----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
++ Pemilu Online: http://www.indo-news.com/pemilu/ ++
----------------------------------------------------------

Rakyat Merdeka, 29 Juni 1999

Ryaas Kritik "Pakar Balsem"

Jakarta, Rakyat Merdeka
Entah untuk siapa sebenarnya ancaman in dialamatkan. Namun yang
jelas Dirjen PUOD (Pemerintahan Umum dan Otonomi Daerah)
Depdagri, Ryaas Rasyid menyatakan, siapapun yang menjabat
presiden mendatang, baginya tidak menjadi masalah. Tapi begitu
pemerintahan baru terbentuk dan dinilainya bakal tidak sukses,
Ryaas akan meninggalkan jabatannya sebagai dirjen.

Hal lain yang juga menjadi keprihatinan Ryaas ialah menjamurnya
para "pakar balsem", yaitu para pakar yang gemar mengomentari
apa saja yang disukainya secara enteng, asbun dan seenaknya.

Ancaman dan keprihatinan Ryaas ini diutarakannya dalam rapat
dengar pendapat dengan Komisi VI DPR di Gedung MPR/DPR, Jakarta,
kemarin. Rapat yang dipimpin Ir Daryatmo dari FKP itu membahas
Tatib DPR yang akan berlaku bagi anggota DPR periode 1999-2004.

"Nanti kalau pemerintahan baru terbentuk, dan saya melihat
pemerintahan bakal tidak sukses, saya langsung menyatakan mundur
dari Dirjen PPUOD. Saya akan kembali ke kampus dan setelah itu
pulang kampung untuk ngurus perpustakaan di daerah," kata Ryaas
Rasyid.

Tentang banyaknya "pakar balsem" yang mengoomentari bidang apa
saja yang dia sukai, selain cukup merepotkan, menurut Ryaas,
juga tidak memberikan pendidikan politik pada masyarakat. Mereka
membuat suasana seperti benang kusut.

Menjawab pertanyaan anggota dewan tentang voting dalam pemilihan
presiden, Ryaas mengatakan, kalau calonnya lebih dari satu dan
dari partai yang berbeda, lebih baik dilakukan secara voting
secara rahasia atau tertutup.(HPS)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 30 Jun 1999 jam 10:08:11 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke