----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Kita tidak Boleh Gamang

1.Pansus DPR mengadakan tanya jawab dengan Ex Para pejabat ABRI[waktu
itu]mengenai DOM di Aceh.Perkara cara bertanya diurut dari depan dan
bentuk pertemuan sangat tergantung kepada Waktu saja sudah sulit untuk
mencapai substansi persoalan yang akan dicapai.Para Jenderal itu menurut
sebuah sumber pasti pemegang tanggung jawab di Posisi militer pada saat
itu,begitu juga Soeharto karena Pangtinya Jelas-jelas Soeharto,hal ini
menjadi demikian karena begitulah komando pada militer,prosedurnya
prajurit tidak bergerak jika tidak diperintah,kalau tidak salah
sendiri.Proses Hukum yang akan dikenakan kepada para petinggi militer
itu,tinggal apakah pejabat militer tsb berbuat salah dengan sengaja
karena perintahnya atau salah karena lalai,soalnya mana mungkin mereka
tidak tahu atas terjadinya korban pada pihak rakyat tsb.Pada beberapa
kasus spesifik memang bisa saja ada prajurit bertindak salah diluar
prosedur sehingga komandannya tidak bertanggung jawab langsung walaupun
tetap perlu dibuktikan apakah para komandan itu lalai atau tidak?dan
komandannya tetap harus mempertanggung jawabkan prajuritnya sehingga
tidak bisa melepaskan diri begitu saja.Perkara para jendral itu bukan
doen pleger[pelaku],mede dadder[ikut serta] itu soal lain tetapi dengan
dibiarkannya kasus itu berlarut-larut maka mereka bisa kena karena
sebagai mede plichtiger[membantu atau aktor intelektual].Hasilnya
Soeharto bertanggung jawab bersama dengan .....silakan lanjutkan proses
hukumnya.Anggota DPR,agak sabarlahlah jangan pengen call tinggi tapi
akhirnya malahan tidak dapat apa-apa!.

2.Indonesia rame lagi ada kasus Texmako,yang paling penting adalah bukan
saling menutupi atau membusukannya [kasus ini kan dari beberapa tulisan
terdahulu yang ditindaklanjuti],saat ini yang terpenting adalah
mendudukan persoalannya pada proporsi yang benar.Pabrik tsb tetap harus
beroperasi karena buruh dan hasil devisanya tidak boleh berhenti.Proses
hukum perlu dilakukan bukannya untuk memeras dan hanya membuktikan bahwa
bangsa Indonesia itu sudah bejad tetapi untuk menegakkan keadilan dan
memulai cara-cara yang benar.Masukan-masukan dari para netters agar
Texmako jangan jatuh kepada para srigala yang sudah siap
mencabik-cabiknya perlu juga dipertimbangkan.

3.Pada tulisan terdahulu telah disampaikan bahwa pengelolaan penangkapan
ikan di Indonesia telah dimonopoli oleh Sudwikatmono tetapi sayangnya
pada berita kompas yang berturut-turut mengenai explorasi laut hal ini
pun tidak muncul bahkan ada kecenderungan belum juga diadakan
investigasi yang cukup baik mengenai hal ini.Soal kemiskinan yang
struktural pada Nelayan mirip juga sebenarnya dengan matinya Film
Indonesia akibat bioskop 21 dan peredaran film yang di Monopolinya.Sudah
saatnya Sudwikatmono diangkat sebagai sebuah figur yang cukup merugikan
orang banyak,lalu setelah itu berikan kesempatan bagi ia untuk
memperbaiki kesalahannya dengan menghibahkan hasil jarahannya atau
segera mengembalikan segala macam bentuk perijinan yang dikuasainya
kepada Pemerintah Indonesia untuk diserahkan kembali kepada masyarakat
secara adil dan bertanggung jawab.

4.Gus Dur sudah keliling-keliling untuk membuka ikatan yang mencekik
bangsa Indonesia,eh para elit politik PPP malahan masih juga sibuk
memblow-up soal pengunduran diri Hamzah Haz dan terus menjadi kompor
terutama pada kasus Aceh.Udah gitu Amin Rais kembali kehabitatnya ICMI
beraliansi dengan Adi Sasono yang nyata-nyata telah berhasil
menghancurkan Pola ekonomi rakyat dengan pola ekonomi kerakyatan yang
jelas-jelas hanya memperkaya anak buahnya dan membiayai
gerakannya[PDR],Mari kita merenung walaupun negara ini memang butuh
sparing berpikir tetapi saat ini bukannya bangsa ini sedang tidak butuh
perdebatan yang membingungkan orang banyak[sementara] yang dibutuhkan
adalah sebuah pekerjaan kongkrit[tenaga kerja bekerja,dapur ngebul,darah
berhenti menetes kebumi,sektor riel bergerak,stop disintegrasi].Jika
para elite politik pada datang ke Aceh,Ambon,Irian dsb sehingga
persoalan perpecahan bangsa berhenti maka hal ini merupakan langkah yang
sangat penting dari pada ngojok-ngojok Gus Dur dan Mega kedaerah tsb
tetapi mereka sibuk pada buat jebakan didaerah?????.

5.Kapan Pembuatan UU anti narkotika terealisir sampai pengedar dan
bandar Narkotik dihukum mati.Setelah seluruh bangsa melakukan karnaval
pemberantasan narkotik maka kini saat ini kita semua sudah harus
bergerak secara sistimatis dan tanpa lelah serta tanpa bentuk.Mana bisa
berantas narkotik kalau hanya seminar dan cuma cuap-cuap,nggak
mungkin!!!!.Setiap orang yang punya telphone sebaiknya melaporkan
kegiatan Narkotika didaerahnya dengan sistim dari atas[Kodam;kodim,korem
atau polda dan polres sampai tembusan pada tingkat polsek dan
koramil.]hal ini harus dilakukan bolak balik dan acak sehingga jika ada
aparatnya yang terlibat maka suatu saat masyarakat akan tahu.Para Lurah
kalau tidak tahu diwilayahnya ternyata ada peredaran Nakkotik maka ia
harus dianggap lalai bertugas kemudian jika ternyata sudah diberitahu
tetapi masih tidak peduli maka Lurah tersebut harus bertanggung jawab
begitupun para camat dan Walikota serta Bupati harus diperlakukan
sama.Pada bulan puasa jika setiap lurah menangkap 1 orang pengedar saja
sudah berapa orang yang tertangkap,apalagi kalau setiap camat menagkat 1
orang bandar Narkotika.Soal ini sangat serius kalau tidak bangsa
Indonesia akan hancur??

6.Bulan Ramadhan,sebaiknya kita puasa berpolitik lalu mari sama-sama
bertobat,baik juga kalau kita tingkatkan silaturahmi.Bagaimana kalau
dari pada naik haji atawa Umroh berulang-ulang saya usulkan lebih baik
mensejahterakan para tetangga,fakir miskin,yatim piatu,orang yang
mengabdikan hidupnya untuk agama Allah SWT.Jika ternyata masih banyak
uangnya silakan sekolahkan orang-orang yang tidak mampu.Saat ini bukan
saatnya lagi menggunakan harta hanya untuk kepuasaan pribadi dan
keluarga saja tapi sekarang saatnya berbagi.Tidak ada orang menjadi
miskin karena sadakoh tetapi banyak orang mati karena
serakah,riba,sombong serta hilang nyawanya  karena hartanya.Jangan
tunggu-tunggu lagi lakukan sadakoh sekarang juga kepada orang-orang yang
menurut anda pantas menerimanya!!!!!!

7.Habis lebaran kurang lebih bulan Maret 2000 adalah saat yang tepat
untuk mulai mengkritik kembali pemerintahan kalau Sektor riel dan
penganguran masih tidak berubah juga begitu juga soal disintegrasi
bangsa.Dari saat ini ke Bulan Maret kita sebaiknya memberikan masukan
cemerlang bukannya menghambat Pemerintahan sehingga setelah itu kita
cukup fair kalau mengkritik kembali secara tajam.Jika ternyata
Pemerintah mulai berhasil Kita wajib juga bersyukur karena rakyat juga
yang menikmati hasilnya.Idea ini ada juga yang menentang soalnya Kaya
Zarkasih Nur mana paham pola bisnis baru,katannya.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 6 Dec 1999 jam 08:04:12 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke