---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ++ Pemilu Online: http://www.indo-news.com/pemilu/ ++ ---------------------------------------------------------- Media Indonesia, Sabtu, 19 Juni 1999 Pro-Kemerdekaan dan Integrasi Sepakat Ciptakan Kondisi Aman JAKARTA (Media): Dua kelompok yang bertikai dari prokemerdekaan dan prointegrasi di Timtim menyatakan kesepakatan bersama untuk menciptakan suasana yang kondusif dalam penentuan jajak pendapat di Timtim pada Agustus mendatang. Adapun kesepakatan bersama itu dibuat oleh kelompok prokemerdekaan Xanana Gusmao-Presiden CNRT dan Leandro Isaac anggota CNRT--dengan kelompok prointegrasi Domingos Soares, Ketua Forum Persatuan Demokrasi dan Keadilan dan Juao Dasilva Tavares, Panglima Pasukan Prointegrasi di hadapan Menhankam Panglima TNI Jenderal Wiranto di Mabes TNI Jakarta, tadi malam. Dua kelompok ini sepakat dalam proses penentuan jajak pendapat rakyat Timtim tanggal 8 Agustus masing-masing pihak memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam menentukan masa depan rakyat Timtim. Mereka juga sepakat mendukung penciptaan kondisi keamanan dan ketertiban serta kedamaian yang kondusif di seluruh wilayah Timtim. Selain itu mereka juga sepakat kepada seluruh pengikutnya baik dari CNRT dengan organisasi Falintil maupun pihak prointegrasi dengan seluruh organisasi massa pendukungnya menyerahkan segala bentuk senjata baik senjata api, granat, bahan peledak, senjata api rakitan, dan senjata tradisional seperti tombak, panah, parang, kepada pihak kepolisian RI sesuai dengan persetujuan pengaturan keamanan yang ditandatangani oleh Indonesia, Portugal, dan PBB tanggal 5 Mei lalu. Pihak prokemerdekaan dan prointegrasi juga sepakat untuk menghentikan segala bentuk sikap permusuhan atau tindakan kekerasan atau perbuatan melanggar hukum lainnya terhadap setiap orang atau kelompok sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan yang berlaku. Dalam kesepakatan bersama itu, Xanana dan Tavares menyerukan dan mengajak seluruh pengikutnya untuk berpartisipasi aktif pada tahapan-tahapan penentuan pendapat mulai dari pendaftaran pemilih, masa kampanye, hari tenang dan hari pemungutan suara sesuai dengan hak dan kewajiban yang telah ditentukan. Mengenai dana, anggaran dan logistik serta akomodasi yang menjadi konsekuensi dari kegiatan-kegiatan tersebut akan ditanggulangi oleh masing-masing pihak pemerintah daerah serta instansi terkait sesuai dengan kemampuan dan ketentuan yang ada. Mereka sepakat juga untuk menyerahkan pelanggaran atas kesepakatan ini kepada komisi perdamaian dan stabilitas (KPS) untuk diteruskan kepada yang berwenang. Xanana Gusmao dalam pertemuan dengan Menhankam-Panglima TNI, didampingi oleh kuasa hukumnya Jonsen Panjaitan dari perhimpunan bantuan dan hak asasi manusia. Juga hadir anggota Komnas HAM Joko Subianto dan DN Marbun. Menhankam Jenderal Wiranto menyambut baik adanya kesepakatan bersama tersebut, terutama mengenai penyerahan senjata yang dimulai 20 Juni ini sampai batas akhirnya 5 Juli. "Kesepakatan penyerahan senjata ini sangat penting, karena tidak mungkin jajak pendapat di Timtim dapat dilaksanakan dengan tekanan senjata, dengan kekhawatiran akan adanya serang-menyerang dengan senjata," ujar Wiranto. (Wdh/N-1) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 23 Jun 1999 jam 04:55:50 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
