Bung ALEXSALAM,

Tidakkah Anda lihat bahwa meskipun posting Anda ini sangat menyejukkan
bagi yang mengimani dan yang mengamininya, tetapi tulisan Anda ini juga
sekaligus, entah kenapa, menimbulkan perasaan yang membakar bagi
beberapa orang.

Lihat saja, tuhan yang misterius diketawain maunya tuhan yang ilmiah
dan bersifat teknokrat, padahal setelah gue pikir bener juga tuhan itu
misterius. Ilmuwan yang kepalanya botak aja belum bisa mereveal 100%
tentang jasmaniah manusia yang merupakan ciptaan, apalagi mereveal
penciptanya, bisa-bisa jadi seperti filmnya Arnold 'TERMINATO'. Benar,
tuhan itu misterius.

Memang tidak adil ya. Mereka mengakrobatkan bibel demi dakwah mereka
dan tidak ada orang kristen yang sewot sampai emosi sampai seperti
kehilangan akal, apa karena orang kristen itu pengecut ya? Tapi saya
lebih senang kalau orang kristen diem aje deh, karena keadaannya kok
memang nggak perlu ditanggapi serius.

Tahu nggak, lewat kejadian ini saya sekarang mengerti tentang 'Yesus
datang membawa pedang'. Rupanya perkataan itu ditujukan pada
pengikutnya ya. Merekalah yang akan selalu dikejar-kejar oleh 'pedang'
itu. Yah, saya melihat dengan nyata lewat diskusi beberapa hari ini.

Tapi sekali lagi biarlah itu menjadi iman bagi yang mengamininya.

PEACE,
Jester

NB: Mungkin perlu Anda pertimbangkan untuk diam beberapa saat demi
ketenangan suasana dan hati kawan-kawan yang lain.


--- [EMAIL PROTECTED] wrote:
> Terimakasih pada bung Jester,
> Saya tidak bermaksud untuk menimbulkan pertentangan
> tapi ingin membagi apa 
> yang saya imani dan memberi jawaban pertanyaan yang
> agak miring terhadap ke 
> imanan terhadap Tuhan yang Maha Esa.
> Kita semua setuju akan existensi Tuhan, tapi juga
> dilain pihak kita manusia 
> mempunyai keterbatasan akan pengertian Tuhan itu
> sendiri. Suatu mistery yang 
> mungkin tidak akan pernah selesai, dan itulah
> kebesaran Allah bagi iman saya.
> Saya tidak akan membatasi Tuhan dengan keterbatasan
> kepandaian saya, karena 
> dengan demikian saya sudah me-tuhan-kan kepintaran
> logika saya terhadap 
> kebesaran Illahi.
> Tuhan bagi saya masih tetap mistery, meskipun hati
> saya sering tersentuh oleh 
> kesejukkan namaNya, air mata ini sering turun kala
> berdoa dan damai yang 
> tidak kepalang yang saya rasakan dalam sanubari.
> Pada saat yang seperti itu 
> tidak ada kata yang bisa terucapkan.
> Saya ingin membagi, hanya itu saja. Selanjutnya
> terserah pada pembaca, apakah 
> anda dapat menerimanya atau tidak. Tapi saya yakin,
> tidak ada tangan manusia 
> yang dapat menghentikannya jika Allah
> menghendakinya. Dan untuk itu saya 
> berterimakasih terhadap Allah yang telah menyediakan
> media internet sehingga 
> saya agak lebih leluasa untuk membagi.
> 
> Saya ingin tekankan lagi : Untuk sampai pada Tuhan,
> setiap orang harus 
> mencarinya dalam jalannya sendiri-sendiri. Ada yang
> mudah, dan ada yang susah 
> !
> Dan semuanya itu tergantung panggilan/restu Tuhan
> juga.
> Jika Tuhan saja tidak mengengkang hak pilih manusia,
> dimanakah hak saya untuk 
> mengengkang anda ? Tidak ada !
> Carilah maka kau akan menemukan.
> Ketuklah maka pintu akan dibukakan.
> 
> DAmai dan sejahtera Kristus bersama anda
> AlexSalam
> 

------------------------------------------------------------------------
eGroups Spotlight:
"Kosovo-Reports" - Direct reports from Kosovo/Serbia/Yugoslavia.
http://offers.egroups.com/click/252/0

eGroup home: http://www.eGroups.com/list/mimbarbebas
Free Web-based e-mail groups by eGroups.com

Kirim email ke