----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

Rakyat Merdeka, 15 Oktober 1999

Jangan Kasih Hati Australia

INSIDEN yang terjadi di desa Matoaen, perbatasan NTT Timtim hari
Minggu (10/10) adalah sikap yang berlebihan dan sewenang-wenang
dari pasukan Australia yang tergabung dalam pasukan multinasional
Interfet di Timtim. Sehingga menyebabkan gugurnya seorang anggota
Polri dari Brimob dan ini memancing reaksi keras dari pihak
Indonesia. Interfet menyerbu pos di perbatasan NTT-Timtim dalam
posisi siap tempur dengan niat yang tidak bersahabat dan seolah-
olah sedang menghadapi musuh besarnya sehingga berani melewati
tapak batas wilayah kedaulatan Indonesia.

Walaupun dengan dalih ingin mengejar milisi pro integrasi mereka
terus masuk ke wilayah Indonesia bahkan sampai dekat pos penjagaan
Polisi Indonesia. Interfet adalah militer yang profesional dan
tidak mungkin mereka tidak tahu. Itu kebohongan besar, bukan lalai
tetapi mereka sengaja ingin melecahkan dan memancing kemarahan TNI
untuk menciptakan konflik disana.

Saya sebagai warga negara Indonesia berharap agar peristiwa ini
menjadi perhatian pemerintah pusat untuk menyampaikan pelanggaran
ini ke PBB. Tidak ada hukum internasional yang memperbolehkan
tentara negara lain masuk ke wilayah negara tertentu tanpa ijin
dari pemilik wilayah negara tersebut apalagi mengadakan
penyerangan. Jangan sampai wilayah kedaulatan RI seenaknya
diinjak-injak oleh Interfet. Dan untuk mencegah terulangnya
peristiwa itu Pemerintah RI segera menempatkan TNI untuk
memperkuat wilayah perbatasan Timtim-NTT.

Jangan coba-coba Interfet masuk ke wilayah kedaulatan RI lagi
kalau tidak ingin menemui resiko yang besar dan penyesalan.

A Nurfauzy
Kembang Jakarta Barat

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 19 Oct 1999 jam 08:31:09 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke