---------------------------------------------------------- FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL: go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Stockholm, 6 Oktober 1999 Bismillaahirrahmaanirrahiim. Assalamu'alaikum wr wbr. CAPRES GUS DUR+HABIBIE+MEGA=PRESIDEN GUS DUR Ahmad Sudirman XaarJet Stockholm - SWEDIA. Untuk Ketua PBNU Gus Dur, BJ Habibie dan Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati. Ternyata, Gus Dur yang tidak bisa dipegang, geliatnya seperti ular, ditambah dengan kekerasan hatinya dan ketajaman otak-politisnya yang sukar diterka membuat Mega berpikir seribu kali dan menjadikan Habibie diam seribu bahasa dengan berusaha untuk menenangkan hatinya yang sudah semakin goncang walaupun telah didukung oleh FUIB (Front Umat Islam Bersatu, yang terdiri dari gabungan 22 ormas diantaranya KISDI, Gerakan Pemuda Kabah, Pemuda Bulan Bintang, Gerakan Pemuda Islam, Lasykar Jihad, Furqon, dll ) yang diketuai oleh Eggy Sudjana. Amien dengan senyumnya telah menduduki kursi empuk ketua MPR karena hadiah dari Akbar karena itu tidak bisa lagi mencalonkan diri menjadi capres. Matori dari PKB yang telah ongkang-ongkang sebagai orang kuat kedua di MPR setelah Amien karena jasanya Mega dengan PDIP-nya. Akbar (ketika tulisan ini dibuat) masih bergulat untuk dapat kursi goyangnya ketua DPR (karena harus melalui voting setelah dijegal oleh Hartono Mardjono dari Partai Bulan Bintang yang tidak setuju dengan hasil musyawarah dan mufakat bersama, tetapi kemungkinan besar Akbar yang berambisi untuk mendapatkan kursi empuk ketua DPR akan memperolehnya, berdasarkan kepada teori power-sharing-nya Akbar). Yang tinggal sekarang adalah Gus Dur, tetapi diapun telah berdialog dari hati ke hati dengan lawan politiknya Megawati Soekarnoputri pada hari selasa sore tanggal 5 Oktober 1999 di kediaman Megawati di Kebagusan, Jakarta Selatan. Walaupun kelihatannya bersahabat, tetapi sebenarnya seperti api dalam sekam, keduanya berambisi untuk meraih kursi yang terempuk diantara kursi-kursi lainnya, yaitu kursi Presiden Daulah Pancasila dengan UUD 1945-nya yang sekuler. Apabila Gus Dur sampai waktu pemilihan Presiden masih tetap tidak mengundurkan diri dari pencalonan Presiden, kemungkinan sebagian besar anggota PKB yang telah dibidani oleh Gus Dur akan kembali menyokong Gus Dur, karena Matori telah dapat kursi empuk wakil MPR. Ditambah sebagian besar anggota poros tengah berada di belakang Gus Dur dan tentu saja sebagian serdadu Golkar akan belok ke Gus Dur dan meninggalkan Habibie yang gigit jari, apalagi setelah Akbar Tanjung dapat meraih kursi goyang ketua DPR, dia lupa kepada Habibie. (Itulah yang disebut dengan Power-sharing-nya Akbar). Terakhir yang menangis adalah Megawati, tetapi apa boleh buat. Strategi PDI-Perjuangan yang merasa arogan dan merasa sudah menang diatas kertas, tetapi kenyataannya lain dengan apa yang diteorikan. Akhirnya apapun tidak dapat. Ketua DPR jatuh ke Akbar. Ketua MPR jatuh ke Amien dan terakhir Presiden jatuh ke Gus Dur. Tetapi kalau ada nasib baik, Mega bisa mendampingi Gus Dur sebagai wakilnya. Dan jadilah pasangan yang baik, apabila Gus Dur perlu untuk mengetahui apa yang tertulis dalam surat keputusan Presiden, maka Mega bisa membacakannya. Adapun Habibie, tidak perlu khawatir dengan beliau, karena beliau telah lebih dari dua puluh tahun hidup diatas kursi empuk dalam kabinet militer Soeharto ditambah sekarang ekstra 16 bulan sebagai Presiden Daulah Pancasila dengan UUD 1945-nya yang sekuler. Mau apalagi, itu sudah lebih dari cukup. Inilah sedikit tanggapan saya untuk Ketua PBNU Gus Dur, BJ Habibie dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati. Bagi yang ada minat untuk menanggapi silahkan tujukan atau cc kan kepada [EMAIL PROTECTED] agar supaya sampai kepada saya dan bagi yang ada waktu untuk membaca tulisan-tulisan saya yang telah lalu yang menyinggung tentang Khilafah Islam dan Undang Undang Madinah silahkan lihat di kumpulan artikel di HP http://www.dataphone.se/~ahmad Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan dan hanya kepada Allah kita memohon petunjuk, amin *.* Wassalam. Ahmad Sudirman http://www.dataphone.se/~ahmad [EMAIL PROTECTED] ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 5 Oct 1999 jam 23:25:16 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
