---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Precedence: bulk Catatan Hersri Setiawan: Ken Saro-Wiwa Ken Saro-Wiwa , Nigeria; penulis novel, penyair, dan propagandis militan gerakan perdamaian. Ditangkap dan dipenjarakan dengan tuduhan berkomplot melakukan pembunuhan terhadap empat pemuka rakyat Ogoni - walaupun sendiri pendiri Gerakan Perjuangan Hidup Rakyat Ogoni -, pada 10 November 1995 ia digantung sampai mati. Sajak di bawah ini dari kumpulannya "Nyanyian Jaman Perang" (Songs in a Time of War, Saros International Press, 1985). ------ MAYAT BERTEBARAN Mayat-mayat bertebaran menyelimuti tanah Seruling tua-tua yang mati bisu, lupa pada masa lalu Arwah leluhur yang terusir dari tanah negri sendiri bersimbah airmata mengembara Negri yatim piatu menangis Di depan pusara kita bersimpuh hingga lutut mengucur darah doa pagi menjadi hampa sia-sia Nama yang diseru hilang tuah dalam pesta panen bersih desa jago-jago korban telah beku Musim tua telah silam yang baru, datang tanpa sapa dan sorak tawa anak-anak sedih menyelinap di rumah kosong Kosong dalam bilik pengantin di bawah hujan peluru rembang malam sepasang kekasih berjalinan seperti ular Mengalun nyanyian lembut membelai sunyi Bumi kumandang dalam suara aneh bedil-bedil menyalak gagap mengerang ngeri Wajah perang yang keji memenuhi seluruh negri terjemahan Indonesia: hersri setiawan kockengen sept. 1999 ---------- SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 28 Sep 1999 jam 17:29:54 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
