---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Republika, 20 Agustus 1999 Kampanye CNRT Cenderung Diskreditkan Pemerintah RI BACAU -- Kampanye jajak pendapat perdana kelompok Dewan Perlawanan Bangsa Timor (CNRT) Kabupaten Baucau, Timor Timur (Timtim), yang dihadiri ribuan pendukungnya dinilai pendukung pro integrasi cenderung mendiskreditkan pemerintah Republik Indonesia. ''Sistem kampanye CNRT sudah di luar batas toleransi, karena terdapat unsur penghinaan terhadap Pemerintah RI,'' kata Antonio Da Costa Ximenes, seorang warga pendukung otonomi, di Baucau, Rabu (18/8). Menurut dia, kendati kampaye itu bebas, akan tetapi harus mengikuti rambu-rambu dalam berbahasa, karena sebagai orang Timtim yang memiliki sifat religius, adat dan kultur budaya yang kuat sangat memahami perilaku berbicara yang baik dan benar. Terlebih dua jurkam CNRT, Magdalena dan Carolina yang tampil di hadapan massa pendukungnya itu berstatus aparatur pemerintah (PNS) yang sampai saat ini masih menerima gaji dari pemerintah Indonesia. ''Sehingga sebagai orang Timor saya tidak setuju dengan sistem kampanye seperti itu, kita jangan lupa diri dan harus jujur, sebagai orang Timtim harus berterima kasih pada pemerintah RI,'' katanya. Carolina dan Magdalena dalam kampanyenya mencoba meyakinkan massa pendukungnya yang sebagian besar pemuda itu bahwa sudah saatnya rakyat Timtim akan menikmati kehidupan yang bebas dari segala macam tekanan, intimidasi dan teror serta dapat menentukan pilihannya untuk merdeka sendiri jika lepas dari negara kesatuan Republik Indonesia. Mereka mengatakan, masyarakat Timtim diminta tidak terpancing dengan penawaran otonomi dan dapat berpikir jernih, guna menentukan pilihan yang tepat pada 30 Agustus. Berdasarkan data United Nations Information Centre (UNIC), jumlah pendaftar jajak pendapat seluruhnya baik yang di dalam maupun di luar Timtim sebanyak 451.792 orang. Menurut UNIC, sebagai langkah menuju pelaksanaan jajak pendapat, 30 Agustus, telah dibentuk komite kampanye wilayah yang akan dipimpin oleh koordinator jajak pendapat wilayah dan wakil-wakil dari kedua kelompok Timtim. Tata cara pengawasan juga telah disepakati dan akan berlaku untuk 1.371 pengamat internasional dan lokal yang telah memperoleh akreditasi resmi. Di samping itu, ada 50 pengamat Indonesia dan 50 pengamat Portugis.(ant/bud) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 25 Aug 1999 jam 10:21:26 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
