---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ++ Pemilu Online: http://www.indo-news.com/pemilu/ ++ ---------------------------------------------------------- Sudah berbulan-bulan saya lupa dengan Zaitun. Entah karena kesibukan monoton yang merampas kehidupan saya sehari hari di sini, atau mungkin lantaran otak saya terlalu mumet memikirkan bill credit card yang terus menerus menumpuk berdatangan bagai janjian untuk menyiksa bersama sama perasaan saya secara kejam. Tapi yang jelas saya memang hampir melupakan perawan Bekasi yang cerdas ini sama sekali jika Atun tidak menelpon lagi membangunkan saya kemarin dini. Setelah dering telepon yang membangunkan saya dari mimpi menang Power Ball Lotto berhadiah total 145 juta dollar itu ( yang akhirnya di menangi cewe bule umur 21 tahun di Minnesota ) saya angkat gagang telepon sambil menguap selusin kali, Ah suara Atun muncul bergema dan membuat hati saya sangat lega. Paling kurang Atun masih hidup, dan melanjutkan hidup memang adalah sesuatu yang luar biasa bagi golongan masyarakat kelas rebah seperti Atun ini, Percakapan dengan Atun, adalah percakapan nature yang selalu saya nikmati . Dari obrolan biasa, sampai sosial politik, atau philosopy bahkan psikologi selalu terkemas secara sederhana dan mudah dimengerti. Dan bagi saya percakapan model ini , Q&A ( Question and Answer ), tanya jawab dengan Atun adalah bagian dari proses belajar yang mahal untuk di lewati, Walaupun usia kami berbeda jauh, tapi kami sama -sama respek dan saling ingin belajar.Tapi kali ini berhubung Atun yang lebih banyak menanya, dan saya yg menerangkan , saya tuliskan kembali percakapan itu di sini untuk menjawab sekaligus sebuah tulisan di Indopub yang kebetulan menyerang saya tanpa argumen yang kuat. Hey siapa tahu ada di antara netter yang mau ikutan diskusi ini suatu saat nanti. A: Hallo Bang Hasan, ini Atun di sini. Apa kabar? H: Oh Atun... Abang di sini ya gitu gitu ajalah , nggak ada yg beda. Apa kabar kamu Atun? Sudah lama sekali kita....( Atun memotong ) A: Bang Hasan, Atun nelpon untuk ngucapin selamat jalan.Soalnya 2 bulan lagi Atun ikutan TKW ke Arab sama rombongan babah Fuad. H: Apa? Kamu mau kerja ke Arab ( Saya terkejut luar biasa..celaka celaka dalam hati saya ) Atun...saya pikir itu tindakan tidak bijaksana. Kamu ini masih muda dan cantik, Saya tidak ingin ...( Atun memotong kembali ) A: Atun nggak takut bang, di sana kan ada polisi. Lagian Atun kerja di Mekah kok, di sana kan orangnya baek baek. H: Ah..kamu jangan lugu begitu Tun, hukum Islam di Arab sana selalu menekan pihak perempuan. Kalau kamu di perkosa nggak punya bukti 4 saksi mata misalnya, pengaduan kamu di polisi bisa bisa dianggap fitnah. Mekah itu ngga identik dengan orang baik baik Tun. A: Tapi Mekah kan ada Masjidil Haram? Semua orang berdosa dan kafir nggak bakalan di biarkan Allah SAW berkeliaran di sini kan Bang? H: Ah itu kan propagandanya kaum fundamentalis aja Tun, dulu jauh sebelum Sir Richard Burton, penjelajah inggris non muslim yang pernah menyusup sampai ke Masjidil Haram, Kabah sendiri pernah di renovasi oleh seorang carpenter beragama kristen coptic bernama Pacomius. Dan ingat, peristiwa pendudukan Kabah oleh jemaah haji Iran tahun 80 an? Ketika serdadu Arab membebaskan sambil membunuh ratusan muslim Parsi yang malang itu menandakan bahwa kekeramatan Masjidil Haram ( untuk tidak menumpahkan darah ) justru larangan Allah mudah dilanggar. A: Ah, Atun jadi curiga nih...kok Bang Hasan tidak pernah berhenti menghujat Islam sih? ( nada suara Atun meninggi ) H: Tun ,saya cuma sedang melakukan koreksi, bukan hujatan. A: Atun baca di indopub, Bang Hasan di tuduh sebagai orang bayaran Missionaris ya? bener ngga Bang? H: Ah, Mereka mereka itu adalah muslim yang tidak bisa menjawab pertanyaan abang Tun, mereka gelisah dan frustasi.Bagi orang macam begini ya bisanya paling memvonis orang lain untuk menutup ketidak percayaan dirinya sendiri. A: Jadi tujuan Bang Hasan apa dong? H: Begini Tun, kalau melihat sejarah Islam yang sudah lebih dari 1400 Tahun, agama kita ini kan sudah berhenti berkembang. Bukan saja secara cultural kita ketinggalan, tapi Islam malah mundur ke belakang. Hukum dan tradisi gurun masih dirayakan, pola berpikir seragam masih di langgengkan. Jadi kalau agama Nasrani telah berkali kali di reformasi. Sehingga agama ini menjadi kian enteng dan mudah ber adaptasi dengan kemajuan peradaban, Islam malah mandek, macet seperti orang tua yang kena multiple strokes, Terduduk pucat pasi tanpa daya... A:Apanya yang mesti di reformasi bang? H Ya salah satunya adalah kemampuan orang Islam untuk mengaku salah atau mengatakan bahwa sejarah Islam adalah Sejarah penuh darah. Bahkan Muhammad sendiri juga jika kita mau meneliti sejarah hidupnya, adalah manusia yang punya cacat moral. A: Yang mana Abang Maksud?Pembantaian Yahudi itu? H: Ya salah satunya, sampai detik ini Abang masih menunggu respon orang muslim untuk mengakui bahwa memenggal ratusan kepala tawanan Yahudi di Madina itu adalah perbuatan biadab dan salah, tapi respon yang abang tunggu tidak pernah muncul, barangkali mereka yang mengaku islam dan jumlahnya ribuan di internet pura pura tidak tahu atau malu. Abang tidak tahu... A: Ada yg lainnya? H: Iya, sekali lagi mengenai Istri dan perempuan piaran Rasulluah. Saya tidak habis mengerti kenapa orang Islam menyembunyikan fakta bahwa banyak dari mereka sebetulnya bukan perempuan tua, janda miskin seperti yang selama ini kita dengar dari Ustad. Aisha,Hafsa, Juwayria,Rahyana ( janda Yahudi yang suaminya di penggal atas restu Muhammad ) Mary ( budak coptic yang hamil oleh Muhammad ) Dan Safiyya ( Yahudi berumur 17 tahun dari Bani Nadir yang di nikahi Muhammad setelah..well suaminya di bunuh lagi lagi atas restu Muhammad ) Semua yang saya sebut di atas rata rata usianya belasan tahun. A: Apakah Bang Hasan meragukan Muhammad? H : Terus terang iya Tun. Membaca Sejarah Muhammad membuat abang sangsi dan menduga bahwa Rasullulah ini punya penyakit psikologis seperti multi karakter seperti Dr Jekyll & Mr Hyde . Disatu sisi Muhammad itu baik dan rendah hati, bahkan jaman pra Hijrah Muhammad itu adalah seorang inoffensive idealist. Tapi setelah pindah ke Madinah dia berubah menjadi seorang politisi yang kejam, tidak bisa di kritik . Muhammad misalnya menyuruh Umayr ibn Adi, Salim ibn Umayr ,Abdalah ibn Unay, Usayr Ibn Razim, untuk membuunuh penyair perempuan Asma bint Marwa ( di penggal ketika dia masih tertidur sambil menyusui bayi ) , Abu Afar, penyair Ka,b ibn Al Ashraf,Sufyan ibn Khalid, Dan Usayr ibn Razim. Sebagian dari mereka yang mati di bunuh , kepalanya di hadiahkan kepada Muhammad. A: Bang Hasan membuat Atun merinding. Atun jadi sangsi.. H: Sangsi itu tanda tanda kita mau berpikir Tun. A: Ada yang sererm lainnya ngga? H : Ada ! Ketika pasukan Muhammad menyerang dan mengalahkan kaum Yahudi dari Banu Mustaliq. mereka menawan 200 perempuan, 2000 unta dan 5000 kambing dan domba. Selain Muhammad mengawini tawanan cantik bernama Juwayriyya, Ketika serdadu Muslim berkehendak menggauli tawanan perempuan, Muhammad memberikan mereka ijin untuk melakukan Azl ( Coitus Interreptus ) atau " keluar di luar " yang sudah membudaya di kalangan mereka. Saat itu tradisi Islam memang menghalakan tawanan kalah perang untuk di jadikan budak, dan budak perempuan hahal untuk disetubuhi dengan syarat " menunggu menstruasi sang budak berikutnya " Yang dilanggar sendiri oleh Muhammad ketika dia memperoleh tawanan Yahudi bernama Safiyya. A: Jadi apa pandangan Bung terhadap Rasullulah? H: Bagi saya dia cuma nabi awam yang tidak istimewa. A: Maksudnya? H: Ya Muhammad dalam satu segi memang brilian. Tapi di sisi yang lain, dia nampak seperti Sukarno yang gila perempuan, bahkan kadang mirip Woddy Allen yang menyukai anak kecil dan ngebet mengawini anak angkatnya sendiri. Perkawinan Muhammad dengan Zainab, apapun alasannya bagi saya itu adalah perkawinan atas dasar sex. A:Bang Hasan masih Islam? H: Sampai sekarang saya belum punya niat keluar islam walaupun masih terus menerus meragukan ajarannya. Tapi sisi baik Islam tentunya jelas ada, seperti ajaran monoteisme dan keindahan beberapa ayat Al Quran yang merupakan puisi menyejukan. A: Tidak minat pindah ke agama Nasrani? H: Tidak, sebab seperti juga Islam, agama nasrani selalu menganggap agamanya yang terbaik. Semua orang dalam pandangan mereka memerlukan mediator penebus dosa, tanpa Yesus, dosa manusia tidak bisa dimaafkan, tidak selamat dll. Ini menyalahi common sense . A: Bagaimana pandangan bang Hasan mengenai Isa? H: Terus terang jika di bandingkan Muhammad, Isa adalah manusia yang jauh lebih luhur, lebih beradab dan sangat humanis. Jika saya bisa memilih untuk beriman pada nabi yang mana sebagai pembimbing rohani , saya akan memilih Isa jelas saja, tapi saya percaya Isa itu manusia biasa, bukan Tuhan dan anak Tuhan seperti anggapan orang Nasrani umumnya. Lucunya, ada paradoks diantara Islam dan Nasrani tentang masalah Isa ini. Orang Islam percaya Isa itu manusia biasa, tapi mereka juga percaya Isa tidak mati karena di angkat Tuhan ke surga? ( ini malah membuktikan bahwa Isa itu bukan orang biasa.karena cuma dia satu satunya manusia yang tidak mati dalam ajaran Islam , selain tahayul mengenai nabi Khaidir ) sedang Nasrani percaya Isa adalah anak Tuhan atau Tuhan sendiri yang mati untuk berkurban buat umat manusia ( Tuhan atau anak Tuhan yang mati, bukanlah Tuhan karena mati adalah ciri ciri mahluk hidup yg sangat natural ) Bagi saya sendiri, Isa memang mati karena dia bukan Tuhan, Tapi dia juga tidak hidup abadi hengkang hengkang di sorga sana sekarang ini seperti kepercayaan Islam. A: Jika Bang Hasan anggaplah sedang berusaha mencari kebenaran, sudah sampai di mana sekarang? H: Kebenaran menurut saya bukan berada dalam destinasi, Keberanan itu seperti bunga liar, dia bisa kita temui di mana saja bahkan di tempat yang paling kotor sekalipun. Jadi dalam islam saya masih melihat kembang kembang liar itu, begitu juga dalam Nasrani ( apalagi minus perjanjian lama..) agama ini adalah agama yang sangat beradab. Pekerjaan saya sekarang adalah mencabut kembang kembang itu dan menaruhnya dalam pot yang layak bersama sama. A: Bagaimana dengan filsafat? H: Orang yang belajar sedikit filsafat cenderung menjadi atheis. Yang mendalami habis habisan malah menemukan Tuhan kembali ( bukan menemukan agama ). A; Jadi Bang Hasan bukan agen missionaris? H: Ya jelas bukan, orang Istri saya sendiri aja kadang saya kritik. Misalnya waktu kebaktian bersama di gereja kemaren itu jemaat menyanyikan lagu berjudul " The Power is in the Blood" karangan Lewis E. Jones 1899. Saya kritik," Kok ibadah kepada Tuhan isi lagunya merayakan darah manusia dan kambing?" ini kan lucu sekaligus kontradiksi dengan ajaran mereka sendiri. A: Bang Hasan bukan ber Tuhan karena pelarian doang? H: Kalaupun pelarian juga adalah pelarian yang bagus. Contohnya itu si Pascal, ilmuwan yang dalam hatinya adalah seorang agnostik tulen, tapi berani membenamkan dirinya ke dalam religi habis habisan. Tapi secara mental memang dia tersiksa jelas saja. A: Jadi mengaku masih terasa tersiksa. H: Iya... Tuhan yang saya kejar, bayangannya semakin lama semakin kabur..Tapi saya yakin suatu saat akan bisa balap dia nanti... A: Kembali ke masalah problem Atun, jadi Atun harus ngapain dong? H: ( saya terdiam tidak tahu menjawab apa ) A: Apa kerja di rumah bilyard saja? H: Jangan...cari saja pekerjaan lain yang layak. A: Seperti apa? jaman sekarang cari kerja susahnya bukan main. H: ( tiba tiba saya ada ide ) Begini, tulis surat aja sama George Aditjondro, minta sponsor supaya kamu bisa ke Australia sana. Kebetulan abang kenal dia dari internet. Orangnya baik dan nggak pandang suku dan agama. Nanti kalau udah dapat lampu hijau, Bang Hasan kirimin tiket, supaya kamu bisa kerja di Australia dan kerja apa saja yang halal di sana... A: Bener nih bang? Asiiiiiiiikkkkkk...bener Ya? H Iya bener..udah ah Tun , Abang permisi dulu..mau mandi dan berangkat kerja lagi.. KLIKKK>> Saya bergegas kekamar mandi... Hasan Basri ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 7 Jul 1999 jam 06:19:59 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
