----------------------------------------------------------
Visit Indonesia Daily News Online HomePage:
http://www.indo-news.com/
Please Visit Our Sponsor
http://www.indo-news.com/cgi-bin/ads1
-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0
Free Email @KotakPos.com
visit: http://my.kotakpos.com/
----------------------------------------------------------

Merencanakan Peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 2000, Kaum Buruh Yang Tergabung 
Dalam PPBS (Pusat Perjuangan Buruh Surabaya)
diteror.

Setelah puluhan tahun dilarang, kaum buruh Indonesia merencanakan untuk merayakan 
kembali Hari Kemenangan Kaum Buruh (Hari Buruh
Internasional) 1 Mei. Pusat Perjuangan Buruh Surabaya (PPBS) yang tergabung dalam 
Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI)
juga akan melakukan hal yang sama. Menurut PPBS adalah sangat penting mengingatkan 
kembali pada kaum buruh bahwa perjuangan yang
gigih yang disertai mobilisasi-mobilisasi massa yang terorganisir dan berjumlah besar 
akan mempercepat terpenuhinya
tuntutan-tuntutan kaum buruh. Kaum buruh di berbagai belahan dunia sudah membuktikan 
kebenaran tersebut.

Sayangnya, walaupun ruang demokrasi di Indonesia sedikit sudah mulai terbuka, berbagai 
pihak masih cenderung menjadi kekuatan yang
anti perubahan. Acara May Day (Hari Buruh Sedunia) yang akan direncanakan oleh 
buruh-buruh kawasan pabrik Driyerejo ternyata
ditanggapi negatif dan reaksioner. Pihak para pengusaha disekitar kawasan Driyerejo 
dan Kapolda Jatim mengadakan pertemuan untuk
mengantisipasi acara May Day dan hasilnya penggunaan cara-cara repressi dilakukan. 
Lebih kurang 650-an preman bayaran disewa oleh
pengusaha untuk menghalang-halangi perjuangan kaum buruh. Preman-preman ini berasal 
dari daerah Tanjung Perak, Karang Lor, Wonokromo
Jagir, Driyo Lopang, Bodas, serta penduduk sekitar pabrik (Penduduk ini selain yang 
dibayar juga dihasut dengan mengatakan bahwa
para kaum buruh hendak melakukan pemberontakan). Mereka tiba dan berbasis di PT. Multi 
Manau Indah (MMI) dengan menggunakan 3 buah
truk tronton, 3 kijang dan taksi serta pick-up. Sekitar 400-an preman tinggal di Mess 
Pabrik dan sisanya berkeliaran di luar pabrik.

Daerah Driyorejo, Gresik (berbatasan dengan Sidoarjo dan Surabaya) semakin memanas 
oleh ulah �tak berotak� ini.  Preman-preman yang
menyebar di sekitar KM 28 Jalur Surabaya-Driyorejo ini, sejak Sabtu, 29 April 2000, 
terus-menerus mengawasi orang-orang yang
dicurigai hendak melakukan mobilisasi massa untuk memperingati Hari Buruh 
Internasional. Bahkan teror-teror phisik mulai dilakukan
secara terbuka. Tiga orang anggota PPBS disabet dengan pedang serta dikejar-kejar 
dengan menggunakan kendaraan. Beberapa kawan juga
�disayembarakan� dengan bayaran hingga jutaan rupiah.

Selain teror oleh preman sipil, �preman� resmi dari kepolisian juga menginterogasi 
buruh. Satu orang buruh Driyorejo didatangi dan
ditanya berbagai macam hal. Dia juga ditunjukkan beberapa photo untuk identifikasi. 
Hingga berita ini diturunkan preman-preman
tersebut menjaga kawasan disekitar pabrik dan penduduk setempat merasa "kegerahan" 
karena banyaknya orang yang tak dikenal
berkeliaran.

Kaum buruh masih terus mengalami penindasan.
Walaupun demikian tekad harus terus dibajakan. Perayaan Hari Buruh 1 Mei tetap akan 
dilaksanakan. Kami merencanakan ribuan orang
buruh, dengan berbagai cara, akan mengikuti peringatan MAY DAY di kota Surabaya (DPRD 
Tingkat I Jawa Timur).

Dukungan dari seluruh kawan-kawan kami nantikan.

Kaum Buruh se-dunia, bersatulah!
Hidup Kaum Buruh!

Naikkan Upah 100%, TOLAK KENAIKAN UMR RATA-RATA 25% DAN
TUNTUT KENAIKAN UPAH 100%.
Tuntut kenaikan tunjangan dan gaji bagi guru,
PNS golongan rendah, dan prajurit TNI/POLRI berpangkat rendah,
Cabut Dwi-Fungsi TNI/POLRI

Ketua Pusat Perjuangan Buruh Surabaya (PPBS)
Mohammad Athar MD

konfirmasi : Mohammad Athar MD (0816532538)
                   Jl. Karangrejo Sawah I No. 11

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Didistribusikan tgl. 1 May 2000 jam 04:59:29 GMT+1
oleh: Indonesia Daily News Online <[EMAIL PROTECTED]>
http://www.Indo-News.com/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++

Kirim email ke