---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk MANTAN GUBSU JADI TERSANGKA KASUS RUISLAG PDAM TIRTANADI MEDAN (SiaR, 7/5/99), Raja Inal Siregar, mantan Gubernur Sumatra Utara, Direktur Utama PDAM Tirtanadi, Ir KS dan direktur PT Kastil Kencana Sud, menjadi tersangka kasus tukar guling aset PDAM Tirtanadi, Medan. Menurut Humas Kejaksaan Negeri Medan, Amir Hamzah Lubis, pemeriksaan kasus tukar guling tersebut sudah memasuki tahap penyidikan (DIK). "SP-DIK nya sudah keluar, sehingga tersangkanya sudah bisa ditetapkan," ujarnya. Amir menjelaskan, kasus tukar guling itu terjadi pada Tahun Anggaran 1993/1994 dalam bentuk penukaran tanah yang menimbulkan kerugian negara. Adanya kerugian negara merupakan tanggung jawab ketiga tersangka sesuai peran dan kapasitas masing-masing termasuk penentu dalam tukar guling. Tukar guling tanah aset PDAM Tirtanadi luasnya sekitar 4.500 m, di daerah strategis dan bernilai ekonomis tinggi yakni disimpang Jl Sisingama- ngaraja sampai batas tanah rel Perumka di Jl Ir H Juanda Medan. Proyeksi semula, di atas tanah tersebut akan dibangun perumahan pegawai PDAM Tirtanadi. Namun oleh ketiga tersangka, telah ditukar dengan tanah rawa-rawa seluas 13,5 Ha di Sungai Belumai, Desa Limau Manis, Kecamatan Tj Morawa, Kab Deli Serdang. "Akibat penukaran tanah yang secara ekonomis sangat tidak sesuai, PDAM Tirtanadi Medan dirugikan. Namun berapa jumlah kerugiannya belum bisa dipastikan, karena masih harus diaudit BPKP," ujar Amir. Mengingat tahap pemeriksaan kasus PDAM Tirtanadi sudah memasuki tahap penyidikan, menurutnya, kejaksaan bisa melakukan upaya paksa terhadap para tersangka maupun saksi yang dipanggil untuk memberi keterangan. *** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 7 May 1999 jam 15:34:30 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
