---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk PENDUKUNG HABIBIE BUBARKAN DEMO PEREMPUAN UJUNGPANDANG (SiaR, 6/8/99), Kedatangan Presiden BJ Habibie di Ujungpandang disambut para pendukungnya Kamis (5/8). Tapi pada saat yang bersamaan, Habibie juga didemonstrasi sejumlah aktivis mahasiswa. Para Aktivis Perempuan Sulawesi Selatan yang melakukan aksi damai di depan rumah kediaman Gubernur Palaguna untuk menagih janji Habibie dalam mengadili Soeharto dan menghentikan kekerasan di Aceh, Ambon dan Timtim. Beberapa spanduk dan poster yang dipajang antara lain bertuliskan "Segera Adili Soeharto", "Segera Seret ke Pengadilan", dan "Hentikan kekerasan di Aceh, Ambon, Batam, dan Timor Timur" serta "Selamat Meresmikan Proyek Bermasalah." Namun saat membacakan demonstran membacakan tuntutannya, tiba-tiba datang aparat keamanan dan barisan pendukung BJ Habibie membubarkan dengan paksa aksi tersebut. Pembubaran paksa oleh aparat keamanan dan Barisan Pendukung BJ Habibie juga dilakukan terhadap aksi puluhan mahasiswa pendukung reformasi dan bukan pro atau anti-BJ Habibie. Para pendukung BJ Habibie yang mengenakan baju kaus oblong itu merampas pengeras suara dan spanduk para demonstran yang berada di pintu satu Universitas Hasanuddin Ujungpandang. Hal serupa juga terjadi di depan Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI). "Kami tidak anti atau pro terhadap BJ Habibie. Siapa pun presiden sekarang dan akan datang harus komitmen terhadap reformasi total," kata Koordinator Forum Indonesia Menguat (FIM). Kelompok Habibie, dimotori Dr Marwah Daud Ibrahim, pada masa kampenye lalu memang sengaja membangun kubu pendukung Habibie dengan basis kampus Unhas dan UMI. Sebuah sumber SiaR menuturkan, Marwah kala itu datang dengan membawa segepok uang dan dibagikan pada sejumlah aktivis kampus dan anggota menwa yang kemudian segera menindaklanjutinya dengan membangun sejumlah tenda yang dinamai sebagasi "Posko Habibie". Mereka inilah yang kemudian melakukan kampanye penggembosan terhadap PDI Perjuangan dan Megawati.*** ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 6 Aug 1999 jam 10:46:31 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
