----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

---------------------------------------------------------------------
WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.
---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 21 Januari 2000 15:00 UTC

** PEREKONOMIAN LUMPUH DI MATARAM

** KLM TIDAK BOLEH MEMBAWA PENUMPANG TANPA SURAT RESMI

** GAGAL, FORMASI KABINET BARU AUSTRIA

** KOMISI PARLEMEN JERMAN MENYELIDIKI SKANDAL UANG HARAM

** TOPIK GEMA WARTA: MATARAM PULIH, PEREKONOMIAN LUMPUH

** TOPIK GEMA WARTA: PERS HARUS LAKUKAN LIPUTAN INVESTIGATIF

* PEREKONOMIAN LUMPUH DI MATARAM

Tiga orang langsung tewas ditembak aparat keamanan saat sekelompok
massa melakukan penjarahan di sebuah rumah ibadat di lingkungan Asah,
Ampenan, Lombok. Dengan tindakan keras aparat, jumlah korban tewas
sejak kerusuhan dimulai Senin lalu, menjadi lima orang. Jumat ini
Mataram dan sekitarnya dilaporkan sudah pulih, namun masih terasa
sepi. Perekonomian lumpuh, barang-barang sembako menjadi langka dan
harga-harga naik.

* KLM TIDAK BOLEH MEMBAWA PENUMPANG TANPA SURAT RESMI

Perusahaan penerbangan Belanda KLM, tidak boleh membawa penumpang
yang tidak mempunyai surat-surat identitas resmi. Senin mendatang KLM
akan  menandatangani persetujuan dengan pemerintah Belanda, di mana
perusahaan tersebut wajib menolak semua calon penumpang yang tidak
mempunyai surat identitas dan perjalanan yang masih berlaku.
Peraturan ini sebenarnya sudah diberlakukan sejak 1997, tetapi dalam
praktek sangat sulit untuk mengontrol semua surat-surat secara
intensif. Satu tahun lalu KLM diharuskan membayar denda sebesar satu
setengah juta dolar, karena membawa penumpang illegal sebanyak 2000
orang. Sekarang berlaku peraturan sementara, di mana tahun ini KLM
boleh melanggar sebanyak 1900 kali, tetapi jumlah tersebut harus
dikurangi secara drastis dalam beberapa tahun mendatang. Hal ini
harus dicapai lewat pengontrolan yang lebih intensif dengan
menggunakan alat-alat tehnik baru, sebelum penumpang naik ke pesawat.

* GAGAL, FORMASI KABINET BARU AUSTRIA

Presiden Austria Thomas Klestil meminta kepada Kanselir Viktor Klima
untuk memulai perundingan koalisi baru dengan semua partai. Klima,
Ketua Partai Sosial Demokrat SPO, harus memberikan laporan kepada
Klestil dalam waktu satu minggu. Kamis malam kemarin,  pembentukan
kabinet baru pemerintah Austria, gagal pada saat terakhir. Partai
sosial demokrat SPO pimpinan Kanselir Klima membatalkan perundingan
dengan Partai Konservatif OVP. Masalah terbesar adalah pembagian
kursi menteri dalam kabinet. OVP menuntut kursi menteri keuangan,
tetapi hal ini ditolak oleh SPO. Dengan gagalnya perundingan maka
berakhirlah kerjasama koalisi yang sudah berlangsung selama 13 tahun.
Klima kini mencoba membentuk kabinet minoritas, tetapi kecil
kemungkinan kabinet ini akan diterima parlemen.

Dengan perintah baru ini, Presiden Klestil sengaja tidak memberi
kesempatan kepada pemenang kedua pemilu Partai ekstrim-kanan FPO
pimpinan Jorg Haider. Menurut kebiasaan, apabila pembicaraan formasi
gagal, maka partai kedua terbesar diberi perintah untuk mencoba
membentuk pemerintah koalisi.

* BOM MELEDAK DI PERUMAHAN IBUKOTA MADRID

Untuk pertama kali dalam satu setengah tahun, gerakan separatis
Baskia, ETA melakukan serangan baru. Di sebuah perkampungan ibukota
Spanyol, Madrid, di mana banyak dihuni warga militer, meledak dua bom
mobil secara beruntun Jumat pagi ini. Seorang letnan kolonel Spanyol
tewas akibat ledakan bom pertama dan empat orang lainnya cedera. Tiga
perempat jam kemudian meledak sebuah bom mobil lain, tetapi tidak ada
korban yang cedera. Polisi Spanyol menemukan bom mobil ketiga, yang
kemudian diledakkan di tempat aman. Pemerintah Spanyol sudah
memperhitungkan serangan baru ETA sejak bulan Desember lalu, ketika
gerakan ini mencabut gencatan senjata sepihak. Sejak saat itu polisi
berhasil menahan dua mobil angkutan yang membawa sejumlah besar bahan
peledak, dalam  perjalanan menuju kota Madrid.

* KOMISI PARLEMEN JERMAN MENYELIDIKI SKANDAL UANG HARAM

Komisi Parlemen Jerman Jumat ini memulai penyelidikan skandal uang
haram yang diterima Partai CDU. Komisi tersebut harus mencari
kejelasan mengenai rekening-rekening bank rahasia, dan akan memanggil
26 orang saksi dalam waktu dekat. Salah satu diantaranya adalah
mantan kanselir Jerman Helmut Kohl. Rabu lalu diberitakan, jumlah
uang yang diterima partai Kristen Demokrat ini jauh lebih besar dari
yang diumumkan sebelumnya. CDU diperkirakan menerima lebih dari 10
juta mark. Kamis kemarin Kejaksaan Agung di Berlin mengumumkan akan
memulai penyidikan hukum atas kematian kepala bagian keuangan Partai
CDU. Orang ini tewas setelah menggantung diri di rumahnya. Kejaksaan
Agung Jerman akan menyelidiki apakah pria tersebut terlibat dalam
skandal uang haram CDU.

* PEMBERONTAK CHECHNYA BERENCANA MENTEROR RUSIA

Presiden ad-interim Rusia, Vladimir Putin memperingatkan rakyatnya
akan kemungkinan rangkaian serangan baru di wilayah Rusia. Menurut
sejumlah laporan dinas rahasia Rusia, pemberontak Chechnya
merencanakan sejumlah serangan teroris. Menurut Putin ancaman baru
akan hilang apabila pihak pemberontak Chechnya dikalahkan secara
tuntas. Rangkaian peledakan bom di sejumlah gedung apartemen di
Rusia, September tahun lalu, merupakan alasan langsung dimulainya
ofensif militer Rusia di Chechnya.

* YASSER ARAFAT MINTA BANTUAN BILL CLINTON

Pemimpin Palestina Yasser Arafat secara pribadi meminta bantuan
Presiden Amerika Serikat Bill Clinton untuk menjadi perantara dalam
perundingan perdamaian dengan Israel. Arafat mengajukan permintaan
tersebut sewaktu bertemu Presiden Clinton di Gedung Putih. Menurut
pemimpin Palestina ini, Clinton bisa membawa gebrakan baru dalam
perundingan. Pembicaraan perdamaian antara Israel dan Palestina
berlangsung tegang, karena telah disetujui, bulan Februari mendatang
harus dicapai sebuah kerangka persetujuan menyeluruh antara kedua
negara. Hal ini sesuai dengan persetujuan-interim di kota Sharm
el-Sheikh bulan September tahun lalu.

* BANYAK STADION DI BELGIA TIDAK PENUHI SYARAT KEAMANAN

Serikat polisi Belgia NSPV, memperingatkan bahwa kondisi keamanan di
stadion-stadion sepak bola Belgia, sangat buruk. Menurut mereka,
besar kemungkinan terjadinya drama saat berlangsung kejuaraan sepak
bola Eropa Euro 2000 yang akan diselenggarakan di Belgia dan Belanda
Juli ini. Menurut  polisi, khususnya stadion Charleroi,  yang akan
digunakan sebagai arena pertandingan kesebelasan Jerman dan Inggris,
tidak memenuhi persyaratan keamanan. Serikat polisi menyatakan, pihak
penyelenggara dan pemerintah Belgia bertanggung jawab dalam hal ini.
Kedua pihak dituduh  hanya tertarik pada keuntungan, dan tidak
memperhatikan keselamatan  penonton.

* GERHANA BULAN TOTAL DI EROPA

Jumat subuh tadi waktu Eropa, berlangsung gerhana bulan total selama
lebih dari satu jam. Tidak seperti yang diperkirakan sebelumnya,
peristiwa tersebut bisa disaksikan dengan baik di sebagian besar
wilayah Belanda. Saat itu bulan tidak seluruhnya nampak gelap,
melainkan berwarna kemerah-merahan. Sewaktu gerhana bulan, yang
terjadi setiap beberapa tahun sekali, bayang-bayang bumi menutupi
bulan.

* MATARAM PULIH, PEREKONOMIAN LUMPUH

Intro: Mataram sudah terkendali, tapi kegiatan perekonomian masih
lumpuh. Dilaporkan, tidak terjadi lagi penjarahan, tapi di
sudut-sudut Mataram dan sekitarnya, masih tampak sepi. Beberapa warga
masih merasa takut pergi ke kota. Kami menghubungi Lalu Martadinata,
anggota KIP - Komite Independen di Mataram, dan meminta keterangan
tentang keadaan di sana saat ini:

Lalu Martadinata [LM]: Kebetulan tadi dari pagi sampai dengan siang,
sampai barusan ini, saya bersama beberapa orang kawan-kawan sudah
memutar-mutar seperti biasanya. Di seputaran Cakra Negara, Ampenan,
dan kemudian di wilayah Rembigil juga, situasi sudah berangsur-angsur
pulih. Beberapa toko terutama makanan dan onderdil juga sudah mulai
buka. Kecuali toko-toko untuk sembako memang masih tutup.
Transportasi sudah mulai lancar, tidak seperti kemarin, sudah mulai
ramai. Karena didukung juga oleh SPBU yang sudah mulai dibuka,
sehingga tidak terjadi lagi antrian panjang dari masyarakat yang
ingin membeli bensin.

Kondisi ini juga didukung oleh adanya himbauan dari walikota kepada
masyarakat, untuk menjaga kondisi supaya tertib, aman dan
penghalang-penghalang yang ada di jalan untuk segera dibuka karena
telah dibentuk Tim Pam Swakarsa yang terdiri dari Ampibi, kemudian
dari Hindhu-Dharma juga ada timnya, dengan gabungan dari kepolisian,
yang akan melakukan patroli. Cuma kesulitan sekarang untuk sembako
memang ada peningkatan harga.

Radio Nederland [RN]: Tapi bagaimana dengan perkantoran dan sekolahan
juga mereka sudah buka?

LM: Kebetulan tadi juga saya ke kampus. Memang buka, tetapi belum
bisa berjalan seperti biasanya. Siswa-siswa masih tidak bisa melihat,
tidak sebanyak pada hari biasa. Memang ada satu-dua yang masuk
terutama di kampus, saya lihat tadi cuma dua-tiga orang. Itu belum
bisa berjalan seperti biasa.

RN: Kerusuhan-kerusuhan atau pembakaran ataupun penjarahan sudah
tidak terjadi lagi?

LM: Ya, terakhir terjadi pada hari Rabu. Hari Kamis pun sudah tidak
ada lagi yang terjadi penjarahan, kerusuhan maupun
pembakaran-pembakaran itu. Instruksi dari Pak Kapolri untuk tembak di
tempat itu mendapat respons positif, sehingga masyarakat pun tidak
melakukan itu lagi. Dan di samping itu saya melihat adanya kerjasama
dengan tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh masyarakat sendiri. Sehingga
situasi itu bisa terkendali.

RN: Bapak hari ini sudah berkeliling kota Mataram, Ampenan dan
sekitarnya, seberapa besar kerusakan-kerusakan itu?

LM: Secara umum saya melihat cukup besar. Tadi saya baca koran juga,
sampai beberapa toko, satu toko saja -toko logistik beras- itu bisa
sampai 600 juta. Kemudian gereja-gereaj sampai 13 dan yang paling
banyak itu adalah rumah-rumah warga Nasrani yang dirusak. Tapi hanya
satu dua yang dibakar. Yang kebanyakan adalah rumah-rumah yang
dirusak dan barang-barang yang dikeluarkan lalu dibakar di luar. Tapi
yang dibakar itu tidak banyak. Memang kalau berbicara nilai tidak
bisa saya sebutkan, tapi cukup besar saya melihat. Ini butuh waktu
lama mungkin untuk bisa kembali normal.

Demikian Lalu Martadinata - anggota KIP Mataram mengenai situasi
terkini di sana. Dampak kerugian kerusuhan Mataram belum bisa
diperkirakan. Infrastruktur ekonomi rusak. Barang2 sembako menjadi
langka dan harga-harga naik. Seorang Ibu Rumah Tangga yang tinggal di
kompleks pemukiman Pajang, Mataram, mengeluh:

Narasumber [NS]: Saya saja belum ke pasar. Belum ke mana-mana. Dan
tidak punya apa-apa lagi kita ini. Mau bantu kah? Yang kasihan susu
ini yang tidak ada. Susu bayi. Mau keliling cari susu tidak tahu di
toko mana yang buka? Tidak ada toko mungkin.

RN: Toko-toko belum dibuka sampai hari ini, bu?

NS: Ya, belum ada yang buka. Makanya ini rencana kalau ada orang yang
dari Bali, atau dari mana mau minta paket susu. Tidak ada toko sama
sekali.

RN: Pasar-pasar juga masih tutup?

NS: Pasar tradisional saja yang buka. Tapi barang ya naik. Harga gula
jadi 4000. Naik harga-harga. Telur yang biasa seharga 650, jadi 1000.
Pokoknya di rumah ini kita memang sudah tidak punya apa-apa.

RN: Kalau begitu ekonomi lumpuh benar di Mataram ini bu?

NS: Ya, tokonya tutup sama sekali.

Demikian wawancara dengan Lalu Martadinata - anggota KIP Mataram dan
seorang ibu rumah tangga di Mataram.

* PERS HARUS LAKUKAN LIPUTAN INVESTIGATIF

Menko Polkam Jenderal Wiranto hingga kini belum menanggapi pernyataan
sosiolog Universitas Indonesia Dr.Thamrin Tomagola yang menuduh
Wiranto sebagai titik simpul dari semua kerusuhan di Maluku dan
beberapa tempat lainnya. Thamrin Amal Tomagola, seorang tokoh Maluku
baru-baru ini memaparkan setidaknya ada 5 tokoh utama di balik
kerusuhan berkepanjangan di Ambon. Sedangkan Wakil Ketua DPR AM Fatwa
menyebut Letjen Purnawirawan Leo Lopolisa dan Sultan Ternate sebagai
provokator di Maluku. Tetapi kedua orang yang disebut oleh Fatwa itu
telah mebantahnya dengan sengit. laporan rekan Syahrir dari Jakarta:

Pers saat ini memang harus benar-benar melakukan check and rechek
berita-berita yang sensitif terutama yang menyangkut kemungkinan
kerusuhan di Jakarta dan di daerah-daerah yang masih aman. Menurut
harian Berita Buana baru-baru ini, kepada seorang sahabatnya Wiranto
mengungkapkan, sudah mengklarifikasi langsung isyu kudeta dan
pencopotannya dari kabinet kepada Gus Dur. Dan berulangkali Gus Dur
menegaskan, berita soal pencopotan dan kudeta itu hanya sekedar
sensasi pers saja. Dengan demikian pers lagi-lagi menjadi kambing
hitam
para pejabat.

Sejak zaman Orde Baru, pers selalu menjadi kambing hitam dan sering
menjadi bulan-bulanan penguasa. Tetapi kalau dahulu pers dalam memuat
suatu berita bersikap sangat hati-hati, kini sejak lengsernya
Soeharto media pers kurang melakukan investigasi yang akurat dan
mendalam. Yang dilakukan pers sekarang kebanyakan bersifat "talking
news" (berita yang hanya memuat ucapan-ucapan orang, Red.). Dalam
masalah kasus Halmahera misalnya yang muncul adalah
wawancara-wawancara dengan tokoh-tokoh masyarakat di ibukota. Laporan
"on
the spot" (di tempat, Red.) sangat sedikit sehingga hingga masyarakat
tidak bisa
mengetahui secara mendalam apa yang telah terjadi.

Seorang pengamat pers, Jus Soema Di Praja menyatakan, karena kurang
melakukan laporan investigatif, sehingga seseorang yang dituduh
korupsi kini
dengan mudah bisa menggugat media pers ke pengadilan. Redaksi
biasanya tidak  punya bukti-bukti yang akurat. Contohnya adalah
majalah Tajuk yang melakukan investigasi mengenai CPO dari Kelapa
Sawit milik pengusaha Abau di Sumatera Barat.Ternyata di pengadilan,
redaksi Tajuk tidak bisa menunjukkan bukti-bukti yang lengkap karena
semua bukti hanya berbentuk fotokopi. Bahkan keterangan majalah Tajuk
bahwa pengusaha Abau  pernah dicekal oleh Kejaksaan Agung justru
dibantah pihak Kejaksaan. Majalah tersebut lagi-lagi hanya memiliki
bukti fotokopi. Dan lucunya, pengusaha Abau justru mempunyai surat
keterangan dari pihak kejaksaan bahwa ia tidak pernah dicekal. Dan
surat itu bukan berbentuk fotokopi.
Kini perkara tersebut masih dalam proses naik banding oleh pihak
Tajuk.

Contoh lain dibidang politik Letjen Purnawirawan Syarwan Hamid pernah
dituduh terlibat dalam peristiwa 27 Juli 1996, sewaktu masih menjabat
sebagai Kasospol ABRI, ketika kantor PDI di Jalan Diponegoro diserbu
aparat. Kemudian Syarwan Hamid mengadukan Rakyat Merdeka ke pihak
kepolisian karena yakin Rakyat Merdeka tidak bisa membuktikannya.
Contoh lain lagi ialah Probosutedjo dan Tommy Suharto keluarga mantan
Presiden Soeharto, yang  mengadukan Rakyat Merdeka ke pihak
kepolisian. Rakyat Merdeka sebelumnya menuduh kedua orang tersebut
melakukan KKN dengan  Suharto. Keadaan ini berbeda dengan Harian
Indonesia Raya dahulu yang dipimpin Mochtar Lubis. Selaku pemimpin
Indonesia Raya, Mochtar melakukan investigasi soal korupsi di
Pertamina di bawah  kepemimpinan Letjen Ibnu Sutowo yang bernilai
10,6 milyar dollar Amerika Serikat.
Lalu Indonesia Raya menantang Ibnu Sutowo untuk ke pengadilan tetapi
tantangan ini tidak digubris Ibnu Sutowo, kata Jus Soema Di Praja
yang saat itu pun bekerja di Indonesia Raya. Karena bahan- bahan
mengenai korupsi di tubuh Pertamina memang lengkap, hampir satu koper
dokumen-dokumennya.

Harian Sinar Harapan pun pernah membongkar kasus PT Berdikari tanpa
digugat. Demikian harian Nusantara dibawah pimpinan almarhum Mr.TD
Hafaz melakukan investigasi mengenai percukongan Liem Sioe Liong.
Liem Soe Liong tidak berani menggugat harian Nusantara. Demikian Jus
Soema Di Praja.

---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.rnw.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[EMAIL PROTECTED]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 26 Jan 2000 jam 03:59:49 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke