---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk MEDIA DI AMBON TIDAK TERBIT AMBON (SiaR, 4/8/99). Seluruh surat kabar di Ambon sudah seminggu tak terbit lagi. Mereka kesulitan terbit menyusul kerusuhan SARA yang terjadi 27 Juli lalu. Harian Umum Suara Maluku yang konon beroplah 13.000 eksemplar dan terbit sejak 17 Pebruari 1993 ini tidak terbit mulai 28 Juli 1999. Menurut Wakil Pemimpin Redaksi Elly Sutrahitu tidak terbitnya SM lantaran faktor keamanan yang tidak bisa menjamin para awak redaksi maupun percetakan SM bekerja. Menurutnya, para karyawannya merasa tak aman jika memaksakan diri masuk kerja. Baik di jalan maupun di kantor. Hal yang sama juga dialami Tabloid Mingguan Kabaressi, yang terbit rutin sejak 12 Agustus 1998. Tabloid yang mengaku bertiras 1.500 eks ini juga tak terbit selain alasan keamanan juga karena kesulitan bahan baku (kertas, tinta dan perlengkapan lainnya). Toko-toko pemasok rutin kebutuhan tabloid ini telah dibakar massa beberapa waktu silam. Nasib paling sial dialami SKM Malindo Pos (MP). Kantor SKM yang terbit pertama kali Mei 1999, di Jl Sam Ratulangi ini telah habis dibakar massa. Seluruh perlengkapan penunjang kerja mereka telah ludes dilalap api. "Kami sangat terpukul," kata Herry Luturmas, pimpinan SKM MP. Harian milik Jawa Pos Grup, Ambon Ekspres, juga tidak terbit. Juga diikuti Mingguan Tabaos. Sedangkan sejumlah koran terbitan nasional, seperti Kompas, Suara Pembaruan dan Merdeka yang selama ini muncul di Ambon sejak seminggu belakangan tidak terlihat di jalanan lagi. Relatif, masyarakat Kota Ambon saat ini hanya bisa mengikuti perkembangan keadaan dari siaran televisi dan radio. Sementara itu sampai sekarang langkah penyelesaian pertikaian di Ambon semakin tidak jelas saja. Kalau pun saat ini sudah mulai reda, menurut sumber SiaR, itu pun karena tingkat emosi masyarakat sudah mulai turun. "Tapi itu kan akan meletup lagi jika ada gesekan," kata *** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 4 Aug 1999 jam 12:53:43 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
