----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Oleh: Ad. Hasman Nur
         Pemantau gejolak Social

*Gusdur mulai tegas &bringas, demi demokrasi, rekonsiliasi & rehabilitasi.
1.Berjuang utk. kemanusiaan & demi rakyat seluruhnya, tanpa diskriminasi
2.Petualang-petualang "ordebaru" mulai disikat
3.Rehabilitasi bagi "orang-orang yg. dirugikan dituduh G30S" oleh ordebaru.

1.Sungguh tak diduga sebelumnya, bahwa pemerintahan yg. dipimpin Gusdur & Mega begitu 
cepat telah mulai memperoleh sinar terang
didunia ini, bagaikan "mukjizat" tergenggam didalam tangan Gusdur.
Organisasi-organisasi hak-hak kemanusiaan didunia ini telah banyak yg. buka topi 
se-tinggi- tingginya atas prestagie-prestagie yg.
telah ditelorkan oleh Gusdur, terutama dalam bidang kemanusiaan dan terbukanya peluang 
baru dg. arah perekonomian yg. sehat.
"Perekonomian yg. sehat" demi dan untuk rakyat seluruhnya,- yg. tidak harus digerogoti 
lagi oleh oknum-oknum "ordebaru" Suharto dg.
kroni-kroninya.
Sewaktu "ordebaru" berkuasa, ordebaru tsb. telah memerintah dg. rakusnya dan merubah 
"hukum- hukum/ undang-undang negara yg. sudah
ada" dg. seenaknya sendiri, sejalan dan  demi kepentin gan kerakusannya.

*Para pendukung atau orang-orang yg. dikira sympatisant pres. Sukarno semuanya 
dinyatakan sebagai G30S PKI. (para pendukung bung
Karno waktu itu dikenal sebagai pendukung garis NASAKOM atas prakarsa pres. Sukarno, 
yaitu Nasional, agama, komunis). Inilah naluri
asli nenek-moyang kita.
Didalam parlemen, juga pada DPRD didaerah-daerah selalu terlihat kegotong royongan dg. 
landasan "garis NASAKOM" dikala itu.
Sebagai salah satu contoh diantara contoh-contoh yg. banyak (ump. di Jawa Timur).
Ambillah daerah Tulungagung, Blitar, Trenggalek dan sekitarnya dimana PKI 
mutlak,-..... PKI bersedia dan rela demi kegotong-royongan
Nasakom, memberikan kursi keanggautaannya BPH kepada NU 1kursi, kepada PNI 1kursi dan 
kepada wakil Islam Muhammadiyah 1kursi dan PKI
yg. memperoleh suara mutlak tsb. hanyalah ambil 2 kursi saja.  Demikianlah pula 
sebaliknya.

*Ini semua adalah demi realisasi NASAKOM sesuai ide bung Karno pres. Indonesia.
(jadi tidak main praktek-praktek memborong kursi, karena mutlak suaranya).
Menurut pemantau serta sekaligus penulis berita ini, alangkah baiknya bila ide bung 
Karno tsb. diterapkam kembali demi rekonsiliasi
(kerukunan nasional).

Kembali kepada masaalah "tragedi G30S" diatas, sebagaimana halnya semua orang tahu 
secara hakiki, bahwa orang-orang yg. dituduh G30S
tsb. pada hakekatnya tidaklah mengerti dan tak kenal "apa itu G30S/ PKI" ?!  Dan 
siapakah letkol. Untung itu dll.
Orang yg. paling tahu dan mengerti "G30S tsb. sebenarnya" tak lain dan tak bukan, 
adalah Suharto sendiri (sebagaimana peri bahasa:
"Maling berteriak maling").
Hal ini tak perlu dijelaskan lagi, bagaikan "ayam putih terbang siang". Fakta tak bisa 
ditutupi lagi.
Manusia yg. mengadakan makar ("coup d'etat") tsb. sudah jelas, yaitu "jendral Suharto" 
sendirilah yg. menggulingkan pres. Sukarno),
karena "ambisi kerakusannya" dan iri hati dg. beberapa jendral yg.. tewas pada G30S 
tsb.
Diantara 7 jendral yg. tewas pada peristiwa G30S tsb. terdapat antara lain let.jend. 
Suparman, yaitu adik kandung Ir. Sakirman
(wakil ketua PKI). Coba bayangkan ?
Sedangkan jendral Suharto sendiri dalam praktek sehari-harinya sok suka "bersandiwara 
berduka cita" dalam memperingati sesuatu.
Tetesan airmata jendral Suharto tsb. tak lain dan tak bukan adalah tetesan airmata 
buaya.

Peristiwa selanjutnya atas kematiannya 7 jendral tsb. , disusul dg. pembunuhan massaal 
didaerah- daerah yg. menimpa rakyat baik
dikota sampai pelosok-pelosok pegunungan.
Sungguh tragis peristiwa ini, rakyat yg. tak berdosa jadi sasaran pembunuhan yg. 
sangat biadab.
*Korban cukup banyak bergelimpangan darah, disembelih, dipancung, dipukuli, digantung, 
dimasukkan lubang maut dan diberondong dg.
tembakan, dilempar ke sungai yg. umumnya sudah tanpa kepala lagi. Model pembunuhan ini 
bukan saja dilakukan satu per satu,-, tetapi
juga dilakukan secara massaal. Dan pembunuhan macam ini terus terang saja, diwaktu itu 
digerakkan oleh oknum-oknum  tertentu dan
dibayangi oleh RPKAD (ialah satu resimen para komando) yg. termasuk dibawah tanggung 
jawab panglima Kostrad Suharto; mengapa jendral
Suharto berdiam diri dikala itu, sedangkan anak buahnya menyebar bergerak & membayangi 
pembunuhan- pembunuhan dari daerah ke-daerah,
mulai dari Jawa Barat, jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali). Ini berarti bahwa Suharto 
tsb. betul-betul "Dracula ordebaru" haus darah,
yg. memperoleh kekayaan bermilyard-milyard dg. jalan lumuran-lumuran darah, sedangkan 
rakyat menderita kelaparan dan kematian yg.
mengerikan. Apa dosanya mereka-mereka itu?
Coba bayangkan?! Ini adalah siksaan, pembunuhan/ pembantaian  yg. betul-betul biadab 
dilakukan dibumi Indonesia, yg. sebenarnya
justru masarakat Indonesia ini adalah masarakat yg. mewarisi budi serta budaya yg. 
tinggi,- yg. mewarisinya dari para leluhurnya.
Mengapa hal ini mesti terjadi??? Karena kemasukan nafsu dracula nya Suharto?!
Salah satu contoh nyata: Kali Brantas yg. lebar gagah di Jawa Timur terbentang dari 
Malang, Blitar. Tulungagumg/ Ngujang, Kediri,
Kertosono, Jombang, Mojokerto sampai kemuara laut Surabaya, penuh bangkai-bangkai tak 
berkepala lagi. Disepanjang jalan tercium bau
busuk akibat banyaknya bangkai-bangkai yg. sekali-kali tersangkut kepinggir kali 
Brantas tsb..
Bila kita melintasi jembatan kali Brantas di Kediri dan berdiri dipertengahan 
jembatan, bulu tengkuk kita berdiri dan badan mulai
panas dingin, melihat terapung-apung mayat-mayat, terbawa arus airnya kali Brantas, 
banyaknya bangkai-bangkai manusia yg. pada tak
berkepala lagi itu?!
Bangkai siapa gerangan masing-masing ini yaaaaa, yg. nasibnya begini ini? Tanya kita 
dalam hati sendiri. Mungkin saudara saya
sendiri, mungkin kenalan saya?! Suara lembut dihati yg. tak sempat keluar.
Tidak hanya ditempat kali Brantas ini saja, juga terjadi diseluruh daerah-daerah di 
Indonesia.
Dipancung dihalamannya sendiri dirumah, di jalan, dihutan dll.

Bayangkan!? Bayangkan!!! Ini belumlah pula yg. dikubur secara keji dan biadab 
dimasukkan kelubang maut.
Sungguh tragis kejadian ini, massacre, genocide!!!
Kelaparan , sakit, kelesuan, kematian menimpa pula bagi orang-orang yg. sempat lolos 
dari pengejaran terror(sampai tua mereka itu
sekarang ini,- tak mengalami dan "tak bisa memfaatkan masa mudanya", baik priya maupun 
wanitanya serta anak-anaknya yg. tak bisa
disekolahkan). Bayangkan!!!. *"Sungguh suatu record kesengsaraan malapetaka 
&"pembunuhan nomor wahid" didunia sejak dunia
berkembang! Sungguh kejam tingkah dan tindakan "pemerintahan ordebaru Suharto" tsb.
Tugas pemerintah gusDur dan Mega untuk memulihkan hak-hak  sipil mereka secara 
terbuka, karena mereka-mereka ini tidak bersalah,
tetapi jadi korban kecurangan perilaku pemerintahan ordebaru. Demi hak-hak azazi 
manusia perlu pemerintah segera mengumandangkan
rehabilitasi umum bagi mereka itu semua. Dengan demikian suci dan bersih dari segala 
noda negeri kita Indonesia ini. Dan pulihlah
jadi harum namaya negeri kita ini, dalam percaturan bangsa-bangsa dunia.

2. Petualang-petualang "ordebaru" mulai disikat:
Kini petualang-petualang "ordebaru" mulai disikat, diajukan kemeja hijau.
Mulai dari otaknya sendiri, yaitu Suharto dan selanjutnya beruntun ke kroni-kroninya.
Dengan penuh brutal serta kerakusannya, ordebaru selalu "memperkaya diri" dan 
tindakan- tindakannya selalu "menginjak-injak hak-hak
kemanusiaan". Demikianlah selama mereka itu berhasil berkuasa menggeser pres. Sukarno, 
secara inconstitusioneel.

*Dalam pernyataannya diluar negeri, pres. gusDur selanjutnya dengan tegas menyatakan 
akan memberhentikan jendral Wiranto,- karena
tuduhan menginjak-injak hak-hak azazi manusia serta pembunuhan-pembunuhan.
Tindakan pemerintah gusDur ini ialah demi menegakkan keserasian dan keadilan serta 
pulihnya hak-hak kemanusiaan, serta kesejahteraan
rakyat dalam kehidupan sehari-harinya yg. telah dirampas oleh ordebaru.

Pres. Abdurachman Wahid dalam lawatannya ke negara-negara Eropa untuk memperkenalkan 
diri dari dekat, tentang gagasan-gagasan
barunya yg. penuh kejutan dan keberanian itu, telah menimbulkan sympatic dunia yg. 
mengarah adanya kerjasama bantuan perkembangan
ekonomi serta pemulihan hak-hak atau rehabilitasi bagi  para pelarian politik(karena 
dirugikan ordebaru).

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 7 Feb 2000 jam 03:20:18 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke