----------------------------------------------------------
FREE for JOIN Indonesia Daily News Online via EMAIL:
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------

Rakyat Merdeka, 11 Nopember 1999

MERINDING KEDUA KALINYA

SEMARAKNYA tuntutan referendum dari masyarakat Aceh membuat bulu
kuduk merinding kedua kalinya, setelah jajak pendapat di Timtim
yang disutradarai oleh UNAMET. Timtim akhirnya terkoyak-koyak dan
terbagi dua dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.Apakah ini
akan terjadi pula dengan masyarakat Aceh yang menginginkan
referendum?

Mudah-mudahan tidak. Peristiwa jajak pendapat di Timtim hendaknya
Dijadikan pelajaran dan pengalaman berharga bagi rakyat Aceh,
sehingga nasib seperti rakyat Timtim tidak akan terulang.
Seandainya para tokoh, elit dan masyarakat Aceh sendiri tidak
Mencermati dan bertindak gegabah,tetap bersikeras menuntut
referendum, tidak menutup kemungkinan nasib serupa yang menimpa
rakyat Timtim akan mereka alami pula.

Untuk itu saya sebagai warga bangsa mengingatkan, agar berhati-
hati dan tidak terpancing oleh para perekayasa yang sengaja
menginginkan wilayah Aceh dijadikan sumber keuntungan pribadi oleh
orang yang tidak bertanggungjawab. Seandainya tuntutan dilakukan
murni oleh masyarakat Aceh yang bertujuan mengubah nasib,karena
selama 32 tahun terhimpit dari kekuasaan dan ketidakadilan, maka
sebagai warga bangsa saya sangat mendukung kalau masih dalam
koridor NKRI.

Duet Presiden GusDur dan Wapres MegawatiSoekarnoputri yang
membentuk Kabinet Persatuan Nasional, di antaranya ada menteri
yang membidangi otonomi daerah, mudah-mudahan dapat mengubah nasib
bangsa, khususnya masyarakat Aceh dan Bangsa Indonesia umumnya,
sehingga masyarakat Aceh tetap bagian dari bangsa Indonesia.

 Muhammad Dong
 Jakarta Timur

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 16 Nov 1999 jam 13:01:32 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke