----------------------------------------------------------
Unsubscribe?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "signoff indonews"
need more help?, send your mail to: [EMAIL PROTECTED]
with body mail: "info refcard"
----------------------------------------------------------

From: Forum LSM Aceh

laporan masuk ke forum LSM Aceh.
Insiden baru di pidie: 2 tewas di glumpang minyeuk (Ibukota Kec. Glumpang
Tiga)

Informasi INI KAMI terima dari beberapa tema-teman:
1. pukul 17.00 (sabtu sore) dari seorang relasi di Beureunun.
2. pukul 20.00 (Sabtu malam) dari seorang relasi lainnya -- juga di Beureunun
3. Dari Sentral Informasi Referendum Aceh (SIRA), pukul 21.00 wib


Dikabarkan aksi tentera kembali menelan korban. Laporan menyebutkan 2 warga
tewas asal kec. Glumpang Tiga, Sigli (nama belum diketahui. begitu juga
soal korban yang 2 itu. tapi, insiden terjadi memang ada. Menurt info aksi
ini ulah dari pasukan PPRM(?) alias Pasukan Pendindak Rusuh Massal yang
baru saja di kirim wiranto, selang satu hari usai insiden Dewantara. Namun
yang jelas tentara. Soal PPRM sedang dicek, sekaligus info akuratnya.

1. secara singkat digambarkan bahwa pada tentara (PPRM?) mulai masuk ke
desa-desa yang ada di Sigli. Kebetulan pada Sabtu itu masuk ke beberapa
desa di kec. Glumpang tiga. Warga yang ada di rumah-rumah dan warung-warung
begitu melihat masuknya beberapa truk militer,  Sabtu sore lalu mengungsi
kekecamatan. (menurut info seorang aktivis yang baru kembali dari beberapa
desa di Sigli, telah ada kesepakatan antar warga di beberapa desa, bila
AAAAABRI masuk mereka minggat alias mengungsi bersama).

2. Dari Beurenun di peroleh info, kehadiran tentara itu karena ada seorang
rekannya (juga tentara) dari kec. Glumpang tiga yang diperbantukan di Kodim
hilang. Namanya Adnan?), pangkat tidak dikethui. Ia dikabarkan hilang,
hingga tentara masuk ke desa-desa mencarinya. (ada hubungan dan kaitan infi
1 dan 2)

3. Laporan dari teman KARMA, menyebutkan bahwa sebelum kejadian itu, nya
dibeberpa desa terjadi intimidasi kerakyat. PAra tentara di Kecamatan
Geulumpang Tiga Pidie memaksa dan mengancam rakyat untuk mengikutu pemilu.
Namun aksi intimidasi yang dilakukan tadi sore membuat masyarakat daerah
tersebut sangat mencekam, karena dikuti oleh pemukulan bahkan pada maghrib
penembakan dengan menggunakan senapan laras panjang aparat mengakibatkan
masyarakat mengingsi ke kantor camat. (ada kaitan kembali, 1, 2 dan 3)

4. Alasan masuknya ABRI dilaporkan SIRA, karena ada anggota ABRI yang
hilang. laporan Sira juga menyebutkan demikian. bahkan sempat para tentara
(PPRM?) memukul para warga.

5. Dilaporkan juga, kini masyarakat mengungsi di kantor Camat. baHkan di
sepanjang
kota kecamatan menumpuk. Namun, tidak diketahui, warga desa mana

laporan
Israa

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 17 May 1999 jam 05:15:42 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke