Pemimpin Partai Mulayam Singh tidak bersedia mendukung kedua belah pihak, karena dasar-dasar agama kedua partai bertentangan dengan tradisi pemisahan politik dan agama di India. Pemimpin Partai Kongres Sonia Gandhi, harus mencari dukungan anggota parlemen untuk membentuk pemerintah minoritas atau pemerintah koalisi. Kabinet Vajpayee mengundurkan diri minggu lalu. * SUMBANGAN KABINET BELANDA UNTUK MALUKU Kabinet Belanda memutuskan memberikan sumbangan kemanusiaan sebesar satu juta gulden, sekitar setengah juta dolar kepada Maluku. Dana tersebut tidak akan diserahkan secara langsung kepada pemerintah Propinsi Maluku, tetapi melewati instansi internasional seperti UNICEF, WHO dan UNHCR, yang merupakan organisasi PBB. Saat ini penduduk Maluku sangat membutuhkan bantuan pangan dan tempat tinggal sementara untuk para pelarian. Sekitar 300 orang warga tewas akibat pertikaian agama antara muslim dan Kristen di Maluku. Ratusan bangunan serta rumah tinggal hancur atau terbakar habis. Bantuan ini diberikan setelah kabinet berbicara dengan sejumlah organisasi Maluku di Belanda. * DITEMUKAN BOM DI SEKOLAH MENENGAH LITTLETON Polisi di kota Littleton, negara bagian Colorado, Amerika Serikat menemukan bom seberat 15 kilogram, di sekolah menengah di mana dua anak laki-laki menembak mati teman-teman mereka Selasa kemarin. Bom ini disembunyikan di dapur sekolah. Dengan penemuan ini semakin kuat dugaan bahwa kedua anak tersebut mendapat bantuan dari luar. Setelah tembak menembak terjadi, polisi menemukan puluhan bom buatan di berbagai sudut sekolah. Lima belas orang tewas, dan kedua anak laki-laki yang berusia antara 17 dan 18 tahun ini, kemudian bunuh diri. Dua puluh empat orang lainnya masih dirawat di rumah sakit. * DUA ORANG TEMAN DEKAT ANWAR IBRAHIM DIAJUKAN KE PENGADILAN Di ibukota Malaysia, Kuala Lumpur, dua orang teman dekat mantan wakil Perdana Menteri Anwar Ibrahim, resmi diajukan ke muka hakim. Kakak tiri Anwar Ibrahim resmi dituduh melakukan tindakan seksual terlarang, dan berdusta di bawah sumpah. Demikian pula mantan sekretaris pribadi Anwar Ibrahim. Keduanya menyatakan, dipaksa memberikan pernyataan palsu sewaktu ditahan polisi. Anwar Ibrahim sendiri harus menjalani hukuman penjara enam tahun dengan tuduhan korupsi. * BENARKAH SEORANG MANTAN MENTERI TERLIBAT DALAM PEMBOMAN MESJID RAYA ISTIQLAL? INTRO: Ketua Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam, Kisdi, Achmad Sumargono berpendapat, pemboman Mesjid Istiqlal itu pola lama intelijen. Ditambahkannya, pelakunya bisa jadi merupakan kelompok radikal yang selama ini dipelihara untuk kepentingan intelijen. "Memang belum bisa dipastikan motif pemboman Istiqlal itu, namun menurut pengetahuan saya, memang ada barisan radikal yang sengaja dipelihara militer untuk suatu waktu digunakan sebagai kepentingan intelijen", kata Ahmad Sumargono. Lebih lanjut bisa diikuti ulasan redaksi di Hilversum: Dalam menjawab pertanyaan wartawan, Mayjen Polisi Noegroho Djajoesman mengakui telah memeriksa pedepokan di Cijeruh Bogor yang diduga merupakan tempat latihan para pembom. "Secara kasat mata saya melihat ada tempat latihan mereka", katanya. Tetapi Noegroho Djajoesman yang di kalangan mahasiswa dikenal sebagai orang yang terkait dengan kasus penembakan pahlawan mahasiswa Rene Coenraad pada tahun 70-an, tidak tahu kelompok mana yang berlatih di sana. Kepada pers ibukota ia menyatakan khawatir jangan sampai ada penyesatan pengakuan. Misalnya tersangka mengaku dari kelompok ini, tetapi ternyata dari kelompok lain, jelasnya. Saya tidak mau terpengaruh dengan nama kelompok tersebut, kata Noegroho Djajoesman. Memang bisa saja kalangan intel tertentu mengaku sebagai anggota kelompok Angkatan Mujahidin Islam Nusantara atau AMIN yang melakukan pengeboman. Suatu sumber lain mengatakan bahwa para petugas sebenarnya sudah mencium jejak keterlibatan seorang mantan menteri yang tergolong dalam barisan sakit hati. Tetapi para pemeriksa dilarang mengarahkan penyidikan ke arah mantan jenderal yang berhubungan sangat dekat dengan putra-putri mantan presiden Soeharto. Diperoleh keterangan pula bahwa dana sebesar Rp. 200 juta berasal dari kalangan putra-putri ini. Maka mungkin saja benar keterangan tokoh Islam Nurcholis Madjid, bahwa pemboman terhadap kompleks perkantoran di Masjid Istiqlal tidak dilakukan kelompok non- Islam, melainkan dilakukan kelompok Islam sendiri. Pemboman itu merupakan perwujudan suatu konflik politik di kalangan intern Islam sendiri, kata Nurcholis. Informasi antar kalangan gerakan-gerakan Islam biasanya cukup cepat dan akurat, kata suatu sumber lain. Tetapi benarkah di samping mantan menteri ini ada pula keterlibatan seorang mantan Da'i Humpus serta seorang ex-wartawan? Hanya polisi nampaknya yang dapat menjawab hal itu, katanya. * PRAMOEDYA ANANTA TOER MENJADI SELEBRITI DI NEW YORK INTRO: Pramoedya Ananta Toer, sastrawan Indonesia termasyhur, mantan anggota LEKRA dan sekarang anggota PRD, pekan ini menjadi selebriti di pusat kapitalisme dunia, New York. Pram yang sudah jompo dan tuli itu tetap tegar dan menjadi pujaan cendekian New York karena semangat humanismenya terpancar dengan kuat. "Kunjungan saya ke Amerika adalah suatu kemenangan terhadap militarisme dan fasisme," katanya. Berikut laporan rekan Aboeprijadi Santoso dari New York: Kunjungan sastrawan Paramoedya Ananta Toer di Amerika Serikat memang secara tidak disengaja bersamaan waktu dengan hangatnya soal Timor Timur yang mencemarkan nama baik Indonesia. Sebaliknya Pramoedya dengan penampilannya yang tegar dan konsisten, malah mengangkat nama baik bangsa dan budaya bangsanya. Kamis malam Pram menjadi tamu besar dari organisasi bergengsi Asia Society, di New York, berceramah dan menjawab pertanyaan-pertanyaan di muka lebih dari 250-an masyarakat cendekia. Dia memperkenalkan terjemahan Inggris bukunya yang berjudul "Nyanyi Sunyi Seorang Bisu". Pemred Majalah Tempo Goenawan Mohammad diundang pula untuk memaparkan apresiasinya terhadap Pram. Tampil dengan surjan, kemeja tradisional Jawa yang berwarna abu-abu, Pramoedya tampak segar meskipun tampak tua. "Dia tak mau pakai dasi," kata Ibu Maemunah, istri Pramoedya yang menyertai suaminya beserta pula Joesoef Isak, dari Hasta Mitra, penerbit buku-buku Pram. Barangkali inilah untuk pertama kalinya seorang sastrawan Indonesia tampil begitu megah dan disambut amat hangat di negeri Paman Sam. Pram yang dianugerahi Freedom to Write Award, dari organisasi penulis PEN dan peraih Hadiah Magsaysay ini, telah mengukuhkan posturnya sebagai sastrawan kaliber internasional. Pramoedya juga telah berulang kali menjadi kandidat untuk hadiah Nobel Sastra, meskipun tidak kunjung memperolehnya. Di negerinya sendiri, dia tidak selalu dihormati pada proporsinya. Akan tetapi organisasi Amerika, Asia Society, kumpulan cendekia, budayawan dan diplomat Amerika dan Indonesia itu, menyebut Pramoedya sebagai "Indonesia's greatest living writer," penulis Indonesia terbesar yang hidup dewasa ini. Dengan demikian Pram yang mengharumkan kebudayaan bangsa ini, menjadi sebuah sisi lain dari isyu Timor Timur yang mencemarkan nama baik bangsa. Meskipun Pramoedya juga sebuah sosok politik, tetapi sosok itu terwujud sebagai pancaran semangat humanismenya. Katanya, ketika pertama kali berada di Amerika Serikat ini, dia kagum melihat berbagai bangsa bisa hidup damai. Sementara hal itu telah menjadi langka di tanah airnya sendiri, katanya. Kunjungannya di Amerika ini dinilainya sebagai kemenangan terhadap rejim militaristis dan fasistis yang berkuasa selama 30-an tahun di Indonesia. Kata-kata itu segera disambut dengan tepuk tangan meriah, suatu ovasi yang berkepanjangan. Jadi kalau Pram diminta memberi nasihat kepada para pemimpin Indonesia sekarang, apakah nasihatnya? Pramoedya menjawab dengan singkat dan tegas, milikilah wawasan keindonesiaan. Pada masa Soekarno wawasan itu menjadi arus umum, semua orang ikut arus itu. Nation building istilahnya. Akan tetapi sekarang istilah itu bahkan tidak pernah disebut lagi, demikian jelas Pram. Indonesia telah menjadi abstrak bagi orang-orang Indonesia sendiri, katanya pula. Akhirnya ketika ditanya apakah dia seorang komunis, Parmoedya dengan enteng menjawab, Orde Baru sudah mengangkat saya menjadi komunis, entah komunis nomor yang berapa dan ini diperkuat oleh pers Orde Baru. Saya sendiri hanya berpihak kepada kebenaran dan keadilan, barangkali itulah Pram-isme, katanya sambil bergurau yang mengundang tepuk tangan lagi dan ketawa publik. Pramoedya Ananta Toer yang sejak tahun 59 tidak pernah ke luar negeri, diundang oleh berbagai organisasi Amerika atas biaya Ford Foundation, melawat ke Amerika dan Kanada sampai akhir Mei, lalu akan menuju ke Eropa. Dia mendapat gelar Doktor Honoris Causa dari dua universitas beken, paling sedikit di Amerika, dan tampil rata-rata dua kali di setiap kota besar Amerika. Sabtu ini Pram akan menjadi tamu dari Universitas Fordham di Lincoln Centre, New York. Aboeprijadi Santoso dari New York melapor untuk Fokus Akhir Pekan Radio Nederland. ----------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [EMAIL PROTECTED] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ----------------------------------- ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 23 Apr 1999 jam 17:20:36 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
