----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

ROZY MUNIR GANTIKAN LAKSAMANA, YUSUF KALLA DIGANTI LUHUT

        JAKARTA, (SiaR, 18/4/2000). Laksamana Sukardi, Menteri Negara
Penanaman Modal dan Pendayagunaan BUMN akhirnya dicopot Gus Dur. Rozy
Munir, Sekjen Menteri Penanaman Modal dan Pendayagunaan BUMN, akan
menggantikan Laksamana. Begitupula Menteri Perindustrian dan
Perdagangan Yusuf Kalla akan diganti Letjen TNI Luhut Panjaitan (kini
Duta Besar RI untuk Singapura). Kabar dari Istana Merdeka ini
diperoleh SiaR, menyusul pertemuan mendadak Presiden Gus Dur dengan
Laksamana dan Yusuf di Istana Merdeka, Senin (17/04) pukul 20.00 WIB.

        Dalam pertemuan itu, Gus Dur memberitahu Laksamana bahwa ia akan
diganti Rozy Munir, yang juga anggota Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
Gus Dur menawarkan Laksamana ke posisi Gubernur Bank Indonesia.
Laksamanan kabarnya setuju dan Rozy akan dilantik Jumat 21 April
mendatang. Pergantian Laksamana ini, menurut sumber-sumber SiaR di
Istana, karena desakan dari kalangan pengurus DPP PDI Perjuangan kubu
Taufik Kiemas. Konon Taufik sakit hati pada Laksamana karena ia tidak
memberikan sumbagan uang saat KLB PDI-P di Semarang beberapa waktu
waktu lalu.

        Akan halnya Yusuf Kalla, dinilai lamban menangani kasus seperti beras
dan gula impor. Beberapa nama kandidat menggantikan Kala adalah: Johan
Effendi, Rizal Ramli (Kabulog) dan Luhut Panjaitan. ***

- ------------------------
SiaR WEBSITE:
http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/siarlist/maillist.html

---------------------------------------------------------------------
To unsubscribe, e-mail: [EMAIL PROTECTED]
For additional commands, e-mail: [EMAIL PROTECTED]

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 19 Apr 2000 jam 01:31:31 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke