----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

TNI Ibarat Beristri Dua

JUMAT, 17 DESEMBER 1999
JAKARTA (Waspada):

Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Agus Wirahadikusumah akhir-akhir ini
menjadi soroton karena beberapa pernyataannya yang vokal.

Dalam suatu kesempatan berbicara di Bandung Rabu (15/12) lalu, dia
mengemukakan ibarat orang yang berumah tangga, TNI dan rakyat itu bisa
dianalogikan sebagai pasangan suami-istri. Cuma di zaman Soeharto, TNI
ibaratnya beristri dua. Rakyat merupakan istri pertama yang disia-siakan,
sedangkan Orde Baru bagaikan istri kedua yang sangat dimanjakan.

"Nah, sekarang TNI ingin kembali berbaikan dengan istri tuanya, yakni
rakyat. Cuma persoalannya, rakyat seperti sudah tak percaya.''

Karena itu baik atau buruk Orde Baru, kata dia, secara tidak langsung adalah
baik atau buruk TNI. Kiprah TNI yang sangat dominan selama Orde Baru adalah
fakta yang membuat kita tak mungkin memisahkan Orde Baru dan TNI, katanya
dalam bedah buku berjudul Indonesia Baru dan Tantangan TNI yang merupakan
karyanya, sebagai seorang militer yang banyak terlibat dalam upaya perbaikan
persoalan-persoalan militer Indonesia.

Agus kemarin diterima oleh Presiden Gus Dur di Bina Graha, tapi dia
membantah pertemuannya dengan Gus Dur untuk membahas pernyataannya yang
vokal akhir-akhir ini. Apa yang dia kemukakan, kata Agus, merupakan
implementasi dari apa yang dia pikirkan selama ini. Yakni bagaimana
meningkatkan kualitas pembinaan teritorial AD dalam rangka mengembalikan
citra TNI. Juga bagaimana mendorong upaya pemberdayaan masyarakat, mendorong
demokrasi, pemahaman dan kesadaran tentang HAM dan pelestarian sumber daya
alam dan lingkungan.***

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 17 Dec 1999 jam 10:23:01 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke