---------------------------------------------------------- Visit Indonesia Daily News Online HomePage: http://www.indo-news.com/ Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 ---------------------------------------------------------- Rakyat Merdeka, 15 Nopember 1999 RAYUAN JOHN HOWARD AKAL bulus. Mungkin itu julukan yang harus diterima oleh PM Australia John Howard. Sebab dengan licik dan arogan setelah melukai pemerintah dan rakyat Indonesia, karena kasus Timtim kini berusaha merangkul kembali pemerintah Indonesia. Howard dengan berbagai cara berupaya mendekati Jakarta secara hati-hati dan cenderung merayu-rayu, antara lain mengeluarkan berbagai pujian kepada Presiden KH Abdurrahman Wahid dan susunan kabinetnya. Pembicaraan yang mengarah pada hubungan perdagangan, pendidikan dan berbagai hubungan bilateral mulai ditawarkan. Tampaklah di sini bukan sifat bersahabat yang sejati dan saling melindungi untuk menjalin hubungan antara kedua negara. Kalau kita perhatikan betapa angkuhnya pemerintah Australia dengan kebrutalannya merebut Timtim dari kedaulatan Republik Indonesia kini berbalik mendekati. Padahal penderitaan rakyat Timtim (pro integrasi) yang telah dihina dan diinjak-injak hak asasinya belum sembuh dan terobati malah sampai kapanpun tidak bisa menerima begitu saja perlakukan pemerintah Australia. Untung bangsa Indonesia masih mempunyai kesabaran, bukan bangsa emosional dan tidak ingin disebut pendendam. Kesabaran ini ada batasnya dan belum sampai memutuskan hubungan diplomatik. Tapi, kesabaran bukan berarti untuk selalu ditindas, diinjak-injak dan diperlakukan sewenang-wenang. Apakah Howard masih berkeinginan mengulangi hal serupa kepada pemerintah Indonesia. Jangan coba-coba mempunyai keinginan kotor kedua kalinya, kalau tidak nanti akan menjadi santapan lezat rakyat yang menderita dan terluka karena kezalimannya. Nur Ahmad Cibitung, Bekasi ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 17 Nov 1999 jam 05:32:31 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
