---------------------------------------------------------- FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - Please Visit Our Sponsor http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1 -0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0 Free Email @KotakPos.com visit: http://my.kotakpos.com/ ---------------------------------------------------------- Kolom IBRAHIM ISA (jelas bukan penyair) 28 Januari 2000 ------------- SILAKAN PULANG . . . SILAKAN PULANG ... (Numpang tanya Mas Gogon, Mas Marjono, Mas Agung Leksono, Mas Tyasno Masih belum puas dengan pembantaian masal 65-66-67?) + Ketika cerahnya cuaca Terdengar suara gembira Silakan pulang, Silakan pulang, Ya, silakan pulang, pulang . . . - Era Orba sudah tiada Reformasi . . . Demokrasi . . . Transparansi . . . Hak Azasi . . . Pluralisasi . . . Madani . . . Rekonsiliasi . . . Dari hati ke hati . . . . Silakan pulang.. . + Boleh pulang? Apa betul Mas Gogon, Mas Marjono? Mas Agung Leksono, Mas Tyasno? Apa betul semua boleh pulang, . . . Memeluk tanahair hati berdendang? Segala jadi jemerlang? -Oh, nanti dulu satu soal, satu soal, Tap Mpr dua lima enam tujuh jangan lupa , tap mujizat tuh harga mati, harga mati dicabut jangan! - Semua boleh pulang, kecuali pki lebih dulu adili, adili, adili, demokrasi, . . . si pki, . . . . no bahaya, bahaya, bahaya +nyela sedikit mas, sedikit saja sedikit saja Mas Gogon, Mas Marjono, Mas Agung Leksono, Mas Tyasno demokrasi model apa itu Demokrasi , . . .si pki, . . . no - namanya? Demokrasi orde baru itu dia namanya + Tanya lagi, pki itu , apa bukan sudah tiada? Begitu supersemar di tangan pki itu pak Harto bubarkan segera dimana lagi bahayanya? Ratusan ribu, sejuta lebih dibantai sudah yang masih hidup, sakit dan tua, Apa lagi yang ditakuti +Sekarang, sekrang ini apa bukan "statusquo" yang bikin perkara? Bikin onar? Bantai di Timor Bantai di Aceh Bantai di Papua bakar mesjid, bakar gereja, bakar kelenteng provokasi sini, provokasi sana barat dan timur, selatan dan utara Ndongkrak Republik meretak bangsa +Apa bukan mereka yang nyata bahaya? +Tanya lagi Mas Gogon, Mas Marjono Mas Agung Leksono, Mas Tyasno Mereka yang di luar apa semua pki? apa betul pki? Apa salah mereka? Kapan diadilinya? -Oh. pasti, pasti salah mereka, pasti penghkianat, pengkhianat bangsa G30S-PKI mereka bela ramai-ramai rebut kekuasaan negara, +Tanya lagi, mas Gogon, mas Marjono, Mas Agung Leksono, Mas Tyasno Apa bukan pak Harto yang kudeta presiden Sukarno digeser, dihina sampai tiada bisanya pak Harto jadi penguasa mayat bergelimpangan ratusan, puluhan ribu, ratusan ribu, lebih sejuta +Saat nyeringai bahaya disintegrasi ngancam bangsa dan negeri salahgunakan agama cetuskan sara tiba-tiba sang dalang angkara murka keluarkan suara awas komunis, awas pki, bahaya, bahaya waspadai, awasi *Apa mau kembali ke eranya orba? Cari kambing hitam merambat, merambat pulihkan kuasa golongan Orba +ini semua bikin jelas Mas Gogon, Mas Marjono Mas Agung Leksono, Mas Tyasno mereka itu siapa? Mereka tidak ngerti demokrasi tidak hendak demokrasi tidak hendak reformasi tidak hendak rekonsiliasi tidak hendak hak azasi + Mas Gogon, Mas Agung Leksono Mas Marjono, Mas Tyasno Apa belum puas pembantaian masal masa enam lima? Apa mau terus saja bakar sini, bakar sana bantai sini, bantai sana sara sini, sara sana, sampai, . . . . . . sampai lumat digilas massa * * * * Kolom IBRAHIM ISA (jelas bukan penyair) 28 Januari 2000 ------------- SILAKAN PULANG . . . SILAKAN PULANG ... <Numpang tanya Mas Gogon, Mas Marjono, Mas Agung Leksono, Mas Tyasno Masih belum puas dengan pembantaian masal 65-66-67?> + Ketika cerahnya cuaca Terdengar suara gembira Silakan pulang, Silakan pulang, Ya, silakan pulang, pulang . . . - Era Orba sudah tiada Reformasi . . . Demokrasi . . . Transparansi . . . Hak Azasi . . . Pluralisasi . . . Madani . . . Rekonsiliasi . . . Dari hati ke hati . . . . Silakan pulang.. . + Boleh pulang? Apa betul Mas Gogon, Mas Marjono? Mas Agung Leksono, Mas Tyasno? Apa betul semua boleh pulang, . . . Memeluk tanahair hati berdendang? Segala jadi jemerlang? -Oh, nanti dulu satu soal, satu soal, Tap Mpr dua lima enam tujuh jangan lupa , tap mujizat tuh harga mati, harga mati dicabut jangan! - Semua boleh pulang, kecuali pki lebih dulu adili, adili, adili, demokrasi, . . . si pki, . . . . no bahaya, bahaya, bahaya +nyela sedikit mas, sedikit saja sedikit saja Mas Gogon, Mas Marjono, Mas Agung Leksono, Mas Tyasno demokrasi model apa itu Demokrasi , . . .si pki, . . . no - namanya? Demokrasi orde baru itu dia namanya + Tanya lagi, pki itu , apa bukan sudah tiada? Begitu supersemar di tangan pki itu pak Harto bubarkan segera dimana lagi bahayanya? Ratusan ribu, sejuta lebih dibantai sudah yang masih hidup, sakit dan tua, Apa lagi yang ditakuti +Sekarang, sekrang ini apa bukan "statusquo" yang bikin perkara? Bikin onar? Bantai di Timor Bantai di Aceh Bantai di Papua bakar mesjid, bakar gereja, bakar kelenteng provokasi sini, provokasi sana barat dan timur, selatan dan utara Ndongkrak Republik meretak bangsa +Apa bukan mereka yang nyata bahaya? +Tanya lagi Mas Gogon, Mas Marjono Mas Agung Leksono, Mas Tyasno Mereka yang di luar apa semua pki? apa betul pki? Apa salah mereka? Kapan diadilinya? -Oh. pasti, pasti salah mereka, pasti penghkianat, pengkhianat bangsa G30S-PKI mereka bela ramai-ramai rebut kekuasaan negara, +Tanya lagi, mas Gogon, mas Marjono, Mas Agung Leksono, Mas Tyasno Apa bukan pak Harto yang kudeta presiden Sukarno digeser, dihina sampai tiada bisanya pak Harto jadi penguasa mayat bergelimpangan ratusan, puluhan ribu, ratusan ribu, lebih sejuta +Saat nyeringai bahaya disintegrasi ngancam bangsa dan negeri salahgunakan agama cetuskan sara tiba-tiba sang dalang angkara murka keluarkan suara awas komunis, awas pki, bahaya, bahaya waspadai, awasi *Apa mau kembali ke eranya orba? Cari kambing hitam merambat, merambat pulihkan kuasa golongan Orba +ini semua bikin jelas Mas Gogon, Mas Marjono Mas Agung Leksono, Mas Tyasno mereka itu siapa? Mereka tidak ngerti demokrasi tidak hendak demokrasi tidak hendak reformasi tidak hendak rekonsiliasi tidak hendak hak azasi + Mas Gogon, Mas Agung Leksono Mas Marjono, Mas Tyasno Apa belum puas pembantaian masal masa enam lima? Apa mau terus saja bakar sini, bakar sana bantai sini, bantai sana sara sini, sara sana, sampai, . . . . . . sampai lumat digilas massa * * * * ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Didistribusikan tgl. 31 Jan 2000 jam 05:20:23 GMT+1 oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]> http://www.Indo-News.com/ ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
