----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

( lanjutan kentut )

Keluar dari konsulat Inggris, angin sore mulai bertiup
kencang. Jutaan manusia kantoran mulai sibuk berbenah
pulang. Akibatnya trafik mulai kelihatan memadat kembali
di semua jalan. Tidak menunggu lama, saya kemudikan
mobil menuju timur untuk mencari..mencari..shit..motel kembali..

MOTEL NEHI-NEHI RULES THE WORLD
Seperti yang anda bisa duga, kami ngider kembali
bermiles miles mencari sosok motel. Kalau kemarin
kami mencari keselatan, sekarang saya meyakinkan
Vicky bahwa di utara pasti ada motel bersih  dan sopan
juga.

Tapi seperti Tuhan yang menakdirkan muka AM Fatwa
seperti bakicot yang lagi sariawan, Kami dalam perjalanan
inipun rasanya ditakdirkan susah melulu setiap kali cari
motel. Lebih dari 2 jam kami menggangsing muter, nyasar
pusing, keleyengan memintas Ashland Ave, Vermont Ave
Bokir Ave, Taman Lawang Ave, Pler AH Nasution Ave,
tidak jauh dari North East Illinois University, kami juga
menemukan perempatan bernama Rais Mukatai Avenue
yang semua lampu merahnya berkedip kedip ganjen ke arah
sebuah pohon Golkar, memacetkan lalu lintas, membuat saya
sempat berhenti untuk memuntahkan reak karena jijik.

Baru di kota Niles, setelah keliling demikian lama, kami
menemukan Days Inn, " Yesss!! " Begitu teriak bini,
Dan lagi lagi pemilik ini motel adalah mr Nehi yang
dengan mantap menjawab pertanyaan saya soal
tarif semalam " $ 85 per night ". Tapi saya jelas
ngga segoblok kemarin, Hari ini saya mencoba
berhemat ,saya bilang pada bini lebih baik kita coba
tanyakan motel di seberang yang juga nampak bersih.

Menyebrang ke motel bernama Edgebrook, saya tidak
lagi terkejut menemukan Mr Nehi from Bombay kembali
di front officenya yang mungil, Dengan bahwa inggris
ala Madras yang sangat kental bak gule kari, dia menjawab
dengan senyum mulutnya yang bau bioskop Rivoli
" Its $45 a night .." Tidak menunggu dua detik langsung
saya bilang OK, karena motel ini memang nampak aman
dan sopan.Saya bayar pakai credit card, ambil kunci
buka kamar, turunin tas dan peralatan kosmetik
Vicky dari mobil, nyalain TV..dan yang pertama kali
muncul di layar cable TV adalah..... Film porno tulen..!!

Vicky masih di kamar mandi, ketika saya terperangah
menyaksikan adegan main cinta seorang cowok item
dengan cewek berdada mirip sapi bunting..sebelum
dia keluar dari kamar mandi, cepat cepat saya pindahkan
chanel. Selama saya menginap di Idaho, Montana,
Nevada, Utah waktu jalan jalan dulu  di setiap laci motel
atau di dekat ranjang selalu terdapat Bible. Sedang selama
di Illinois ini, yang pertama disuguhi adalah film jorok nehi
nehi...

RABU
Bagun pagi, kita ke Down Town lagi, Memintas North Shore
Drive yang mulai padat kami berbelok di Randolf Avenue.
Duduk di sebelah kanan,saya melihat di sebuah gedung
berlantai 3 sebuah bendera merah putih layu teronggok
di tiang. Karena kebetulan di seberang gedung bernomor
72 itu ada Dunkin Donat, dan kebetulan ada tempat parkir,
kami segera singgah untuk breakfast.

KONSULAT NEGARA PETENTENGAN.
Inggris adalah  salah sebuah negara penanam modal terbesar
di Amerika, selain Jepang dan Canada. Inggris yang makmur
kantor Konsulatnya cuma satu lantai di Chicago sini . Jepang
yang kaya raya, dan Australia yang jauh lebih oke dari Indonesia
kantor konsulatnya cuma gedung kecil di Los Angeles...

Tapi Konsulat Republik Petentengan ? Di Los Angeles , Konsulat
Indonesia adalah gedung oversize berlantai 5 yang terletak di
daerah perkantoran oke punya. Di New York , Konsulat kita
adalah gedung antik mahal di daerah supermahal, berdampingan
dengan kondominium Al Pacino, berlantai 5.Di Houston
Konsluat adalah seperti gedung perkantoran luas dan elit
.Dan di Chicago sini juga sama...di setiap lantai kita bisa
melihat kemubaziran ruangan yang kosong melompong
tidak berguna..

Negara petentengan penghutang besar ini ,kawan.
Konsulatnya selalu lebih besar dan megah dari kantor
perwakilan negara kaya. Dan jangan lupa...Pak Konsul
yang bergaji 10.000 dollar lebih sebulan itu....juga terkenal
tukang ngobjek dengan biki proyek yang mengada -ngada...
Perbaikan gedung, pembelian ini itu..perjalanan dinas ini
itu...sampai lapangan parkir kepunyaaan konsulat yang
dirent buat umum di Los Angeles...semua orang tahu duit
nya selalu jatuh ke tangan pak Konjen.. he he..

SELAMAT JALAN PADA KOTA ANGIN.
Usai menikmati semua denyut this windy city, melihat
manusia berpakaian semi tebal yang selalu nampak
tergesa gesa, dan menyaksikan puluhan patung PDI
opss...maksudnya bulls ( Banteng ) yang teronggok
di setiap corner Michigan Avenue..kamipun sepakat
untuk mengucapkan selamat jalan.

Kota PDI opsss kota yang  kelewat bangga dengan tim NBA
dan Michael Jordannya ini sudah waktunya kami tinggali..

Chicago adalah kota yang cantik.....buat manusia berduit.
Chicago adalah kota yang sumpek...bagi manusia pas-pasan..
Begitu kesan kami selama melihat ini kota Blitar..opss..

Ketika mobil kami beranjak meninggali down town..
Sama sekali saya tidak merasakan sedih..atau
teringat judul lagu " If You Leave Me Now "..

Melesat ke arah Reeway 55 south...menerjang
kota-kota kecil dan ratusan miles ladang jagung...
Yang saya ingat malah....

Bogor..kota kelahiran saya..



Hasan Basri

October 6, 99

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 7 Oct 1999 jam 01:49:10 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke