----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
----------------------------------------------------------
From: satria
Bahaya Laten
Hasil diskusi ini mudah-mudahan jadi masukan dalam rangka mencari
solusi
persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia.
Konsep
1.Bahwa tegaknya keadilan pada realita kehidupan berbangsa dan
bernegara
akan sangat sulit terjadi jika sebuah bangsa yang sudah kacau tidak
mengalami perubahan yang sangat mendasar[Revolusi],hal ini terjadi
akibat terlalu banyaknya pihak yang sangat diuntungkan dan telah
terlibat kejahatan pada masa lalu.Perubahan yang tidak tuntas hanya
akan
mengembalikan situasi yang ada pada saat ini kepada situasi masa lalu
secara bertahap.Perubahan pada tingkat kepala Negara [Presiden dan
Wakilnya] telah nyata tidak dapat diikuti oleh perubahan yang
signifikan
pada tingkat kabinetnya dan hal ini telah dibuktikan dengan
terbentuknya
kabinet Kompromi,padahal persoalan bobroknya birokrasi dan aparat
tidak
selesai pada tingkat kabinet serta hanya pada tingkat pejabat tinggi
negara.Persoalan yang nyata terlihat seperti permainan di
pengadilan,kejaksaan,kepolisian ,dinas-dinas yang berwenang terhadap
pemberian perijinan usaha,dinas-dinas yang berwenang terhadap
pengujian
rutin yang dilakukan berbagai aktifitas dunia usaha terutama dinas
pajak
misalnya,belum terlihat nyata mempunyai itikad baik untuk memperbaiki
kinerjanya sehingga menjadi pelayan,motivator dan katalisator dari
aktifitas masyarakat dari pada sebagai lembaga pengumpul dana
masyarakat
yang hanya digunakan untuk kepentingan pribadi pejabatnya atau
kelompoknya saja.Apakah perubahan yang terjadi di Indonesia saat ini
hanya sebuah retorika kolosal,tentu seluruh bangsa tidak
mengharapkannya
seperti itu.Saat ini memang kita belum boleh untuk mengatakannya
seperti
itu karena pemerintahan belum seumur jagung tetapi walaupun begitu
kita
semua harus mampu mendorong agar perubahan yang sedang terjadi
menyentuh
sampai kepada hal-hal yang mendasar sehingga tegaknya keadilan menjadi
sebuah kenyataan.Kalau tidak kehidupan bernegara ini akan makin sulit
diperbaiki.Apakah nafsu untuk berrevolusi termasuk bahaya laten?.
2.Belum tegaknya keadilan dan idialisme sempit akan makin membuat
orang
yang demikian percaya kepada visinya sendiri untuk berjuang dengan
segala cara.Apakah jika tujuan telah menghalalkan cara bukannya akan
membahayakan kehidupan bermasyarakat dan bernegara?.Saat ini bahaya
dari
pikiran-pikiran seperti ini belum muncul kepermukaan sebagai musuh
dari
demokrasi,tetapi jangan salahkan situasi jika ternyata perubahan yang
terjadi sekarang ini hanya berjalan ditempat sementara kondisi
keseharian mayoritas anak bangsa semakin sulit maka bukan tidak
mungkin
timbul keyakinan dan kepercayaan baru bahwa demi tujuan maka kita
harus
membayar at all cost dan hasilnyapun belum tentu sesuai yang
diharapkan.Banyak orang lebih takut terhadap revolusi tetapi kenyataan
yang terjadi mengatakan bahwa bahaya pembusukan dari dalam dan oleh
masyarakat jauh lebih berbahaya karena tidak terlihat kasat mata
tetapi
kerusakannya telah nyata kita rasakan bersama-sama saat
ini.Penyuapan,Narkotika,intimidasi,fitnah,pengaturan jabatan dan
pemberian konsesi termasuk didalam cara-cara pembusukan bangsa.
3.Pikiran-pikiran yang berkembang akibat terjadinya
penindasan,pemerasan
di daerah,pemerintahan yang sentralistik telah mencetuskan keinginan
untuk merdeka dari beberapa daerah yang nyata-nyata sebagai pendiri
Republik Indonesia.Disintegrasi sebagai sebuah fenomena yang terjadi
pada sebuah bangsa telah memberikan pelajaran yang pahit kepada
bangsa-bangsa didunia.Disintegrasi malahan tidak menyelesaikan
persoalan
yang sebenarnya tetapi malahan menambah persoalan baru.Persoalan yang
subtansial didaerah seperti penindasan rakyat,pemberdayaan
ekonomi,peningkatan tingkat pendidikan dan skill serta peningkatan
kesejahteraan rakyat adalah persoalan-persoalan yang belum tentu akan
dapat diselesaikan dengan disintegrasi Negara oleh karena itu bangsa
Indonesia jangan lengah melihat bahaya laten ini.
Kondisi Orang
1.Kondisi ekonomi yang terpuruk dan berkepanjangan ini telah membuat
ciutnya lapangan pekerjaan sehingga lapangan pekerjaan yang ada bukan
hanya tidak mampu menampung pekerja yang sebelumnya bekerja tapi telah
menjadi momok bagi orang-orang yang akan menyelesaikan sekolahnya
untuk
masuk kelapangan kerja.Saat ini banyak sekali orang yang telah
menyelesaikan pendidikannya pada perguruan tinggi dan kena PHK
belumlagi
terserap oleh lapangan kerja yang ada.Kondisi yang tidak menentu
akibat
menganggur dan tekanan ekonomi saat ini jika tidak segera membaik
bukan
tidak mungkin akan memicu radikalisme cara pikir dan tindak pada
golongan ini.Perseteruan-perseteruan yang terjadi di pusat dan daerah
bukan tidak mungkin banyak terjadi dan melibatkan serta disebabkan
oleh
orang-orang ini.Persoalan-persoalan yang terjadi tidak akan selesai
selama kondisi umum bangsa Indonesia tidak membaik secara
signifikan.Semakin hari jika kondisinya tetap tidak berubah maka
situasinya akan makin membahayakan.
2.Kondisi buruk dibidang ekonomi dan penegakan hukum yang lemah akan
semakin membuat aparat dan birokrasi berpikir serta bertindak menurut
kepentingannya.Hal ini akan didorong semakin kuat oleh kondisi
objektif
dimana para aparat dan birokrat tertekan akibat tingginya biaya hidup
keluarganya serta merasa kebal dari tindakan hukum.Proses pembusukan
yang terjadi dimasa lalu bukan tidak mungkin terjadi karena hal
ini.Saat
ini persoaalannya adalah apakah hal tersebut akan terulang kembali
atau
akan semakin buruk?.
3.Kondisi mayoritas masyarakat di Indonesia masih agamis walaupun
sebagian besarnya tidak melakukan pendalaman sehingga Persoalan
Ulama/Tokoh agama yang mengkomersialkan "Firman Tuhan" dengan cara
menafsikannya menjadi menurut kepentingan penguasa atau golongan masih
akan sangat merusak pola pikir yang ada.Kondisi ini akan membuat
bangsa
Indonesia bukan hanya mandul dalam menelurkan pikiran-pikiran
cemerlangnya tetapi akhirnya akan membuat masyarakatnya pasif sehingga
hanya menjadi alat permainan para elit dan penguasa.
4.Pengedar Narkotik dan Bandar Narkotik telah ikut memberikan andil
besar dalam merusak moral dan etika masyarakat Indonesia saat
ini.Pemberantasan yang sporadis dan tidak sistimatis hanya akan
meningkatkan harga jual barang haram tersebut.keluasan jaringan dan
kerapihan jaringan pengedar narkotika telah menjadi pelajaran bagi
negara-negara yang telah berusaha memerangi jaringan ini.Keterlibatan
aparat keamanan,penegak hukum dan gerakan bawah tanah telah menambah
tingkat kesulitan pemberantasan narkotika.Saat ini telah muncul
gerakan
untuk membasmi peredaran dan penggunaan narkotika untuk keperluan non
medis tapi tanpa tindakan yang sistimatis dan sungguh-sungguh dari
seluruh komponen bangsa maka hal ini hanya akan membuat jaringan
Pengedar dan bandar narkotik semakin sulit terjangkau dan kebal hukum.
5.Kondisi pembangunan ekonomi yang tidak adil dan merata telah
menimbulkan golongan masyarakat yang tidak perlu lagi bekerja seperti
kebanyakan orang karena uang bukan lagi jadi persolan bagi
mereka.Keleluasaan orang-orang ini untuk melakukan sebuah kegiatan pun
saat ini telah menciptakan gerakan-gerakan yang pada akhirnya hanya
untuk kepentingan kelompok tertentu dan gerakan ini hanya sebagai
arena
aktualisasi dan penanaman pengaruh dari para pemilik dana
tersebut.Pada
perkembangan bangsa Indonesia selanjutnya bukan tidak mungkin
persoalan-persoalan baru akan muncul akibat dari permainan ini.
6.Kondisi Indonesia pada 2 tahun terakhir yang hampir selalu mengalami
polemik dan spekulasi telah memunculkan panggung bagi para pengamat
baik
ekonomi,politik,militer,sosial kemasyarakatan dsb.Pada dasarnya
kondisi
ini tidak akan terlalu berpengaruh luas kepada masyarakat manakala
aktifitas dan perhatian berjalan normal tetapi karena saat ini
situasinya sangat menjepit maka harapan masyarakat terhadap sebuah
pemikiran sering berlebihan,sehingga jika pemikiran dari para pengamat
ternyata berbeda dengan prediksinya akan sangat membuat kebingungan di
Masyarakat.Hal yang cukup buruk terjadi adalah bahwa
pemikiran-pemikiran
para pengamat tersebut malahan sering dijadikan sebagai bahan
spekulasi
terutama di Bursa saham dan Jual beli mata Uang.Hal ini bagi dunia
usaha
sektor riel menyebabkan proses produksi seakan kalah penting dan
berpengaruh dibandingkan proses spekulasi.
7.Kondisi yang tidak menentu dan dibarengi dengan keinginan
menuntaskan
kasus-kasus lama tetapi belum sepenuhnya didukung oleh kondisi yang
kondusif telah memunculkan kelompok usahawan baru.Kelompok tersebut
adalah para pengacara yang berpikiran bahwa yang terbaik adalah
melaksanakan hukum positif.Order mereka dari kelompok yang diduga
terlibat KKN pada masa lampau bukan main banyaknya tentunya dengan
bayaran yang bukan main besarnya pula.Kemunculan mereka ke permuakaan
dengan membolak-balikan hukum telah menajdi fenomena tersendiri bagi
masyarakat luas.Pada awalnya masyarakat luas mulai merasa yakin bahwa
persoalan-persoalan yang terjadi di masa lalu dapat diselesaikan
secara
bertahap sampai tuntas ternyata sampai saat ini yang terjadi adalah
hanya akrobat permainan kata,pasal dan uang saja sedang persoalan yang
menjadi substansinya dipelintir sesuai kondisi dan
kebutuhannya.Fenomena
ini akhirnya akan menjadi seperti api dalam sekam?
8.Kondisi perubahan di Indonesia yang sampai saat ini belum tuntas
juga
telah menimbulkan harapan kembali bagi Orang-orang yang menjadi bagi
rejim lama serta berpola pikir lama untuk kembali menyusun
kekuatan.Orang-orang ini akan selalu mengatakan tenang saja bahwa ini
semua adalah proses dan tidak akan dapat diselesaikan secara tuntas
oleh
karenanya kita harus bernegoisasi.Penyusupan-penyusupan yang dilakukan
telah membuat proses pembahruan makin lambat dan berat.Hal sangat
penting buat mereka dengan tujuan bukan hanya agar mereka tidak
kehilangan kekuatan dan pengaruh tetapi usaha ini juga dilakukan agar
kondisi yang telah menguntungkan kelompoknya dimasa lalu kembali
berlaku
walaupun dengan pola yang berbeda dengan pola sebelumnya.Pola ini jika
cermati sangat nyata terlihat walaupun sangat halus dilakukannya.
9.Krisis multidimensi dan kompleksitas situasi telah membuat
masyarakat
moral dan mental serta budaya masyarakat berubah secara perlahan
tetapi
nyata.Kesulitan membiayai kehidupan sehari bukan lagi hanya memaksa
masyarakat Indonesia untuk melakukan akrobat didalam mendapatkan
penghasilan tetapi telah merubah pola pikirnya.Hal ini dapat terlihat
dari ucapan yang berkembang bahwa:kalau bisa dibuat sulit kenapa harus
menjadi mudah,mencari uang haram saja susah apalagi uang halal dan
kalau
tidak membunuh maka kita akan terbunuh.Kondisi ini mencerminkan bangsa
Indonesia bukan hanya sakit keras tetapi sedang bingung luar biasa.
Usulan Solusi
Terpilihnya Gus Dur dan Megawati menjadi Presiden dan wakil presiden
telah menimbulkan harapan baru tetapi perlu diingat bahwa mereka saat
ini sedang menghadapi persoalan yang demikian komplek dan sangat berat
sehingga sangat tidak mungkin mereka dapat menyelesaikan persoalan ini
sendirian apalagi hanya dalam waktu singkat.Kehilangan kepercayaan
diri
dan harga diri bangsa saat ini secara perlahan telah terasa mengarah
kepada perbaikan tetapi persoalan lainnya masih jauh dari harapan
banyak
orang.Proses kepercayaan masyarakat kepada pemerintah tidak mungkin
dapat diraih jika hanya melalui retorika sedangkan persoalan penegakan
keadilan bukan hal yang mudah dilakukan sementara pada jajaran aparat
penegak hukumnya masih banyak yang terlibat dengan kasus dimasa lalu
dan
pola pikirnya masih tetap sama.Persoalan lain yang sangat penting
adalah
proses recoveri pada dunia usaha dan bergeraknya kembali usaha sektor
riel sangat tergantung kepada banyak pihak dan hal ini pada saat ini
tidak mungkin dilakukan sendirian oleh pemerintah Indonesia.Oleh
karena
itu perbaikan kondisi Bangsa Indonesia tidak lagi bisa dilakukan
dengan
melaksanakan program-program dengan cara seri tetapi harus secara
paralel dan yang membawa multiplayer effect.
1.Proses penegakan keadilan bukan hanya kepada Soeharto dan
kroninya,Kasus Bank Bali dan pengadilan kepada pelaku/pelanggar Hak
azasi manusia saja apalagi semua orang tahu bahwa untuk melaksanakan
hal
ini bukan hanya perlu persiapan yang teliti dan matang.Oleh karena itu
lakukanlah pelaksanaan penegakan keadilan ini secara merata diseluruh
Indonesia sehingga sambil menyelesaikan persoalan yang rumit itu
kepolisian,kejaksaan dan pengadilan di daerah menyelesaikan
persoalan-persoalan didaerah yang membuat rakyat tentram dan
mempercayai
pemerintahan ini.Jangan lagi ada kasus kejaksaan melakukan pembagian
uang karena pengadilan [En rengkang] memutuskan bahwa kejaksaan yang
ditugasi melakukannya [tolong pelajari lembaga mana yang paling tepat
untuk melakukan tugas ini].Pekerjaan penegakan hukum harus dilakukan
berdasarkan keadilan secara sistimatis,luas dan tuntas.Jika hal ini
sudah terjadi maka tegaknya keadilan berdasarkan supermasi hukum tidak
akan lagi hanya menjadi sebuah impian atau cita-cita.
2.Kondisi keuangan para keluarga yang saat ini sulit tidak akan
mungkin
dapat membaik tanpa perbaikan kondisi ekonomi Indonesia secara
umum.Oleh
karena itu bergeraknya sektor riel pada dunia usaha terutama pada
golongan menengah dan lemah sudah tidak dapat ditunda lagi kemudian
recovery pada usaha-usaha besar pada saatnya perlu juga dilakukan
kalau
tidak bisa menggunakan modal sendiri lagi kenapa pinjamannya tidak
dijadikan saja bagian kepemilikan perusahaan tsb dan yang terpenting
perlu diingat semakin lama kita berhenti maka akan semakin besar biaya
yang kita tanggung apalagi jika ternyata usaha-usaha itu baru setengah
jadi serta jika ternyata sulit diperbaiki saat ini tinggalkan saja
dahulu apalagi kalau usahanya belum berjalan,nanti pada saat
kondisinya
memungkinkan usaha tersebut baru dijalankan.Bergeraknya usaha sektor
riel bukan hanya akan menyediakan lapangan pekerjaan dan peningkatan
pendapatan masyarakat tetapi akan sangat positif terhadap banyak
hal.Walaupun tentunya usaha tersebut harus memenuhi kaidah-kaidah
bisnis
yang lazim dan benar.Kegiatan ini termasuk mengirim tenaga kerja
profesional keluar negeri tetapi dengan perencanaan
,pelaksanaan,pengorganisasian dan evaluasi yang baik.jika hal ini
dilakukan seluruhnya mudah-mudahan persoalan cadangan devisa akan
pergi
jauh.Pada soal ini jika ternyata para pemimpin negara lain termasuk Mr
Clinton ingin melihat bangsa Indonesia bangkit[karena pikiran
Clinton/bangsa Usa sebenarnya anti penjajahan dan penindasan
kemanusiaan
walaupun banyak diterjemahkan berdasarkan situasi]maka mereka harus
bekerja sama menggerakan Ekonomi Indonesia bukan cuma beritikad
membantu
menyelesaikan konflik apalagi bangsa Indonesia sedang berusaha agar
rakyatnya yang berdaulat sehingga jangankan orang lain pemerintahannya
saja dicoba terus.
3.Keadaan Negara yang sulit ini juga ternyata telah memberikan
pelajaran bahwa agama memang ternyata akan sangat memegang peranan
penting bagi proses perbaikan Negara bangsa,masyarakat ,keluarga dan
pribadi-pribadi.Akan menjadi apa kita semua kalau kita malahan hanya
melakukan tindakan-tindakan karena kebutuhan sesaat dan sangat
merugikan
orang lain?.Visi Presiden Gus Dur mengenai masyarakat yang beragama
agar
ditindaklanjuti secara terorganisir oleh masyarakat sendiri sehingga
bangsa Indonesia menjadi bangsa yang bukan hanya melaksanakan proses
ritualnya saja dalam beragama tetapi ajaran agama itu berfungsi
didalam
kehidupan sehari-hari sehingga hal-hal yang buruk menjauh dan
masyarakatnya juga menjadi semakin rasional.Jika hal ini terjadi maka
bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang tangguh.Ingat penguasan
nilai-nilai kebenaran oleh orang/bangsa lain adalah bagian dari proses
Imperialisme dan sejarah telah membuktikan bahwa bangsa yang memegang
teguh nilai-nilai kebenaran akan tahan terhadap himpitan peradaban.
4.Pola dan isi Mass media saat ini lebih banyak kepada informasi dan
investigasi yang cenderung membuat polemik.Apakah hal ini merupakan
strategi untuk mengajak masyarakat berpikir?atau hal ini hanya sebagai
sebuah pola manajemen konflik sehingga pasar tertarik?.Mass media di
Indonesia telah banyak berperan dalam mewujudkan perubahan yang
terjadi
sampai saat ini tetapi Kita semua juga tahu bahwa saat ini banyak
sekali
orang kaget dan menjadi liar sehingga apakah pola dan isi mass media
jika tetap seperti sekarang baik mengenai politik,ekonomi dan sex
serta
narkotika yang sebenarnya bertujuan baik buat bangsa ini tetapi karena
kondisi masyarakatnya masih seperti ini hasilnya adalah malahan
masyarakat terprovokasi secara ampuh.Saran kongritnya adalah selain
pemberiataan dengan model dan isi seperti yang ada saat ini alangkah
baiknya jika ada pola dan isi pemberitaan dsb yang menampilkan
kreatifitas-kreatifitas masyarakat dalam mengatasi krisis,Orang biasa
yang tetap beriman walaupun hidup sulit dan tetap rajin
bekerja,menampilkan profil kehidupan keseharian para perjuang begitu
juga koruptor dsb,sehingga masyarakat tidak diombang-ambingkan oleh
ucapan dan pikiran saja/konsep tapi bisa lebih memilih pola kehidupan
dan cara yang mana yang akan mereka pilih atau minimun sebagai sebuah
Inspirasi.
5.Saat ini yang diperlukan buat membangun bangsa bukan peningkatan
kemampuan bepolemik[kecuali bagi para tersangka KKN,usaha penghapusan
Hutang,negoisator kedududukan dll] tetapi keteguhan
iman,skill,kreatifitas nyata dalam berpikir dan berkarya untuk
membangun
bangsa Indonesia.
Mudah-mudahan bermanfaat,harapanya jika hal ini berjalan maka
kedaulatan
ditangan rakyat,tegaknya keadilan,proses demokratisasi,penghargaan
kepada Hak azasi manusia dan kemanusiaan menjadi bagian yang tidak
terpisahkan dari kehidupan bangsa Indonesia/
Jakarta 18-11-1999
Satria
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 19 Nov 1999 jam 10:54:20 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++