---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ and Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk TIM PANCASILA BUNUH 6 ORANG DI DESA ATARAK DILI (MATEBEAN, 19/5/((), Milisi Tim Pancasila pada Minggu (16/5) membantai orang penduduk Desa Atara, Kecamatan Atsabe, Ermera, serta membakar 10 rumah penduduk serta melukai puluhan pemuda di desa itu. Demikian siaran pers PBB yang diterima MateBEAN sore tadi.Siaran pers yang dibuat hari Senin itu memuat adanya penyerangan 60 orang bersenjata yang menyebut diri mereka "Tim Pancasila" yang pro-integrasi terhadap masyarakat Desa Atara, Kecamatan Atsabe, Kabupaten Ermera. Penyerangan tersebut telah menyebabkan lima orang meninggal dunia dan beberapa pemuda lainnya cedera. Dalam siaran pers tersebut juga disebutkan bahwa sekelompok pemuda pro-integrasi Aitarak telah melakukan pengrusakan dan pembakaran terhadap 10 rumah milik masyarakat di Desa Metiaut, Dili. Siaran pers itu ditandatangai jurubicara misi bantuan PBB untuk Timtim David Wimhurst Dari Dili juga dilaporkan bahwa pada Minggu (16/5) kelompok Falintil menembak mati tiga orang tentara di Desa Lolotoe Kecamatan Maliana, Bobonaro. Namun juru bicara kelompok Falintil membantah hal itu. Manurut mereka kelompok Falintil tidak melakukan serangan terhadap TNI, tapi insiden itu hanyalah rekayasa. Tidak ada anggota TNI yang tewas serta menderita luka-luka di Lolotoe. Masih dari Dili, Danrem 164/WD Kolonel Tono Suratman, seperti yang dilansir Harian STT (18/5) menyayangkan siaran pers yang dibuat oleh PBB itu. Menurut Tono pihak PBB tidak melakukan koordinasi lebih dulu dengan aparat keamanan dalam mengeluarkan siaran pers tersebut. David Wimhurst, ujar Tono, seharusnya lebih dulu mengklarifikasikan kebenaran berita tersebut kepada aparat setempat, karena di Dili ada aparat yang bertangggung jawab. "Kalau setiap laporan masyarakat semacam itu, langsung dipublikasikan kepada wartawan tanpa lebih dulu mencek kebenaran kejadiannya, bisa tidak mendukung upaya menciptakan perdamaian yang sedang dibangun," katanya..*** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 19 May 1999 jam 18:29:42 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
