---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk PBB: SITUASI KEAMANAN DI TIMTIM BELUM KONDUSIF DILI (MateBEAN, 20/7), Perserikatan Bangsa-Bangsa menilai masalah keamanan di Timor Timur (Timtim) belum kondusif benar, walapun pendaftaran pesert sudah dibuka Jumat (16/7) lalu. PBB menilai insiden-insiden itu semakin mencemaskan menjelang pendaftaran pemilih untuk pemungutan suara penentuan pendapat mengenai usul otonomi Timor Timur, kendati pihak Indonesia telah memberikan jaminan keamanan. Jurubicara misi PBB yang menyelenggarakan pemungutan suara itu, David Wimhurst mengatakan, sebuah tempat pendaftaran di kota Cassa ditutup setelah stafnya diganggu anggota-anggota milisi Mahidi (Mati Hidup Integrasi Dengan Indonesia). "Hal demikian menimbulkan keprihatinan, karena setiap tindakan intimidasi merugikan proses konsultasi," katanya. Kantor berita Associated Press (AP) melaporkan bahwa kota tersebut, yang terletak di sebelah selatan ibukota provinsi, Dili, adalah benteng milisi Mahidi yang berhaluan ekstrem. Menurut AP, kelompok pro-integrasi itu dianggap bertanggung-jawab atas puluhan pembunuhan sejak milisi tersebut dibentuk enam bulan lalu. Dalam insiden lain, seorang penduduk diculik di sebuah pasar di Dili pada hari Minggu (18/7) kemarin, oleh preman pro-integrasi, dan anggota-anggota milisi membajak sebuah kendaraan truk di jalan setelah melepaskan tembakan ke udara. Selain itu para milisi Mahidi juga mengancam personil PBB, bahkan sebagian masyarakat di kawasan Ainaro diteror untuk tidak mendaftarkan diri. Namun upaya teror itu tidak menghalangi niat masyarakat untuk mendaftar. Tiga hari pertama pendaftaran jajak pendapat di Timtim dinilai sukses. Sekjen PBB Kofi Annan belum memutuskan tanggal jajak pendapat, karena masih menunggu laporan terakhir masalah keamanan dari tim PBB yang bertugas di Timtim kepada Sekjen PBB. Bila para milisi tetap melakukan kekerasan, tidak tertutup kemungkinan bahwa Sekjen PBB akan menunda kembali jajak pendapat. *** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 20 Jul 1999 jam 14:23:43 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
