----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

BERITA UTAMA WASPADA

SELASA, 3 AGUSTUS 1999

Mogok Massal Di Aceh Besok:
Gubernur: Jangan Terpengaruh

BANDA ACEH (Waspada): Seruan mogok massal di Aceh mulai besok
sampai lusa, Rabu dan Kamis (4-5/8), sangat menyedot perhatian
masyarakat setempat sehingga menimbulkan pro dan kontra.

Pihak yang pro berpendapat, mogok massal imbauan pihak LSM,
Mahasiswa dan Organda tersebut sangat positif untuk menekan
pemerintah supaya menarik apa yang disebut PPRM sekaligus
menghentikan kekerasan dan mengadili pelaku pelanggaran HAM
serta menolak Kodam di daerah serambi Mekkah. Sedangkan pihak
yang kontra berpendapat, mogok massal itu otomatis akan
menyengsarakan rakyat sendiri karena melumpuhkan perekonomian.
Suplai kebutuhan pokok akan macet dan Aceh akan terisolasi.

Sementara itu, Gubernur Dista Aceh melalui surat kawatnya
No.330/18273 tanggal 31 Juli 1999 meminta PNS dan masyarakat
agar tetap melaksanakan kegiatan sehari-harinya pada tanggal 4-5
Agustus. Jangan terpengaruh terhadap seruan mogok massal
dimaksud.

Dalam kawatnya yang ditandatangani Wagub Aceh, Bustari Mansyur
menekankan agar para Bupati, Walikota dan pembantu gubernur
dapat mengantisipasi seruan mogok dari pihak tak
bertanggungjawab.

"Waspadai segala bentuk hasutan dan masyarakat harus tetap
melakukan aktivitasnya seperti biasa pada 4-5 Agustus," tulis
Bustari Mansyur. Khusus kepada aparatur pemerintah, diminta
Bustari Mansyur, untuk tetap melaksanakan kegiatan rutin
perkantoran sebagaimana biasa dan selalu siap pada posisi/tempat
pekerjaan dalam rangka menjalankan tugas selaku abdi
negara dan abadi masyarakat.

Kata Bustari, jika dijumpai upaya dari pihak tertentu yang
mengganggu kegiatan rutin pemerintah dan masyarakat harus
dikoordinasikan atau dilaporkan kepada pihak berwajib untuk
diselesaikan sesuai ketentuan berlaku.

Karenanya, Bustari mengingatkan, pada setiap perkantoran/unit
kerja agar memberdayakan satuan pengaman yang ada secara
efektif. "Ini untuk mengantisipasi tindakan destruktif yang
tidak diinginkan."

Wagub Bustari Mansyur mengharapkan perhatiannya pimpinan
dinas/instansi terkait dan pimpinan perguruan tinggi supaya
memberikan menjelaskan kepada para pegawai atau bawahan lainnya
untuk tidak terpengaruh dengan provokasi dan agitasi dari pihak
yang tidak bertanggung jawab tersebut.

Selain Pemda Aceh, seluruh pimpinan Daerah Istimewa Aceh
sebelumnya juga mengeluarkan "seruan bersama" sehubungan
gencarnya ajakan aksi mogok itu. (b06)

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 4 Aug 1999 jam 05:05:15 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke