---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk Dari: FORTILOS <[EMAIL PROTECTED]> Saudara sekalian, persiapkanlah diri anda untuk mengawasi keselamatan kawan-kawan kita di TL dan rakyat Timor Lorosae yang akan menghadapi serangan gerombolan milisi pada tanggal 15 sampai 25 Mei 1999. Artinya, gerombolan milisi akan melakukan pembantaian terakhir secara besar-besaran sebelum polisi PBB masuk ke TL pada pertengahan bilan Juni 1999. FPDK: OTONOMI ATAU MATI DILI, 11/05/99; Meskipun para penasehat Perserikatan Bangsa Bangsa telah tiba di Dili untuk mempersiapkan proses penjajakan pendapat yang telah disepakati di New York, nampaknya pihak intelijen Indonesia belum gerah untuk terus melakukan manuver-manuvernya demi meloloskan konsep Otonomi yang diusulkan pemerintah Indonesia. Hal itu tampak dari mobilitas yang semakin tinggi oleh para aparat intelijen di ibu kota Timor Timur, Dili sekarang ini. Menurut laporan dari salah satu sumber yang dekat dengan Korem/SGI dan dapat dipercaya, hari selasa (11/05), bertempat di aula Makorem telah berlangsung sebuah rapat rahasia antara Danrem Timor Timur kolonel Tono Suratman, Kapolda Timor Timur kolonel Timbul Silaen, ketua umum Forum Persatuan, Demokrasi dan Keadilan (FPDK) Domingos Soares Coli beserta seluruh komandan paramiliter pro-integrasi dengan beberapa petinggi intelijen dari Satuan Gabungan Intelijen (SGI). Tujuan pertemuan tersebut, menurut sumber tadi adalah untuk mempersiapkan sebuah operasi militer yang merupakan lanjutan dari operasi "SISIR" yang berlangsung tanggal 17 sampai 19 April lalu. Operasi yang dibahas dalam pertemuan tersebut akan dimulai pada tanggal 15 sampai 25 Mei 1999. Sasarannya adalah untuk memburu dan menyapu bersih semua orang atau kelompok pro-kemerdekaan. Motto Operasi tersebut adalah "Otonomi atau Mati, demikian menurut sumber dari Makorem Dili. Lebih lanjut sumber tersebut melaporkan bahwa, konseptor terjadinya berbagai aksi kekerasan, pembunuhan dan pembantaian selama ini di Timor Timur adalah Danrem setempat yaitu kolonel Tono Suratman dan motor penggeraknya adalah Domingos Soares Coli, ketua umum FPDK dan Bupati Dili serta ketua DPRD Tk. I dan Ketua DPD Golkar Timor Timur Armindo Soares Mariano. Sementara itu, berbagai sumber di Timor Timur melaporkan bahwa tindakan kekerasan dan perampasan terhadap penduduk sipil setempat yang dilakuakan oleh paramiliter pro-integrasi seperti Besi Merah Putih (BMP) Aitarak masih terus berlangsung, bahkan semakin meningkat. Dilaporkan bahwa pada tanggal 10/05 kelompok-kelompok tersebut melakukan perampasan harta benda penduduk setempat berupa 13 buah sepeda motor, kurang lebih 10 buah televisi berwarna, 2 buah mobil kijang serta berbagai perabotan rumah tangga termasuk pakaian. Semua aksi perampasan ini terjadi selama kerusuhan di daerah Audian, Mascarenhas, Quintal Boot dan Quintal Kiik. Para milisi juga berhasil memutuskan kabel telepon di rumah seorang warga Audian bernama Matias Forama. Berdasarkan fakta-fakta diatas, masyarakat setempat semakin mempertanyakan kepercayaan yang diberikan PBB kepada aparat militer Indonesia (TNI) untuk menjaga keamanan atas proses penjajakan pendapat yang akan berlangsung 8 Agustus mendatang. PS: Jangan lupa untuk melakukan tekanan melalui telepon-telepon berikut. Setiap telepon dapat menyelamatkan nyawa kawan-kawan dan rakyat tidak berdosa di TL. Sebarkan nomor telepon ini ke jaringan anda. 1. Kolonel Tono Suratman -DANREM Timor Timur -Tel. - 0390-32158, (rumah) - 0390-321021 (kantor) 2. Letkol. Mudjiono -Wadanrem Timor Timur Tel. - 0390-321410 - 0811-384968 (Hp) 3. Kolonel Timbul Silaen - KAPOLDA Timor Timur - Tel. - 0390-321842 (rumah) - 0390-321690 (kantor) 4. Kapten Widodo - Dispen Polri - Tel. - 0811-384709 (Hp) 5. Markas SGI (Satuan Tugas Intelejen) Timor Timur -Tel. - 0390-321942 (Dili) 6. Abilio Osorio Soares - Gubernur Timor Timur - Tel. - 0390-322-799 (Dili) - 0816-295-065 (Hp) 7. Francisco Lopes da Cruz - Ketua Barisan Rakyat Timor Timur - Tel. - 021-725-8666 (Jakarta) 8. Basilio Araujo - Ketua FPDK (Forum Demokrasi dan Keadilan) - Tel. - 0811-384-631 (Hp) - 0812-9197696 (Hp) - 0390-321616 (Dili) 9. Eurico Guterres - Pimpinan AITARAK - Telp. - 0812-846-627 (Hp) - 0390-312061 (Dili) 10. Domingos Policarpo de Araujo - Juru bicara FPDK - Tel. - 0390-321-986 (Dili) 11. Joao Tavares - Panglima Perang Pro-Integrasi/Otonomi - Telp. 0394-91280 (Maliana) 12. Jose Tavares - Anak Joao Tavares, bekerja di Deplu RI - Telp. - 021-4700455 (kantor) - 021-9163432 (rumah) 13. Domingos Soares - - Telp. - 0390-321986 (Dili) - 0811-384106 (Hp) 14. Eurico - Wakil Panglima Perang Pro-Integrasi - Telp. - 0390-312061 (Dili) - 0812-4225679 (Hp) 15. Armindo Soares - Anggota FPDK Telp. 0390-321605 (Dili) ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 18 May 1999 jam 04:34:43 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
