----------------------------------------------------------
FREE Subscribe/UNsubscribe Indonesia Daily News Online
go to: http://www.indo-news.com/subscribe.html
- FREE - FREE - FREE - FREE - FREE - FREE -
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Precedence: bulk

RENCANA DEMO EGGY BOCOR, POLISI MERAZIA

        JAKARTA, (SiaR, 22/2/2000). Eggy Sudjana dan kelompoknya tengah
mempersiapkan demo dukungan untuk Jendaral TNI Wiranto. Demo yang rencananya
akan dilaksanakan Rabu (23/02) ternyata bocor dan pihak Kepolisian Daerah
Metro Jaya mulai merazia sejak Kamis (17/02).

        Rapat perencanaaan demo yang dilaksanakan Eggy Sudjana dan beberapa
orang habib dari Front Pembela Islam (FPI) bocor dan pihak Kepolisian sudah
melakukan tindakan preventif untuk mencegah keterlibatan preman dalam demo
yang direncanakan Eggy cs Rabu (23/02) atau esoknya.

        Beberapa sumber yang ikut pertemuan itu mengungkapkan rencana demo
mendukung Wiranto agar tidak diadili dalam kasus pembantaian pasca jajak
pendapat di Timtim itu, rencananya akan melibatkan preman dan tukang pukul
bayaran dari luar kota. Eggy mendapat order untuk melakukan demo membela
Wiranto dengan menyentil nasionalisme lewat preman-preman bayaran.

        Sejak Kamis (17/2) polisi telah menggelar operasi merazia kartu
identitas di beberapa ruas jalan ibukota. Menurut beberapa sumber yang
mengaku dekat dengan Eggy, aktivitas Eggy sejak ditangkapnya Al-Chaidar
sebagai Ketua Panitia Tablig Akbar sejuta ummat di Monas itu sempat merembet
ke pemanggilan Eggy sebagai saksi untuk kasus Kerusuhan Mataram. Namun
ternyata aktivitas Ketua Dewan Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI)
ini tetap jalan dan melakukan penggalangan massa lewat lewat Yayasan "Jauhid
Cendikia" miliknya.

        Yayasan  yang beralamat di salah satu rumah kediaman Eggy sendiri di
daerah Taman Pagelaran, Ciomas, Bogor, tersebut belakangan ini secara
intensif mulai mendiskusikan tentang perlunya mencegah intervensi asing
dalam kasus Wiranto. Bahkan dalam sejumlah pertemuan yang dilakukan di
kantor yayasan itu juga dibagikan kliping dan tulisan Eggy tentang jihad,
nasionalisme dan kliping wawancara dengan beberapa majalah. Menurut sumber
tersebut jemaah  yang datang ke pengajian yang dibuat Eggy, banyak yang
datang dari Jakarta seperti Tanjung Priok, Tangerang, Kalideres, Cibinong, dll.

        Polisi tampaknya bermaksud menggembosi aksi yang direncanakan
melibatkan preman karena dikhawatirkan akan menimbulkan kerusuhan. ****

----------
SiaR WEBSITE: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 22 Feb 2000 jam 14:13:46 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke