---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk PANANGIAN SIREGAR DIDEMO MAHASISWA UNIKA MEDAN (SiaR, 3/5/99). Menteri Negara Lingkungan Hidup/Kepala Bapedal, dr. Panangian Siregar, Jumat (23/4) lalu didemontrasi puluhan mahasiswa Unika Santo Thomas Medan yang tergabung dalam Kelompok Studi Mahasiswa Demokrat (KSMD). Para mahasiswa menggelar berbagai poster yang antara lain berbunyi, "Hei Panangian! Bagi Kami Kaulah Penjahat Politik Terkemuka di Abad Ini", "Kami Menolak Panangian di Kampus UNIKA", "Tanpa Panangian Siregar Indorayon Pasti Akan Ditutup", "Panangian Siregar Bertobatlah Atas Dosa Yang Diperbuat Tahun 1996". Para aktifis KSMD mencegat Panangian Siregar seusai memberikan pengarahan dalam kegiatan Seminar Sehari "Tanaman Khas Berdaya Guna Tinggi di Kawasan Danau Toba dan Sekitarnya" yang diselenggarakan PARBATO bekerjasama dengan Yayasan Perhimpunan Pencinta Danau Toba (YPPDT) di Aula Kampus Santo Thomas. Panangian sendiri hanya sempat melihat sebentar poster-poster yang digelar para mahasiswa karena keburu diamankan satpam kampus ke mobil yang telah menunggunya. Sementara beberapa mahasiswa meneriakinya sambil meneriakkan yel-yel "Hidup Megawati!", "Gantung Panangian!". Dalam pernyataan sikapnya, KSMD menyebut Panangian Siregar sebagai salah seorang pengkhianat politik yang bersama pengurus PDI lainnya melakukan konspirasi politik yang sangat memalukan dengan aparat penguasa fasis militer yang dikomandaoi saudara tua Soeharto untuk menggusur kepemimpinan Megawati dari pucuk pimpinan PDI di tahun 1996. Tindakan tersebut ditentang keras oleh kelompok-kelompok pro demokrasi. Berbagai aksi digelar di berbagai daerah, termasuk di Medan. Namun pemerintah bersama elit politik PDI lainnya seperti Panangian Siregar justru semakin menunjukkan arogansinya dengan menyerbu Kantor DPP PDI di Jl. Diponegoro. Buntut dari penyerbuan itu adalah adalah terjadinya bentrokan antara massa rakyat melawan militer. Militer dengan ganasnya menghajar setiap demonstran yang tidak senang atas terjadinya pengambilalihan secara paksa kantor DPP PDI itu. "Kehadiran Saudara Menteri Panangian ke kampus Unika St Thomas karenanya tidak wajar dan tidak berguna bagi kami mengingat saudara menteri ini pernah menjadi musuh politik rakyat. Terlebih kampus Unika St Thomas merupakan salah satu basis perlawanan terhadap pengkebirian demokrasi. Aksi demonstrasi itu sendiri berjalan singkat. Panangian hanya sempat tersenyum masam ketika seorang aktifis mahasiswa melemparkan selebaran yang menghujat dirinya ketika hendak menutup pintu mobil. Sebelumnya sempat terjadi ketegangan antara Ompu Monang Napitupulu, Ketua Presidium Parbato, dengan Mangasi Purba, salah seorang aktifis KSMD. Menurut Ompu, kehadiran Panangian ke kampus Unika St Thomas bukanlah atas undangan pihak universitas. "Karena itu saya mohon agar adik-adik membatalkan aksi ini,"ujar Ompu. Namun Mangasi dkk menolak imbauan Ompu. "Tidak mungkin Ompu. Panangianlah yang membuat saya dipenjara dan kawan-kawan kami dianiaya militer," ujar Mangasi Purba.*** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 4 May 1999 jam 04:42:32 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
